Cara Beternak Ayam Pejantan : Metode, Perawatan Dan Panen

4 min read

Cara Beternak Ayam Pejantan : Metode, Perawatan Dan Panen

Cara Beternak Ayam Pejantan : Metode, Perawatan Dan Panen – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Cara Beternak Ayam Pejantan.

Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Cara Beternak Ayam Pejantan bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Cara Beternak Ayam Pejantan berikut ini.


Cara Beternak Ayam Pejantan : Metode, Perawatan Dan Panen


Budidaya ayam pejantan ialah salah satu usaha yang bisa dilakukan dalam mencegah jumlah pengangguran di Indonesia.

Banyak keuntungan yang kita miliki dalam beternak ayam pejantan salah satunya bila kita amati dari segi ekonomi.

Pada biasanya beternak ayam pejantan diharapkan sanggup meningkatkan kebutuhan warga buat dimanfaatkan dagingnya.

Sebab jenis ayam pejantan mempunyai produktivitas daging yang lumayan besar. Sehingga banyak peternak ayam pedaging ataupun ayam petelur yang bersaing buat menyuplai akan kebutuhan daging ayam.

Nah gimana, apakah kamu tertarik buat beternak ayam pejantan? Baik buat itu kali ini kita hendak mangulas mengenai ternak ayam pejantan.


Apa itu Ayam Pejantan?

Ayam pejantan ialah sejenis ayam petelur ataupun bisa pula dikatakan jenis ayam afkir dari hasil prosuksi jenis ayam petelur.

Pada awal mulanya jenis ayam pejantan ini ialah hasil dari telur-telur jenis ayam petelur yang ditetaskan serta jadi DOC (Day Old Chicken) ataupun jenis ayam yang baru berusia 1 hari.

Jenis anakan ayam yang baru menetas ini nantinya hendak dipisahkan dalam 2 jenis ayam ialah jenis ayam petelur (betina) serta bukan jenis ayam petelur (Ayam Pejantan).

Sebab jenis ayam pejantan tidak mempunyai kemampuan bertelur sehingga jenis ayam pejantan ini dijadikan sebagai ayam pedaging.

Saat ini banyak warga yang membudidayakan ayam pejantan serta dimanfaatkan dagingnya.

Walaupun bentuk badan jenis ayam ini relatif lebih kecil tetapi ayam pejantan ini mempunyai tekstur daging yang lebih padat, berisi serta rendah lemak.

Tidak hanya itu dalam membudidayakan jenis ayam ini relatif lebih gampang serta cuma memerlukan waktu yang pendek dibanding dengan jenis ayam kampung.

Dalam pemeliharaan ayam pejantan umumnya dalam jangka waktu ± 7-8 minggu dengan berat tubuhnya ± 0, 6-0,7 kilogram.


Metode Budidaya Ternak Ayam Pejantan Untuk Pemula

  • Persiapan Kandang Ternak Ayam Pejantan

Saat sebelum melaksanakan ternak, siapkan terlebih dulu kandang ternak ayam pejantan. Pada biasanya kandang ayam DOC berbeda dengan kandang ayam umur dewasa.

Pembuatan kandang ayam pejantan harus pas serta benar sebab DOC memanglah betul-betul memerlukan kandang yang aman.

Ukuran kandang ayam pejantan harus disesuaikan dengan jumlah DOC yang dibeli, bila sangat banyak maka DOC hendak saling berdesakan.

Baca Juga:  Cara Menanam Bawang Merah Mudah dan Praktis

Bila nanti ayam telah berkembang serta tumbuh berikutnya dapat dipindah ke bagian kandang khusus dewasa.

Sebab daya tahan tubuh DOC pejantan yang masih lemah serta rentan terhadap temperatur dingin yang akan menimbulkan DOC tersebut gampang mati.

Bila banyak DOC mati maka peternak ayam pejantan hendak menghadapi kerugian. Untuk itu, pada saat malam hari sangat dianjurkan buat memberikan lampu bohlam pada kandang supaya DOC senantiasa merasa hangat.

Tidak hanya itu, perihal ini dilakukan buat menjauhi hal-hal yang tidak di inginkan.


  • Pemberian Pakan serta Minum Ayam Pejantan

Pemberian pakan serta minum pada ayam pejantan sangat menentukan perkembangan serta pertumbuhan untuk ayam.

Jenis pakan yang bisa diberikan pada ayam pejantan ialah berbentuk poer, dedak, bekatul serta lain sebagainya.

Buat jenis pakan voer dengan isi proteinnya yang besar yang sangat sesuai diberikan pada anakan ayam buat membantu perkembangan.  Sesekali pula dapat diberikan kosentrat yang dicampurkan dengan irisan sayuran.

Untuk pemberian pakannya juga pula jangan sangat banyak, karena bila kebanyakan pemberian pakannya dikhawatirkan hendak menimbulkan penyakit pada ayam.

Sebaliknya buat minumannya sendiri dapat diberikan 2 kali satu hari dengan selalu melindungi kebersihan minum.

    • Ketentuan Pemberian Pakan Ayam jantan

DOC Ayam yang baru datang silahkan di istirahatkan dahulu beberapa saat, setelah itu berikan minum dari kombinasi gula jawa serta air (1 Sendok gula jawa di campur 200 ml air)

Untuk DOC dari 1–20 hari di kasih pakan AB 1 FC (fine crumble). Pakan komplit butiran masa awal ayam pedaging dengan protein 21%.

Metode penggunaanya merupakan untuk pakan ayam pedaging dari masa usia 1–hari hingga 20 hari.

Untuk usia 21–40 hari dapat diganti pakai pakan AB 1 EX, supaya harga lebih murah, tetapi protein yang di butuhkan masih selalu tercukupi.

Nah buat berikutnya dari usia 41–panen kita pakai pakan yang lebih murah lagi sebab protein yang diperlukan pada usia ayam tersebut sudah tidak seperti pada usia ayam tatkala masih dibawah 40 hari.

Terus menjadi ayam itu besar maka konsumsi protein yang diserap ayam tersebut terus menjadi menurun, maka kita anjurkan pakai pakan SB 1 SL yang biayanya relatif lebih murah.

Pastikan Kamu mengontrol pakan ayam Joper tersebar merata. Jangan sampai terdapat ayam Joper yang tidak ingin makan ataupun tidak kebagian pakan sehingga pertumbuhannya terhambat, apalagi berakhir parah.

Bila perihal tersebut terjadi, maka lekas cek ayam Joper yang bersangkutan buat ditangani lebih lanjut.

Cara Beternak Ayam Pejantan : Metode, Perawatan Dan Panen


  • Jadwal serta pemberian vaksin

Buat vaksin yang pertama usia 1-3 hari merupakan vaksin ND-IB dengan metode diteteskan mata, yang kiri boleh yang kanan pula boleh satu kali tets saja.

Vaksin yang ke 2 usia 10-15 hari vaksin GUMBORO A dengan metode melalui minuman, ayam dipuasakan selama 2 jam, sehabis itu vaksin diberikan di air minum sesuai dosis vaksin tadi.

Baca Juga:  Ayam Buras, Jenis dan Sistem Pemeliharaannya

Serta berikan selama 2 jam, sehabis 2 jam air vaksin wajib dibuang sebab memiliki kuman. Serta jika air sisa vaksin tidak di buang dapat membahayakan ayam itu sendiri.

Vaksin yang ke 3 usia 20–25 hari, merupakan ND-LASOTA, vaksin ini metode pemberianya sama dengan vaksin yang ke 2 ialah melalui air minum.

Vaksin yang ke 3 buat ayam joper merupakan vaksin yang terakhir sebab cuma di panen selama 2 bulan.

  • Berikan Multivitamin Supaya Ayam Kondisinya Senantiasa Prima

Ayam usia 1 hari pemberian air gula serta Vita chick ataupun Neo meditril buat mencegah tekanan pikiran serta ayam terus menjadi kuat, buat menghindari berak kapur, berak hijau dikasih KOLERIDRIN.

Ayam usia 4-6 hari berkan Vita Chick ataupun vita stress buat menghindari ayam dari tekanan pikiran serta memacu perkembangan ayam jantan.

Ayam usia 12-13 hari, usia 22-24 hari serta usia 31-32 hari ayam di beri Vita stress ataupun Fortevit buat menghindari tekanan pikiran serta buat memacu perkembangan ayam.

Pemberian multivitamin triknya ialah dengan mencampurkannya ke air minum ayam.


  • Penangkalan Dan Penangananan Penyakit pada Ayam

    • Atur perputaran hawa dalam kandang

Jauhi adanya genangan air di dekat kandang (terlebih di dalam) sebab genangan bisa jadi sarang penyakit.

Bila telah terserang penyakit umum seperti tetelo, snot ataupun gumbolo, maka langsung saja di atasi dengan obat yang sesuai dengan penyakit tersebut.

Obat dari penyakit ayam Joper dapat dibeli di toko ternak unggas terdekat ataupun di balai- balai peternak ayam. Tetapi, tidak seluruh tipe penyakit unggas dapat ditangani.

Terkadang ada yang susah diatasi ataupun belum ada obatnya, sehingga pemecahan terbaik merupakan memisahkannya dengan senantiasa terus memberikan perawatan serta pakan terbaik.

Beberapa ayam pejantan wajib ditimbang bobotnya paling tidak seminggu sekali buat mengenali apakah pakan yang diberikan telah bekerja dengan baik ataupun malah kebalikannya.

Vaksinasi pula wajib diberikan secara teratur supaya ayam pejantan bebas dari seluruh macam penyakit unggas.

    • Melindungi Kebersihan Kandang Ayam Pejantan

Supaya ayam pejantan bebas dari hama, penyakit serta pula kuman, maka jaga kebersihan kandang. Bila kandang ayam pejantan terpelihara kebersihannya maka hendak menciptakan daging ayam dengan mutu besar.

Tidak hanya itu kandang ayam pejantan hendak terpelihara sanitasinya serta terbebas dari hama serta kuman dan penyakit sehingga hendak menciptakan bibit ayam yang sehat, kuat, serta pastinya menciptakan panen yang baik.


Masa Panen Ayam Pejantan

Ayam Pejantan dapat dipanen setelah tiba usia 60-75 hari. Sehabis dipanen, ayam pejantan tersebut dapat dijual ke produsen ayam pejantan ataupun menawarkan kerjasama dengan rumah makan yang menjadikan ayam bakar maupun ayam goreng sebagai menu.

Demikian penjelasan kami tentang  Cara Beternak Ayam Pejantan dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.