Budidaya Gambas : Klasifikasi, Langkah, Metode, Perawatan Dan Panen Gambas

3 min read

Budidaya Gambas : Klasifikasi, Langkah, Metode, Perawatan Dan Panen Gambas

Budidaya Gambas : Klasifikasi, Langkah, Metode, Perawatan Dan Panen Gambas – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Budidaya Gambas.

Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Budidaya Gambas bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Budidaya Gambas berikut ini.


Budidaya Gambas : Klasifikasi, Langkah, Metode, Perawatan Dan Panen Gambas


Gambas ataupun oyong ataupun potulo/ petulo merupakan tumbuhan sayur- mayur buah yang tercantum dalam famili Cucurbitaceae ataupun suku labu- labuan.

Nama binomial( nama latin) gambas merupakan Luffa acutangula, buahnya bercorak hijau, kulitnya agak agresif serta dimanfaatkan bagaikan sayur.

Tumbuhan gambas ialah tumbuhan sayur- mayur buah yang merambat sehingga dalam budidayanya dibutuhkan lanjaran ataupun para- para. Di tempat aku, gambas kalah terkenal dengan pare, timun ataupun kacang panjang.

Sahabat petani tidak menanam gambas dengan alibi hasil panennya tidak sebaik pare, timun ataupun kacang panjang.

Memanglah benar, tonase tumbuhan gambas lebih kecil bila dibanding dengan ketiga tipe sayur- mayur tersebut.

Mereka tidak memandang ini merupakan kesempatan, dengan terus menjadi sedikitnya petani yang menanam gambas otomatis harga jual lebih besar serta normal sebab pasokan sedikit.

Klasifikasi Ilmiah Gambas

  • Kerajaan: Plantae
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Ordo: Cucurbitales
  • Famili: Cucurbitaceae
  • Genus: Luffa
  • Spesies: L. acutangula
  • Nama binomial: Luffa acutangula

Langkah – langkah Budidaya Gambas

Persiapan Lahan Budidaya Gambas

  • Bilas lahan yang dari gulma.
  • Gemburkan tanah dengan dicangkul ataupun dibajak.
  • Buat bedengan dengan ukuran lebar 80 – 100 centimeter serta panjang cocok dengan keadaan lahan.
  • Bila budidaya dilakukan pada lahan sawah paling utama pada masa hujan hendaknya bedengan dibuat agak besar supaya dikala hujan tidak terjadi genangan yang bisa merendam pangkal tumbuhan.
  • Buat jarak antar bedengan dengan ukuran dekat 2 – 2,5 centimeter.
  • Taburkan dolomit buat melindungi PH tanah.
  • Taburkan pupuk dasar berbentuk pupuk kompos ataupun pupuk kandang yang sudah matang di atas bedengan. Tidak hanya memberikan pupuk dasar berbentuk pupuk kompos ataupun pupuk kandang kamu pula bisa meningkatkan pupuk kimia berbentuk TSP, KCL serta ZA dengan perbandingan 2:1:1.
  • Setelah itu diamkan selama 7 – 10 hari saat sebelum dipasang mulsa (opsional).
  • Dalam budidaya gambas hendaknya pakai benih unggul yang bisa kamu beli di toko pertanian. Sebagian benih gambas yang recomended antara lain Esenza F1, Prima F1, Sasi F1, Miriam F1 ataupun Hanoman F1.
Baca Juga:  Perbedaan Kucing Anggora & Persia Serta Karakteristiknya

Metode Menanam Gambas

  • Setelah lahan tanam siap, tahap berikutnya ialah penanaman gambas. Bibit gambas bisa ditanam langsung ke lahan ataupun disemai.
  • Saat sebelum benih ditanam hendaknya benih dikecambahkan terlebih dulu supaya benih bisa berkembang serempak.
  • Untuk mengecambahkan benih gambas, rusak ataupun retakkan cangkang/kulit biji gambas terlebih dulu memakai gunting kuku pada bagian yang jadi tempat berkembang tunas. Kulit cukup terbuat retak, jangan sampai keping bijinya jadi rusak.
  • Rendam biji menggunakan air hangat kuku sepanjang kurang lebih 10 jam, kamu pula bisa meningkatkan ZPT (zat perangsang berkembang).
  • Tiriskan benih setelah itu bungkus memakai kain ataupun kertas yang telah dibasahi.
  • Bila benih telah berkecambah benih bisa langsung ditanam ke lahan. Cukup satu benih dalam 1 lubang.
  • Tanam benih dengan posisi tunas ataupun calon pangkal menghadap ke dasar setelah itu tutup dengan memakai tanah tipis.
  • Buat menghindari hama, kamu bisa menaburkan nematisida di dekat benih.

Budidaya Gambas : Klasifikasi, Langkah, Metode, Perawatan Dan Panen Gambas


Perawatan Tumbuhan Gambas

Setelah kamu melakukan metode menanam gambas dengan benar, maka langkah berikutnya kamu wajib menjaga tumbuhan gambas.

Menjaga tumbuhan gambas sama dengan menjaga tumbuhan menjalar pada biasanya.

Kamu cuma butuh memasang tiang pancang, menyiram tumbuhan secara teratur, serta memupuknya dan menanggulangi hama maupun penyakit yang melanda tumbuhan.

Pemasangan Tiang Pancang

Berbeda dengan menanam tumbuhan jenis lain kala kamu menanam gambas, kamu diharuskan buat menanam tiang pancang. Berikut uraian mengenai pemasangan tiang pancang dengan benar :

  • Tiang pancang pada tumbuhan gambas dicoba saat tumbuhan telah menampilkan sulurnya.
  • Ukurlah jarak pada tiap tiang yang kamu pasang pada masing – masing tunas yang mempunyai sulur serta yakinkan jaraknya sama cocok dengan jarak tanam.
  • Ukuran besar tiang pancang yang wajib kamu pasang mempunyai ukuran panjang hingga 200 sampai 250 centimeter serta pasang pula anyaman para – para di atas bagian tiang berbahan kawat maupun bambu.
  • Bimbinglah tiap sulur yang menjulur supaya melilit tiang dengan kuat.

Penyiraman

Buat penyiraman tumbuhan gambas, seperti menyiram tumbuhan sayur pada biasanya. Lakukanlah penyiraman secara teratur. berikut merupakan langkah pas dalam penyiraman tumbuhan gambas:

  • Penyiraman pada tumbuhan gambas dilakukan secara teratur kurang lebih sebanyak 2 kali satu hari pada pagi serta siang hari.
  • Bila musim hujan datang, kamu bisa kurangi jumlah air yang kamu bagikan. Kamu bisa menyiramnya sebanyak sekali dalam satu hari, perhatikan saja keadaan tanah pada lahan tanam kamu.
  • Yakinkan saja tanah pada lahan tanam kamu lembab serta tidak kekeringan.
Baca Juga:  Panduan Cara Mudah Budidaya Alpukat Bagi Pemula

Pemupukan Susulan Tumbuhan Gambas

Tumbuhan gambas umur 1 minggu sehabis tanam. Pemupukan susulan tumbuhan gambas pertama kali dicoba pada umur 10 sehabis tanam.

Pemupukan susulan berikutnya dicoba tiap 1 minggu sekali. Pemupukan dini memakai pupuk NPK16-16-16 dengan metode dikocor.

Saat sebelum pemberian pupuk susulan hendaknya tanah ditentukan dalam kondisi basah supaya pupuk gampang diserap oleh tumbuhan. Berikut ini dosis serta interval pemupukan susulan buat 1000 tumbuhan gambas:

  • Pupuk susulan l (umur 10 HST): Dosisnya 2 kilogram NPK dilarutkan dengan 250 liter air, setelah itu dikocorkan 250 ml tiap tumbuhan.
  • Pupuk susulan II (umur 17 HST): Dosisnya 3 kilogram NPK dilarutkan dengan 300 liter air, setelah itu dikocorkan 300 ml tiap tumbuhan.
  • Pupuk susulan III (umur 24 HST): Dosisnya 5 kilogram NPK dilarutkan dengan 500 liter air, setelah itu dikocorkan 500 ml tiap tumbuhan.
  • Pupuk susulan IV (umur 31 HST): Dosisnya 4 kilogram TSP + 4 kilogram KCL serta 2 kilogram ZA, ditaburkan ataupun ditugal disekeliling tumbuhan dengan jarak 30 centimeter dari pangkal batang.
  • Pupuk susulan V (umur 38 HST): Dosisnya 9 kilogram TSP + 8 kilogram KCL serta 4 kilogram ZA, ditaburkan menyeluruh pada bedengan
  • Pupuk susulan VI serta VII dicoba pada umur 50 serta 60 HST dengan dosis sama dengan pupuk susulan V.
  • Bila pada umur 75 HST tumbuhan gambas masih nampak sehat pemupukan susulan dapat dilanjutkan kembali.

Dosis serta jenis pupuk yang digunakan dapat saja berbeda disetiap daerah, bergantung pada keadaan tanah, tingkatan kesuburan tanah serta kebutuhan tumbuhan.


Hama serta Penyakit Tumbuhan Gambas

Tumbuhan gambas pula tidak luput dari kendala OPT (organisme pengganggu tumbuhan).

Beberapa jenis hama yang banyak ditemukan pada tumbuhan gambas antara lain oteng – oteng, penggorok daun, ulat grayak, ulat tanah, bekicot, jangkrik serta lalat buah.

Pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida yang cocok dengan tipe hama target.

Sebaliknya penyakit yang kerap melanda tumbuhan gambas antara lain bintik daun, layu fusarium, serta antraknosa. Pengendalian dicoba dengan penyemprotan fungisida semacam score, cozeb, dithane ataupun bionM.

Panen Gambas

Kamu bisa memanen gambas dikala gambas telah tiba usia hampir 3 bulan dari masa tanam. Buat memanennya sendiri kamu dapat memetik buah gambas memakai pisau ataupun gunting tumbuhan.

Jauhi pemetikan secara langsung sebab bisa membuat bagian tertentu dari tumbuhan gambas. Buat waktu panennya sendiri, hendaknya kamu memanen dikala pagi hari kala buah gambas masih benar – benar fresh.

Demikian penjelasan kami tentang Budidaya Gambas dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.