Budidaya Cabe Merah Praktis, Mudah dan Efisien

Budidaya Cabe Merah Praktis, Mudah dan Efisien – Pada kesempatan kali ini Kebun.co.id akan membahas mengenai proses penanam cabe merah praktis, mudah dan efisien hingga masa panen dengan dikemas secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut ini.

Budidaya Cabe Merah Praktis, Mudah dan Efisien

Tanaman cabe merah adalah tanaman yang masuk dalam keluarga Genus Capsicum. Termasuk bagian dari tanaman cabe yang digunakan adalah buahnya untuk bumbu masak.

Disamping itu budidaya cabe merah dapat menjanjikan untung yang besar. Karena peminat di pasaran terus meningkat, bagaimana tidak setiap kebutuhan untuk mengolah makanan pasti menggunakan cabe merah. Apalagi diindonesia terkenal akan kuliner tradisionalnya.

Dalam menanamnya pun cukup mudah asalkan ditangani dengan tepat dan benar. Agar dapat menghasilkan sesuai yang diharapkan. Berikut cara menanam cabe merah:

Syarat-syarat Tumbuh Cabe Merah

Nah oleh karena itu kami akan menjelaskan secara detail mengenai cara menanam cabe merah, sebelumnya kami akan sedikit membahas syarat-syarat tumbuh tanaman cabe merah dibawah ini.

  1. Jenis tanah Cabe Merah

Hal pertama yang perlu anda perhatikan adalah jenis tanah. Tanaman cabe merah cocok ditanam pada jenis tanah yang bertekstur remah, gembur tapi tidak terlalu liat serta kaya akan unsur hara. Jika anda memilih tanah yang terlalu liat akan mempengaruhi proses pengaliran udara disekitar akar. Sehingga dapat mengganggu akar dalam proses penyerapan unsur hara.

  1. PH tanah Cabe Merah

Hal penting berikutnya adalah kondisi pH tanah, tanaman cabe merah cocok ditanam pada tanah yang memiliki pH berkisar antara 6 – 7.

  1. Ketersediaan air Cabe Merah

Faktor penting lainnya adalah air, karena air memiliki fungsi penting bagi tumbuhan. Baik sebagai pelarut serta pengangkut zat hara ke organ tumbuh. Ternyata air juga menjadi faktor penting dari proses fotosintesis atau biasa kita kenal sebagai proses memasak makanan tumbuhan.

  1. Iklim Cabe Merah

Faktor penting yang terakhir adalah iklim, bagian iklim meliputi curah hujan, sinar matahari, suhu dan kelembaban udara. Curah hujan yang diperlukan tanaman cabe adalah 1500-2500 mm/tahun, selain itu tanaman cabe sangat cocok ditanam pada iklim Schmd dan Ferguson.

Selanjutnya kelembaban udara yang diperlukan sekitar 80% serta sirkuls udara lancar. Kemudian suhu udara yang dibutuhkan antara 25-30 derajat celcius.

Cara Menanam Cabe Merah

Baiklah diatas tadi adalah syarat-syarat atau faktor penting yang mempengaruhi tumbuh tanaman cabe merah. Selanjutnya kami akan menjelaskan topik utama yaitu cara budidaya cabe merah dibawah ini.

Pemilihan Bibit Cabe Merah Berkualitas

Cara menanam cabe merah yang pertama adalah pemilihan bibit yang berkualitas. Karena dengan menanam bibit berkualitas maka hasil yang diperoleh akan berkualitas juga. Berikut cara memilih bibit cabe merah berkualitas dibawah ini.

Cara memilih bibit cabe merah:

  • Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah memilih bibit indukan yang memiliki kondisi fisik sehat dan tidak terserang hama.
  • Setelah dapat indukan bibit cabe, langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah mengambil keluar biji dari indukan.
  • Pastikan biji atau bibit benar-benar diambil dari indukan yang anda pilih tadi (jika beli dengan orang )
  • Cara lain untuk mengeluarkan biji dari buahnya adalah proses pengeringan, anda bisa menggunakan nampan atau tempat lainnya.
  • Selanjutnya pilih biji mana yang benar-benar cocok untuk ditanam.

Namun jika anda malas menggunakan cara diatas, anda bisa membeli bibit atau benih cabe merah di toko dengan rumah. Namun hal perlu anda ingat adalah mencari informasi kepada para petani yang sudah profesional mengenai merk bibit apa yang berkualitas dan sudah terjamin. Dibawah ini adalah ciri-ciri bibit cabe merah yang berkualitas.

Ciri-ciri bibit cabe merah:

  • Dapat tumbuh lebih cepat dan pertumbuhannya seragam.
  • Lebih tahan saat mengalami perpindahan tempat.
  • Produktivitasnya tinggi.
  • Masa pembuahannya lebih cepat.
  • Memiliki akar yang kokoh serta daun lebat berwarna hijau.

Proses Penyemaian Cabe Merah

Tahap selanjutnya adalah penyemaian bibit atau benih cabe merah. Tujuan dilakukan penyemaian adalah dapat memberikan pertumbuhan secara maksimal. Calon tanaman cabe merah akan lebih mudah beradaptasi dan persemaian dilakukan untuk mengganti tanaman yang mati.

Selanjutnya kami akan membahas cara penyemaian bibit atau benih cabe merah dibawah ini.

Cara penyemaian bibit cabe merah:

  • Siapkan media semai berupa campuran tanah dan pupuk.
  • Selanjutnya siapkan tempat penyemaian berupa polybag dan lubangi bagian bawah polybag bertujuan untuk drainase.
  • Lalu isi polybag dengan media semai yang sudah disiapkan sebelumnya.
  • Setelah itu susun polybag dengan rapi, lalu siram dengan air secukupnya.
  • Tahap berikutnya rendam bibit atau cabe merah dengan air hangat 2-4 jam.
  • Setelah itu tiriskan dan masukan bibit atau benih cabe merah satu persatu kedalam polybag.
  • Lalu tunggu sampai benih tumbuh sekitar 7-8 hari.

Pengolahan lahan tanam

Tahap selanjutnya adalah pengolahan lahan tanam. Dalam tahap ketiga dari cara menanam cabe merah ini kami akan menjelaskan langkah pengolahan lahan tanam cabe merah yang benar dibawah ini.

Langkah pengolahan lahan tanam:

  1. Langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah persiapan tempat atau lokasi, alat (cangkul, sabit dll) serta siapkan pupuk kandang.
  2. Setelah semua syarat diatas sudah anda penuhi, langkah berikutnya adalah pembersihan lokasi tanam yang dipilih dari rumput atau hama pengganggu lainnya
  3. Lalu jika lokasi sudah bersih, langkah selanjutnya adalah proses pembajakan atau dicangkul dengan kedalam 40 cm. Serta dalam proses ini sisa-sisa rumput yang masih ada dapat ikut dicangkul dan tertimbun dalam tanah sehingga bisa menjadi pupuk. Tujuan dari pembajakan agar tekstur tanah menjadi gembur sehingga akar-akar dari tanaman cabe merah baru bisa berkembang dengan mudah.
  4. Jika proses pembajakkan selesai ada baiknya membiarkan tanah selama kurang lebih 2 minggu agar proses pertukaran udara lancar serta dapat terjadi pembunuhan patogen atau hama yang merugikan
  5. Setelah kurang lebih 2 minggu anda membiarkan tanah yang sudah dibajak. Langkah berikutnya adalah pembuatan bedengan. Anda bisa membuat bedengan dengan lebar 120 cm, tinggi bedengan 40 cm serta panjang bedengan sesuaikan dengan lokasi.
  6. Langkah terakhir adalah pemupukan. Anda bisa menggunakan pupuk campuran berupa NPK dan pupuk kandang. Selain itu ada hal yang perlu anda perhatikan adalah PH tanah jika PH tanah kurang dari ideal lokasi ada baiknya melakukan proses pengapuran
  7. Buat lubang dengan jarak 50X50X50 cm anatara lubang satu dengan lainnya, lalu biarkan beberapa minggu.

Proses penanaman cabe merah

Cara menanam cabe merah selanjutnya adalah pemindahan atau penanaman cabe merah dari tempat semai bibit ke bedengan yang sudah disiapkan sebelumnya. Tahap-tahap penaman cabe merah akan dijelaskan dibawah ini.

Proses penanaman cabe merah:

  1. Pilih tanaman cabe merah dari tempat semai yang sudah memenuhi kriteria tanaman yang siap ditanam.
  2. Lalu anda bisa memasukkan tanaman cabe merah kedalam lubang yang sudah disiapkan di proses pengolahan lahan tanam diatas, anda juga bisa menambahkan pupuk jika ingin hasil lebih maksimal.
  3. Setelah itu tutup menggunakan tanah yang ada disekitar area bedengan.
  4. Anda bisa melakukan penyiraman setiap hari jika proses penanaman cabe merah dilakukan pada musim kemarau, namun jika penanaman dilakukan pada musim hujan bisa melakukan penyiraman berdasarkan intensitas hujan.
  5. Anda bisa menggunakan tutup tanaman agar dapat mengurangi terjadi proses penguapan.

Proses perawatan tanaman cabe merah

Tahap kali ini adalah proses perawatan, sudah jelas tanaman cabe merah tidak akan tumbuh dan berbuah secara maksimal. Jika dibiarkan saja takutnya ada tanaman yang baru ditanam mati seharusnya bisa diganti dengan yang baru. Lalu misalkan tanaman cabe merah memerlukan air yang banyak oleh karena itu proses penyiraman dilakukan setiap hari. Dalam tahap ini kami akan menjelaskan cara perawatan tanaman cabe merah dengan maksimal dibawah ini.

Penyiraman

Fungsi dilakukan penyiraman untuk proses pelarutan senyawa organik maupun anorganik yang akan didalam tanah. Anda bisa melakukan penyiraman setiap hari jika dalam kondisi cuaca kemarau sedangkan saat cuaca penghujan penyiraman dikurang berdasarkan intensitas hujan.

Penyiangan dan pendaringan

Dua perawatan tanaman cabe diatas tidak bisa dipisahkan, sebab keduanya memiliki keterkaitan yang kuat. Penyiangan merupakan proses perawatan tanaman cabe dengan membersihkan atau mencabut rumput dibedengan tempat cabe ditanam.

Sedang pendaringan adalah proses penggemburan tanah disekitar tempat cabe ditanam. Bisa menggunakan sekop namun perlu diingat harus dilakukan secara hati-hati dan tidak merusak tanaman cabe.

Pemupukan

Perawatan tanaman cabe yang penting berikutnya adalah pemupukan. Dalam proses kali ini anda bisa menggunakan pupuk kimia atau pupuk kandang. Namun jika anda ingin tanaman tumbuh lebih cepat saran kami gunakan pupuk kandang cair.

Proses panen

Cara menanam cabe merah yang terakhir adalah proses panen. Ada hal yang perlu anda ketahui saat panen cabe merah. Buah cabe akan terus melakukan pemasakkan meski sudah mengalami pemetik. Oleh karena itu anda harus melakukan panen yang tepat sehingga saat cabe sampai di pasar masak dengan optimal.

Panen lebih baik dilakukan pada pagi hari tujuan agar cabe tidak mengalami pembusukan, panen cabe merah dapat dilakukan dengan tahap-tahap dibawah ini.

Cara panen cabe merah:

  • Pilih buah yang benar benar sudah masuk dalam kriteria panen.
  • Anda bisa melakukan panen cabe dengan memetik langsung beserta tangkainya.
  • Seanjutnya lakukan panen sampai cabe habis, lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak cabang tanaman cabe.
  • Hal yang perlu anda tahu bahwa Cabe merah yang dipetik dengan tangkainya akan lebih tahan lama.

Demikian ulasan tentang Budidaya Cabe Merah Praktis, Mudah dan Efisien. Semoga dapat bermanfaat dan selamat mencoba. Terimakasih