Cara Budidaya Mangga Cangkokan Cepat Berbuah Lebat

√ Cara Budidaya Mangga Cangkokan Cepat Berbuah Lebat

Diposting pada

Cara Budidaya Mangga Cangkokan Cepat Berbuah Lebat – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Budidaya Mangga. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan cara budidaya mangga, jenis mangga, cara mencangkok mangga dan panen mangga dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih detailnya simak artikel berikut ini.

Cara Budidaya Mangga Cangkokan Cepat Berbuah Lebat

Mangga (Mangifera indica) atau mempelam adalah nama buah sekaligus nama pohon yang termasuk dalam marga Mangifera dan suku Anacardiaceae yang memiliki sekitar 35 – 40 anggota.

Tanaman dan buah mangga berasal dari sekitar perbatasan India dengan Burma. Pohon mangga termasuk tumbuhan tingkat tinggi yang struktur batangnya (habitus). Termasuk kelompok arboreus, adalah tumbuhan berkayu yang dapat tumbuh hingga ketinggian batang lebih dari 5 m. Pohon mangga dapat mencapai tinggi sekitar 10–40 m.

Buah mangga termasuk dalam kelompok buah batu (drupa) berdaging dengan ukuran dan bentuk buah. Berbeda tergantung spesies mangganya, ada yang bulat, bulat telur hingga lonjong memanjang.

Jika sudah masak, daging buah mangga berwarna jingga, kuning atau krem, ada yang berserabut dan tidak, manis hingga msam dengan banyak air dan berbau kuat hingga lemah. Mangga sebagai sumber vitamin dan mineral yang penting bagi kesehatan, mangga juga merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk diperdagangkan.

Cara Budidaya Mangga

Tumbuhan mangga, termasuk ke dalam suku Anarcadiaceae, membentuk pohon dengan ketinggian mencapai 10-40 meter dengan diameter batang sekitar 80 – 100 cm. Batangnya abu-abu, kulitnya tidak rata dan getahnya putih jernih.

Untuk pertumbuhannya tidak membutuhkan kondisi yang sulit. Tanaman dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 300-500 m dpl, terutama di tanah gembur dengan pH 5-6 dan disiram dengan baik. Iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yaitu iklim yang memiliki periode kering sekitar 3-4 bulan.

Jenis Mangga

Mangga mempunyai banyak varietas diantaranya yaitu:

  • Mangga gadung (arumanis)
  • Mangga cengkir
  • Mangga golek
  • Mangga manalagi
  • Mangga madu
  • Mangga gedong

Mempersiapkan Bahan Tanaman/Benih

Tanaman mangga bisa diperbanyak dengan 3 cara, antara lain:

Cara Menanam Mangga Dengan Biji

Dengan memanfaatkan sifat poli embrio biji mangga. Metode ini termasuk metode termudah dan termurah karena lebih dari 2 biji atau tanaman baru dapat diperoleh dari satu biji.

Berkembang biak dengan cara ini tidak dianjurkan karena hanya dimungkinkan untuk menghasilkan (7 tahun) dan sering kali properti menyimpang dari sifat induknya sesuai dengan hukum segregasi Mendell. Umumnya metode ini dilakukan untuk mendukung pengadaan batang bawah untuk keperluan okulasi.

Baca Juga:  √ Cara Budidaya Bawang Merah Mudah dan Praktis (100% Untung)

Cara Menanam Mangga Cangkokan

Batang yang dipilih di cangkok dan di potong dan di kuliti, dengan lebar sayatan 7-10 cm. Pemotongan dilakukan agar terlihat berkayu, dengan menekuk lapisan batang kambium. Kemudian sayatan dibiarkan kering selama 2-4 hari. Kemudian di sekitar sayatan tersebut diberikan campuran tanah dan pupuk dan dibungkus plastik yang telah dilubangi atau menggunakan pembungkus lain.

Jika graft dipaksa di musim kemarau, graft selalu disiram. Biasanya setelah 2-3 bulan cangkokan sudah berakar dan bisa dipotong untuk ditanam nanti. Penanaman dapat langsung di lapangan jika lubang tanam telah disiapkan terlebih dahulu atau dipelihara dalam kantong plastik

Beberapa keuntungan ketika mengalikan tanaman dengan sistem cangkok, hasilnya sama dengan pohon induk, menghasilkan pohon pendek dan cepat. Kelemahan; pohon induk sering pecah bentuknya karena banyak cabang diambil, biji besar tidak dapat diperoleh, jika okulasi dilakukan secara tidak sengaja korupsi sering gagal, akar dangkal, penyakir akan terus dibawa, membutuhkan banyak energi dan waktu dibandingkan dengan metode lain.

Cara Menanam Mangga Okulasi

  • Ambil tunas (mata lengket) dan kayu dari pohon yang benar-benar unggul.
  • Pohon alas (di bawah tunggul) dikupas setinggi 10-15 cm di atas tanah.
  • Kulit yang dikupas dipotong dua pertiga.
  • Kuncup mata terselip di pangkal pohon, lalu diikat erat dengan tali plastik, kuncup tidak terikat.
  • Setelah 3 minggu tali plastik dilepas, jika tunas tetap hijau, itu berarti okulasi berhasil, jika layu / kering berarti gagal, itu bisa diulang di sebelahnya.
  • Jika pohon pangkal berhasil, maka pohon pangkal ditundukkan (patah dengan gunting) sekitar 10 cm di atas kuncup mata, yang berarti mendorong kuncup untuk tumbuh, sementara daun masih berfungsi untuk menghasilkan makanan. Setelah kuncup tumbuh, pangkal pohon yang diturunkan dipotong sepenuhnya.

Menanam Bibit Mangga

Setelah menentukan bibit mangga yang akan ditanam, kemudian tahap selanjutnya yaitu menanam bibit, berikut adalah persiapan sebelum menanam bibit:

Persiapan Lahan

Kebun itu diberi lubang sekitar 1 bulan sebelum musim hujan. Lubang berukuran 1m x 1m x 1m atau 60cm x 60cm x 60cm. Jarak 10m x 10m atau 12m x 12m. Lubang dibiarkan terbuka selama 30 hari sehingga keasaman tanah hilang.

Saat membuat lubang tanam, lubang harus dipisahkan dari lapisan atas tanah dengan bagian bawah. Seminggu sebelum tanam lubang diisi dengan tanah yang dicampur dengan pupuk kandang per lubang. Saat menimbun lubang, lapisan tanah bagian bawah dimasukkan terlebih dahulu sehingga pengaturannya seperti sebelumnya.

Baca Juga:  √ Panduan Cara Budidaya Pohon Jenitri Agar Cepat Berbuah

Penanaman

Benih di tanam sedalam akar bibit mangga, penanaman dilakukan pada pagi atau sore hari dan lebih disukai selama musim hujan

Cara Budidaya Mangga Cangkokan Cepat Berbuah Lebat

Pemeliharaan

Bibit yang mati atau tumbuh kurang sehat segera diganti dengan benih baru dan sehat. Pada tahap awal, benih yang baru ditanam membutuhkan penyiraman yang sempurna. Sehingga pertumbuhan tanaman yang baik perlu dilakukan dengan menyiangi tanaman yang mengganggu di sekitar tanaman.

Pemangkasan Bentuk

Dilakukan pada kisaran usia 1 – 1,5 tahun pada ketinggian 60 cm di atas tanah. Tunas yang tumbuh dipelihara oleh 3 batang dan tunas sehat yang tumbuh dan tumbuh ke atas. Pemangkasan kedua dilakukan setelah berumur 2 tahun selama musim hujan. Dilakukan dengan jarak 30 – 35 cm dari trimming pertama. Pemangkasan ketiga dilakukan pada tahun ke-3 dengan pemangkasan setinggi 30-35 cm dari pemangkasan kedua.

Pemupukan

Untuk mempercepat pertumbuhan tanaman perlu dilakukan pemupukan, sesuai dengan tahap pertumbuhan tanaman.

  • Tanaman muda; NPK (14:14:14) sebanyak 300-500 gr / pohon dan Urea 300 gr / pohon.
  • Tanaman dewasa: NPK (14:14:14) sebanyak 1,5-2,0 kg / pohon.
  • Tanaman berumur 8-10 tahun: Pupuk kandang sebanyak 2 kaleng / pohon.

Ini dilakukan dengan membuat parit sedalam 25-30 cm di sekitar batang pohon ke atas pohon.

Pemberantasan HPT

Kumbang penggerek Cabang jenis larva merusak cabang pohon dengan gejala cabang bengkak. Mengatasi: 1% arsen timbal.

Kumbang penggerek buah dampaknya buah-buahan dengan kulit berbintik-bintik, di dalam buah ada larva, imago dan kepompong.

Kutu putih dampak serangan hama ini terlihat seperti lapisan kapuk. Menyerang daun bagian bawah.

Aulacophora yang mana Hama ini adalah kumbang kecil, menyerang bagian atas daun, dapat dikontrol dengan racun lambung.

Gleosporium, Penyebab penyakit ini adalah jamur, menyerang daun tanaman subur. Penyakit ini menyerang batang, cabang, ranting, bunga dan buah muda.

Diplodia dampaknya terjadi ketika udara kering, serangan tidak langsung, yaitu melalui luka pada batang sehingga tanaman mengeluarkan getah.

Pemungutan dan Pengolahan Hasil

Mangga dari bibit okulasi akan berbunga pada usia 3-4 tahun dan pemupukan berlangsung antara pertengahan Agustus dan Desember. Tanda buah olahan, jika buah tersebut dikonsumsi segera, kulit buah yang semula berwarna hijau muda berubah menjadi hijau tua atau kebiru-biruan.

Demikian penjelasan tentang Cara Budidaya Mangga Cangkokan Cepat Berbuah Lebat. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terimakasih.