Budidaya Seledri Hidroponik

2 min read

budidaya seledri hidroponik

Budidaya Seledri Hidroponik – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Budidaya Seledri Hidroponik.

Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Budidaya Seledri Hidroponik bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Budidaya Seledri Hidroponik berikut ini.


Budidaya Seledri Hidroponik


Metode menanam seledri dengan tata cara hidroponik terkategori gampang serta menguntungkan.

Sebab sebagaimana yang dikenal, seledri termasuk dalam tumbuhan herbal yang efektif untuk kesehatan badan serta kerap digunakan sebagai kombinasi dalam memasak.

Tumbuhan ini hampir senantiasa ditemui dalam masakan berkuah bening. Sebab dengan mengombinasikan seledri aroma masakan terus menjadi nikmat.

Disamping fungsinya tersebut, tumbuhan seledri baik pula buat kesehatan ginjal serta pengidap darah tinggi.

Tetapi taukah Kamu bila tumbuhan ini sebelumnya cuma bisa berkembang di dataran tinggi?

Nah, dikala ini seledri dapat Kamu peruntukan untuk tumbuhan hias di teras rumah dengan sistem hidroponik.

Lewat sistem tanam hidroponik saat ini seledri sanggup hidup di dataran rendah.

Walaupun pada dasarnya tumbuhan ini sesuai berkembang di dataran tinggi dengan curah hujan rendah.

Tetapi terdapatnya hidroponik proses perkembangan bisa dikontrol paling utama dalam kebutuhan air, nutrisi, serta aspek eksternal dari tumbuhan.

Sehingga tumbuhan bisa berkembang baik sebab gizi terpenuhi. Segala faktor hara dari tanah bisa diwakili oleh nutrisi dari faktor makro serta mikro.


Menanam seledri secara hidroponik.

Tumbuhan seledri memanglah sesuai hidup dalam media air. Beberapa sistem hidroponik yang biasa digunakan semacam pemakaian bak, netpot bersumbu (sistem Wick) ataupun sistem rakit apung.

Baca Juga:  Burung Serindit : Panduan Cara Budidaya Bagi Pemula

Berikut hendak disajikan metode menanam seledri dengan hidroponik.

  • Mempersiapkan Bibit Seledri

Bibit seledri bisa Kamu peroleh dari menyemai biji seledri ataupun dengan anakan. Buat anakan dapat Kamu miliki di toko tumbuhan ataupun pasar.

Memilih anakan yang baik tanpa cacat. Pisahkan anakan seledri secara hati-hati buat meminimalisir kehancuran pangkal. Untuk Kamu yang mau menyemai sendiri, berikut langkahnya:

    • Persiapkan biji seledri yang dapat Kamu beli dari toko pertanian.
    • Isi baskom berukuran sedang dengan air.
    • Biji seledri setelah itu direndam dalam baskom kira-kira 1 jam.
    • Pilah benih seledri tersebut, buanglah yang mengambang. Serta benih yang tenggelam bisa Kamu pakai sebagai bibit tanam.
    • Siapkan netpot yang sudah diberi sumbu kain flanel. Setelah itu masukan arang sekam ke dalam netpot serta basahi dengan air.
    • Tempatkan benih dalam netpot. Dalam satu netpot upayakan cuma terisi 3-5 biji, sebab bila sangat banyak hendak berkembang menumpuk.
    • Sehabis penyemaian berakhir tunggu daun sejati keluar. Seperti itu yang jadi ciri kalau tumbuhan telah bisa diberikan nutrisi.
  • Metode Menanam Seledri

Pada tahap ini Kamu butuh perlengkapan tandon nutrisi, dapat pipa paralon, toples, botol sisa ataupun ember. Buat postingan kali ini gunakan pipa paralon yang lebih kuat.

    • Mula-mula lubangi pipa paralon buat meletakkan netpot.
    • Tutuplah kedua ujung pipa dengan penutup ataupun styrofoam supaya nutrisi tidak tumpah.
    • Larutkan nutrisi AB mix sebanyak 5 ml kedalam 1 liter air bersih.
    • Isi paralon dengan larutan nutrisi sebesar 1260-1680 ppm dengan pH 6, 5.
    • Letakkan netpot yang sudah berisi benih kedalam lubang paralon.
    • Atur paralon dalam rak.
    • Buat naungan supaya bebas dari paparan matahari langsung.
    • Sehabis kira-kira seminggu, mulailah perkenalkan cahaya matahari secara bertahap.
Baca Juga:  √ Panduan Cara Budidaya Hanjeli Bagi Pemula Agar Cepat Panen

budidaya seledri hidroponik


  • Perawatan serta Pemeliharaan

Metode yang digunakan dalam penanam seledri kali ini ialah wick system (sistem apung). Sehingga perlu dicermati ketersediaan nutrisi dalam pipa.

Cek paralon tiap hari, bila nutrisi menurun lekas tambahkan. Tingkatkan ppm nutrisi bersamaan perkembangan tumbuhan.

Perlu diingat, jangan hingga larutan nutrisi memegang netpot. Berilah jarak hampir 1 centimeter dibawah netpot.

  • Pengendalian Hama serta Penyakit

Kriteria tumbuhan seledri yang sehat merupakan terbebas dari hama serta penyakit dan residu bahan kimia.

Supaya kesehatan tumbuhan seledri senantiasa terpelihara, maka Kamu wajib proaktif dalam melakukan pengendalian hama serta penyakit.

Menanggulangi hama secara langsung:

    • Triknya ialah dengan memungut langsung hama yang melanda tumbuhan seledri.
    • Setelah itu, Kamu pula dapat menghilangkan tumbuhan yang sakit supaya penyakitnya tidak meluas.

Penyemprotan:

    • Tidak hanya itu, penyemprotan memakai pestisida nabati pula berguna buat meminimalisir efek terserang hama serta penyakit pada tumbuhan seledri.
    • Dalam budidaya seledri, Kamu senantiasa dapat memakai pupuk kimia buat menanggulangi permasalahan hama serta penyakit sepanjang dosis konsumsinya wajar.
  • Panen Seledri Hidroponik

Sehabis masa tanam 1 sampai 1,5 bulan, Kamu telah bisa panen seledri. Pemanenan bisa diulang tiap 5-6 hari sekali.

Triknya, cabut tumbuhan seledri dari netpot. Setelah itu pipa paralon serta netpot dicuci bersih sehingga bisa Kamu pakai kembali buat menanam.

Anakan seledri yang ada dapat Kamu tanam kembali dengan tata cara yang sama. Kala Kamu menanam seledri dengan banyak, jelas tidak cuma memadai kebutuhan individu.

Tetapi dapat pula Kamu jual serta memproduksi rupiah. Harga seledri dipasaran menggapai 20 ribu sampai 25 ribu per kg.

Demikian penjelasan kami tentang Budidaya Seledri Hidroponik dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Manfaat Labu Putih

Farming
3 min read

Kandungan Bayam

Farming
4 min read