Ayam Buras, Jenis dan Sistem Pemeliharaannya

2 min read

Ayam Buras, Jenis dan Sistem Pemeliharaannya – Pada Kesempatan ini akan membahas tentang Ayam Buras. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan mengenal berbagai macam ayam buras, jenis serta seistem pemeliharaanya dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan Kebun.co.id berikut ini.

Ayam Buras, Jenis dan Sistem Pemeliharaannya

Ayam Bukan Ras (BURAS) atau ayam kampung banyak dijumpai di daerah pedesaan dan hampir setiap rumah tangga memeliharanya. Ayam ini memiliki nama ilmiah yaitu Gallus Dosmesticus.

Hal ini disebabkan pemeliharaan ayam buras relatif mudah dan tidak membutuhkan modal besar. Ayam ini dapat beradaptasi dengan lingkungan dan mampu memanfaatkan limbah serta dapat diusahakan oleh setiap lapisan masyarakat tanpa mengganggu lahan usaha tani lainnya.

Jenis Ayam Buras

Ayam buras dapat dikatakan juga dengan ayam kampung, juga ada yang menyebut sebagai ayam lokal. Pada daerah tertentu penyebutan nama ayam buras ini selain berdasarkan asal daerah ayam. Dapat juga berdasarkan pada besar dan bentuk ukuran dari ayam itu. Terdapat berbagai jenis ayam buras yang ada di Indonesia, serta memiliki potensi untuk dikembangbiakan, antara lain yaitu:

Ayam Kedu

Jenis ayam yang satu ini berasal dari Desa Kedu yang tepatnya di daerah Kab. Temanggung Prov. Jawa Tengah. Jenis ayam ini memilki 2 macang yakni ayam kedu putih dan hitam. Biasanya ayam kedu putih memiliki ciri bulu dan kaki berwarna putih sama seperti ayam biasanya.

Baca Juga:  √ Cara Budidaya Ayam Cemani Mudah dan Praktis (Lengkap)

Sedangkan untuk kedu hitam pada umumnya seluruh tubuhnya berwarna hitam pekat, adapun ada juga sebagian yang berwarna kemerahan. Namun layaknya kita ketahui ayam kedu hitam memilki culu, kulit bahkan darahnya pun berwarna hitam.

Ayam Pelung

Ayam pelung terkenal berasal dari daerah Kab. Cianjur Prov. Jawa Barat. Ayang yang satu ini banyak dibudidayakan sebagai hobi dan mulai dikembangkan pada tahun 1930-an. Ayam ini memiliki ukuran yang besar dengan kakinya yang panjang serta warna bulunya yang beraneka ragam.

Ayam pelung jantan biasanya sangat di gemari setiap kalangan masyarakat, sebab dapat berkokok dengan suara panjang dan tinggi. Ayam ini termasuk jenis ayang yang dibudidayakan sebab dagingnya.

Ayam Nunukan

Janis ayam nunukan berasal dari daerah Tarakan Prov. Kalimantan Timur. Ukurannya yang kecil dan kaki yang pendek dengan bulu coklat yang lebat, biasanya digunakan sebagai ayam jenis petelur. Sebab ayam yang satu ini sangat baik dan bagus untuk dijadikan ayam petelur.

Ayam Buras Biasa

Jenis ayam buras biasa, Anda dapat menemukan diberbagai daerah tentunya ayam ini dikenal dengan ayam kampung biasa yang sering dipelihara oleh kebanyakan masyarakat. Ayama ini juga diambil manfaatnya mulai dari telur sampai dagingnya.

Cara Pemeliharaan Ayam Buras

Pada umumnya cara pemeliharaan ayam buras biasa masih sangat sederhana. Akan tetapi ada beberapa cara yang digunakan dalam pemeliharaan dan budidayanya, antara lain yaitu:

  • Pemeliharaan Ayam Buras Secara Tradisioal

Dalam pemeliharan ini kebanyakan masyarakat memelihara hanya beberapa ekor saja. Dimana cara pemeliharaanya masih menggunakan cara tradisional yaitu dipelihara dengan cara membiarkan lepas di pekarangan tanpa memperhatikan teknis pemeliharaannya.

Pemeliharaan ini bersifat sambilan, yang mana unutk pakannya disediakan seadanya bila ayam kurang maka mereka akan mencari makanan sendiri di alam. Dalam sisi penempatan kandang hanya sebatas tempat unutk berteduh dan pulang unutk ayam ini.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Ayam Sakit

Pada pemeliharaan ini angka kematian masih cukup besar yang mana dapat mencapai 56 % hingga ayam berumur 6 minggu. Produktivitas dalam telurnya pun cukup rendah dibandingkan dengan yang lain hanya 47 butir telur pertahun.

  • Pemeliharaan Secara Semi Intensif

Dalam pemeliharaan ini sama halnya dengan cara pemeliharaan budidaya yang moderen. Hal ini karena dalam pemeliharaannya tentu diperhitungkan mulai dari benih, kandang, pakan bahkan masalah kebersihannya pun cukup diperhitungkan.

Hal ini diperlukan sebab dalam pemeliharaannya sudah memiliki cara tersendiri dalam membudidayakan ayam ini. Sehingga tingkat kematian menjadi menurun dan produktfitasnya akan naik seiring perkembangan ayam.

  • Pemeliharaan Secara Intensif

Pada pemeliharaan secara intensif, ayam akan di pantau perkembangannya dari hari ke hari. Dan dalam sistem ini Skala pemeliharaanya cukup besar bahkan hingga ribuan ekor dalam satu kandang. Hal ini menjadi tantangan sendiri bagi para pembudidaya ayam buras.

Cara pemeliharaanya hampir sama dengan semi intensif, namun dalam pemeliharaan ini lebih spesifik lagi dengan aturan dan ketentuan dari pemodal.

Demikian ulasan tentang Ayam Buras, Jenis dan Sistem Pemeliharaannya, Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.