Cara Budidaya Labu Siam Agar Cepat Berbuah Bagi Pemula

Cara Budidaya Labu Siam Agar Cepat Berbuah Bagi Pemula

Posted on

Cara Budidaya Labu Siam Agar Cepat Berbuah Bagi Pemula – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Budidaya Labu Siam. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan cara budidaya labu siam, klasifikasi, jenis, manfaat dan perawatannya dengan secara singkat dan jelas. Unutk lebih lengkapnya simak artikel berikut ini.

Cara Budidaya Labu Siam Agar Cepat Berbuah Bagi Pemula

Labu Siam atau Jipang (Sechium edule) merupakan tumbuhan sayur yang berasal dari suku labu-labuan (Cucurbitaceae). Pada tanaman labu siam bagian yang dapat dimakan yaitu buah dan pucuk mudanya.

Tanaman ini dapat tumbuh merambat serta buah yang menggantung dari tangkainya.Daunnya memiliki bentuk mirip segitiga dengan permukaan berbulu. Labu siam memiliki bentuk buah seperti bola lampu, permukaan kulit berbulu yang agak tajam tapi jarang-jarang dengan daging buah yang mengandung banyak air dan lunak.

Klasifikasi ilmiah Labu Siam

  • Kerajaan: Plantae
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Ordo: Violales
  • Famili: Cucurbitaceae
  • Genus: Sechium
  • Spesies: S. edule

Kandungan Gizi Labu Siam

Terdapat beberapa kandungan gizi labu siam per 100 gr, yaitu:

  • Kalori (kcal) 19
  • Jumlah Lemak 0,1 g
  • Lemak jenuh 0 g
  • Lemak tak jenuh ganda 0,1 g
  • Lemak tak jenuh tunggal 0 g
  • Kolesterol 0 mg
  • Natrium 2 mg
  • Kalium 125 mg
  • Jumlah Karbohidrat 4,5 g
  • Serat pangan 1,7 g
  • Gula 1,7 g
  • Protein 0,8 g
  • Vitamin A 0 IU
  • Vitamin C 7,7 mg
  • Kalsium 17 mg
  • Zat besi 0,3 mg
  • Vitamin D 0 IU
  • Vitamin B6 0,1 mg
  • Vitamin B12 0 µg
  • Magnesium 12 mg

Manfaat Labu Siam

Berikut ini adalah manfaat dari labu siam, antara lain:

  • Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan
  • Dapat Membantu Mencegah Bayi Lahir Cacat
  • Dapat Membantu Menurunkan Kolesterol
  • Dapat Mencegah Penyakit Kanker
  • Dapat Dijadikan Sebagai Sumber Stamina
  • Dapat Mencegah Penuaan Dini
  • Dapat Dijadikan Sebagai Sumber Antioksidan
  • Dapat Mengobati Batu Ginjal
  • Dapat Mencegah Sembelit
  • Dapat Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
  • Dapat Mengobati Kembung
  • Dapat Mencegah Penyakit Jantung
  • Dapat Dijadikan Sebagai Sumber Berbagai Mineral
  • Dapat Mencegah Anemia
  • Dapat Mengurangi Resiko Penyakit Stroke
Baca Juga:  Gejala dan Penyebab Ayam Ngorok yang Sering Terjadi

Cara Budidaya Labu Siam

Berikut ini adalah cara membudidayakan Labu Siam atau Jipang, antara lain sebagai berikut :

Syarat Tumbuh Labu Siam

Labu Siam dapat tumbuh dengan baik di daerah tinggi maupun dataran rendah. Di daerah pegunungan merupakan tempat yang di sukai oleh tanaman labu siam, karena berhawa dingin dan lembab.

Tanah untuk menanam tumbuhan ini harus banyak mengandung air, subur, gembur dengan pH tanah sekitar 5 – 6. Sedangkan waktu penanaman labu siam yang tepat yaitu pada akhir musim penghujan sekitar maret atau april.

Pembibitan Labu Siam

Pembibitan dapat dilakukan dengan cara menggunakan buah labu siam yang sudah tua. Denagn cara buah yang sudah tua di ptik kemudian disimpan ditempat yang tduh hingga bertunas. Jika tunas sudah mencapai panjang sekitar 10 – 20 cm dengan daun 3 – 4 helai baru dapat di pindah ke lahan tanam.

Lahan Tanam Labu Siam

lahan yang akan di tanami tanaman labu siam harus di buat lubang dahulu dengan ukuran lebar 50 cm dan 40 cm untuk kedalamannya. Jarak antar lubang sekitar 3 meter dengan jarak antar baris sekitar 5 meter. Kemudian setiap lubang diberi pupuk kandang atau kompos di dasarnya.

Penanaman Labu Siam

Setelah membuat lubang, bibit labu siam yang sudah siap ditanam diletakkan pada lubang lalu ditimbun menggunakan tanah. Jangan terlalu tebal, karena jika terlalu tebal maka akan membuat bibit menjadi busuk. Kemudian pada saat tanaman sudah mencapai tinggi kira-kira 1/2 meter buatlah media rambat atau para-para menggunakan bambu atau yang lainnya.

Pemeliharaan atau Perawatan Tanaman Labu Siam

Jika tanaman terlihat sudah lebat diperlukan pemangkasan ujung dan daunnya sekitar 3 bulan setelah penanaman. Mengatur arah rambat tanaman jangan sampai ke atas media rambat atau para-para juga perlu dilakukan.

Selain itu lakukan pembasmian hama dan penyakit pada tumbuhan juga penting agar tumbuhan tumbuh maksimal. Hama yang sering menyerang adalah oteng-oteng. Oteng-oteng dapat diatasi menggunakan insektisida.

Hama dan Penyakit

Terdapat beberapa hama yang dapat mengganggu pertumbuhan dari tanaman labu siam, yaitu.

1. Ulat Grayak

Untuk hama yang sering ditemukan pada tamanan labu siam yaitu ulat grayak. Ulat ini sangat mengganggu karena ulat ini suka memankan daun dari labu siam ini dan hanya disisakan tulang daun tersebut. Ulat grayak aktif pada malam hari dan di siang harinya ulat ini bersembunyi di tanah. Untuk mencegah dari serangan hama ini, tanaman ini perlu dibersihkan dari berbagai jenis gulma dan dapat di semprotkan sedini mungkin dengan menggunakan azodrine.

Baca Juga:  Panduan Cara Budidaya Padi Rakit Apung Di Lahan Rawa

2. Kepik

Hama lanu isam selanjutnya yaitu kepik. Kepik dapat menyerang dengan membuat tusukan pada labu siam tersebut sehingga membuat buah tersebut menjadi berjamur apabila terkena hujan. Hasil dari buah tersebut akan menjadi lunak dan busuk. Untuk mengatasinya anda bisa membasminya dengan menyemprotkan azodrine.

3. Penyakit Layu

Dan selanjutnya tanaman yang sering menyerang labu siam adalah penyakit layu penyebabnya yaitu jamur Fusarium sp. Penyakit ini menyerang bibir baru dan tanaman muda. Gejala dari penyakit ini yyaitu, ujung dari duan ini mulai layu secara perlahan-lahan selanjutnya menyusut dan akhirnya mengering.

Apabila terdapat tanaman yang sudah terkontaminasi penyakit tersebut, cabut tanaman tersebut dan segera hancurkan sehingga tanaman lainnya tidak terkontaminasi penyakit tersebut. Selain itu, semprot dengan air Benlate 2 g/l pada seluruh batang sarta daun tanaman juga pada tanah yang sebelumnya terdapat tanaman yang telah terkena penyakit tersebut agar tidak menyerang tanaman lainnya.

Cara Budidaya Labu Siam Agar Cepat Berbuah Bagi Pemula

Panen Labu siam

Kisaran panen sekitar 4 bulan atau buah sudah banyak buah dapat dipanen, tapi ingat jangan sampai telat memanennya. Pada saaat panen, potong labu siam mengguanakan pisau pada tangkainya. Usahakan buah dari labu siam ini tidak jatuh karena kulit buahnya yang halus akan lecet dan dapat mengurangi kualitas dari buah tersebut.

Setelah panen pertama dilakukan, panen berikutnya dapat dilakukan seminggu sekali. Labu siam ini mempunyai produktifitas 3-4 bulan. Apabila telah tibanya masa itu lakukan peremajaan tanaman dengan cara menanam tanaman baru. Biasanya tanaman ini bila berdekatan akan menghasilkan buah hinnga +/- 500 buah. Sementara itu produksi dari tanaman labu siam ini dapat mencapai 8-10 ton per tahun dalam satu hektar.

Demikian penjelasan tentang Cara Budidaya Labu Siam Agar Cepat Berbuah Bagi Pemula. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terima kasih.