Panduan Cara Budidaya Kacang Panjang Dalam Polybag

Panduan Cara Budidaya Kacang Panjang Dalam Polybag

Posted on

Panduan Cara Budidaya Kacang Panjang Dalam Polybag – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Budidaya Kacang Panjang Dalam Polybag. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan panduan cara budidaya kacang panjang dalam polybag dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih detailnya simak artikel tentang budidaya kacang panjang dalam polybag berikut ini.

Panduan Cara Budidaya Kacang Panjang Dalam Polybag

Apabila Anda ingin menanam tanaman sebuah sayuran yang dapat untuk dijual atau dikonsumsi namun Anda tidak mempunyai lahan yang cukup luas. Anda tak perlu khawatir karena banyak dari jenis tanaman yang dapat ditanam pada polybag atau pot sebagai dijadikan media tanamnya. Ada juga kelebihan tersendiri, apabila menanam sayuran sendiri di rumah tentu dapat lebih menjamin untuk kehigienis dan kebersihannya.

Kacang panjang merupakan salah satu jenus tanaman sayuran yang dapat Anda pilih, karena kandungan gizi yang terdapat pada kacang panjang cukup tinggi serta banyak disukai oleh masyarakat indonesia. Hal inilah yang menjadikan tanaman kacang panjang merupakan salah satu komoditi tanaman yang sangat menjanjikan bagi para petani. Untuk penananam serta perawatannya sebenarnya cukup mudah dan ditambah lagi untuk masa panen yang singkat sehingga menjadi pilihan yang tepat bagi para petani.

berikut adalah cara budidaya kacang panjang dengan menggunakan polybag, diantaranya yaitu:

1. Media Tanam

Hal terpenting dalam melakukan penanaman kacang panjang yaitu media tanam. Media tanam merupakan salah satu hal yang sangat penting sebab hal ini akan mempengaruhi proses pertumbuhan dan hasil panen dari kacang panjang. Disamping itu media tanam juga dapat berfungsi sebagai menompang pertumbuhan tanaman, penyedia nutrisi bagi tanaman serta dapat memberi ruang tumbuh pada akar tanaman.

Baca Juga:  Cara Budidaya Cabe Jawa Beserta Perawatan dan Pemeliharaan

Pada media tanam harus mempunyai tempat penyimpanan air serta sistem drainase yang baik. Disamping itu kandungan pada media tanam juga terdapat unsur hara sehingga dapat untuk menyeimbangkan pertumbuhan tanaman, dibawah ini adalah penjelasanya:

  • Terdapat sistem drainase yang baik untuk media tanam
  • Terdapat tempat sebagai penyimpan air pada media tanam
  • Dapat memberi ruang juga dapat menompang akar supaya berkembang pada media tanam.

2. Pemilihan Bibit

Untuk langkah yang selanjutnya yaitu pemilihan bibit kacang panjang yang baik dan juga berkualitas. Hal ini juga sangat mempengaruhi hasil panen supaya agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Berikut ini adalah beberapa cara untuk memilih bibit kacang panjang, diantaranya yaitu:

  • Pada bibit bisa dilihat dengan baik pada saat bentuknya sudah berkecambah
  • Bibit yang baik tidak terdapat bagian yang cacat, rusak dan hama yang ada pada kacang tanah
  • Kualitas bibit yang baik tidak perlu disemai

3. Proses Penanaman

Dalam tahap penanaman kacang panjang Anda juga perlu proses dalam penanamannya yang mana melihat waktu dan penanaman yang baik. Adapun proses penanaman kacang panjang yang baik, yaitu:

  • Anda dapat melakukan penanaman ketika memasuki awal musim hujan sehingga mempunyai asupan air yang cukup
  • Selanjutnya buatlah lubang pada polybag antara 5-10 cm lalu masukkan bibit kacang panjang
  • Dalam 1 polybag diisi 2 biji kacang panjang
  • Selanjutnya tutup kembali dengan menggunakan campuran tanah secara merata lalu siram siram tanah hingga lembab
  • Lalu anda dapat membuat ajir pada polybag yang mana ajir tersebut digunakan sebagai penompang merambat kacang panjang

4. Proses Perawatan

Agar dapat menghasilkan kacang panjang yang lebih maksimal juga perlu adanya melakukan perawatan dalam masa pertumbuhannya. Adapun proses perawatannya diantaranya sebagai berikut:

  • Jika tanaman terkena penyakit maka anda dapat melakukan pergantian tanamanyang baru, yang mana hal ini dilakukan agar dapat tumbuh secara merata dengan bibit lainnya
  • Lakukan penyiangan terhadap tanaman dengan membersihkan gulma yang ada disekitarnya, sebab gulma sendiri dapat menambil unsur nutrisi yang ada dalam tanah
  • Lakukan pemupukan agar dapat memaksimalkan hasil panen, pemupukan dilakukan sekitar 1 minggu sekali
  • Siram secara rutin pada pagi dan sore hari tergantung dari kelembapan tanah, terlebih lagi pada saat musim kemarau agar tanaman tidak berubah manjadi kerih bahkan bisa saja tanaan tersebut mati karena kekurangan air
Baca Juga:  Budidaya Belut Dalam Tong

Panduan Cara Budidaya Kacang Panjang Dalam Polybag

5. Proses Panen

Proses panen pada kacang panjang bisa Ada lakukan ketika usia kacang panjang telah memasuki umur 90 hari setelah tanam, yang mana dalam proses ini sangat di nantikan oleh petani. Adapun tahapan dalam melakukan proses panen sebagai berikut:

  • Kacang panjang sudah dapat dipanen biasanya pada umur 90 hari, hal ini bisa dilihat dari bentuk kacang panjang yang sudah maksimal.
  • Waktu untuk melakukan panen yang baik biasanya pada saat pagi hari sebab kacang panjang masih terlihat fresh.
  • potong kacang panjang pada pangkal kacang panjang
  • Satu tanaman kacang panjang ini bisa menghasilkan beberapa sayuran kacang panjang.

Demikian penjelasan tentang Panduan Cara Budidaya Kacang Panjang Dalam Polybag, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.