√ Panduan Cara Budidaya Genjer, Klasifikasi dan Manfaatnya

1 min read

Panduan Cara Budidaya Genjer Klasifikasi dan Manfaatnya

Panduan Cara Budidaya Genjer, Klasifikasi dan Manfaatnya – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Budidaya Genjer. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan cara budidaya genjer, klasifikasi serta manfaatnya dengan secara singkat dan jelas. Unutk lebih jelasnya simak artikel berikut ini.

Panduan Cara Budidaya Genjer, Klasifikasi dan Manfaatnya

Genjer atau Paku Rawan (Limnocharis flava) merupakan sejenis tumbuhan sayur yang banyak ditemukan di perairan dangkal seperti sawah atau rawa.

Tumbuhan genjer dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian sekitar 1 1/2 meter, dengan tangkainya panjang dan berongga, serta mahkota bunganya memiliki warna kuning. Perbanyakan Tanaman genjer dapat dilakukan melalui vegetatif dan juga dapt menanam menggunakan bijinya.

Klasifikasi ilmiah Genjer

  • Kerajaan: Plantae
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Liliopsida
  • Ordo: Alismatales
  • Famili: Limnocharitaceae (APG II), Alismataceae (APG III)
  • Genus: Limnocharis
  • Spesies: L. flava

Kandungan Gizi Genjer

Terdapat beberapa kandungan gizi dalam genjer per 100 gr, yaitu antara lain:

  • Energi 39 kkal
  • Protein 1.7 g
  • Karbohidrat 7.7 g
  • Kalsium 62 mg
  • Fosfor 33 mg
  • Zat besi 2.1 mg
  • Kardenolin
  • Flavonoida
  • Polifenol
  • Protein 1,7 g
  • Karbohidrat 7,7 g
  • Kalsium 62 mg

Manfaat Genjer

  • Dapat menjaga kadar gula darah yang membantu dalam pencegahan kolesterol.
  • Dapat membantu menambah energi dan sel-sel otot janin bagi ibu hamil.
  • Dapat menambah selera makan.
  • Dapat mencegah osteoporosis.
  • Dapat membantu mengikat lemak dan membuangnya melalui feses.
  • Dapat menjaga pertumbuhan dan kepadatan tulang serta gigi.
  • Dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan pembentukan sel darah merah yang rusak.
  • Dapat mencegah kanker kolon.
  • Dapat menghentikan pendarahan dan mempercepat penyembuhan luka.
  • Dapat meremajakan dan meregenerasi sel-sel kulit yang mati atau rusak.
  • Dapat menambah energi atau tenaga.
  • Dapat mencegah sel kanker dan mengurangi resiko penyakit jantung.
Baca Juga:  Selada Hidroponik : Metode, Persiapan, Penanaman, Perawatan Dan Panen

Cara Budidaya Genjer

Berikut panduan cara membudidayakan Genjer :

Memilih Bibit

Untuk mendapatkan bibit yang baik dan berkualitas. Maka harus mencabut bibit dari perairan lain atau mencabut tanaman muda pada bagian akar dari tanaman genjer yang sudah tua. Pemilihan tersebut harus teliti tanaman tidak boleh ada daun yang rusak. Serta terhindar dari cacat atau penyakit agar hasil yang di dapatkan maksimal.

Lahan Tanam

Jika penanaman genjer akan di lakukan di tanah gambut. Maka pengolahannya hampir sama dengan di sawah. Sebelum ditanami, lahan di bajak untuk menggemburkan tanah dengan memastikan ketinggian air minimal 10 – 15 cm.

Pemupukan dilakukan sehari sebelum penanaman apabila genjer di tanam di sawah agar bunga cepat tumbuh. Untuk menghasilkan helaian daun yang seragam. Apabila di tanam di rawa atau lahan gambut tidak perlu pemupukan karena dalam tanah sudah terdapat pupuk tersendiri.

Panduan Cara Budidaya Genjer Klasifikasi dan Manfaatnya

Penanaman

Bibit yang sudah siap tanam di tanam di lahan tanam dengan cara menekan akar kedalam tanah menggunakan jempol tangan dengan jarak tanam antar genjer sekitar 10 hingga 15 cm. Penanaman yang baik dilakukan pada sore hari ketika matahari telah redup sehingga mengurangi penguapan dan genjer tidak layu.

Perawatan Tanaman

Perawatan tanaman genjer sangatlah mudah hanya memberi pupuk kandang atau pupuk kompos setelah genjer berusia sekitar 20 hari dengan cara di tebar menyeluruh. Pengaturan irigasi haruslah benar karena tanaman genjer menyukai tempat yang memiliki ketersediaan air yang cukup. Lalu hal yang perlu dilakukan adalah penyiangan agar tanaman tidak terganggu dalam penyerapan zat hara oleh gulma.

Panen dan Pasca Panen

Panen dilakukan pada saat tanaman sudah mencapai umur sekitar 2 hingga 3 bulan dengan cara memetik bagian tangkai bunga dan bunganya atau mengambil bagian batang herba serta daunnya. Pemanenan dapat dilakukan 3-4 hari setelah pemanenan sebelumnya.

Baca Juga:  √ Panduan Cara Menanam Pamelo Merah Agar Cepat Berbuah

Demikian penjelasan tentang Panduan Cara Budidaya Genjer, Klasifikasi dan Manfaatnya. Semoaga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terima kasih.