Budidaya Strawberry Tanpa Tanah (Soilless) Ramah Lingkungan

√ Budidaya Strawberry Tanpa Tanah (Soilless) Ramah Lingkungan

Diposting pada

Budidaya Strawberry Tanpa Tanah (Soilless) Ramah Lingkungan – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Budidaya Strawberry. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan cara budidaya buah strawberry dengan tanpa tanah (Soilless) yang ramah lingkungan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel berikut ini.

Budidaya Strawberry Tanpa Tanah (Soilless) Ramah Lingkungan

Strawberry merupakan buah dari tanaman herba yang memiliki rata-rata 200 biji kecil per satu buah. Ada lebih dari 700 jenis strawberry yang salah satu jenis spesies bernama Fragaria chiloensis L. Jenis ini menyebar ke berbagai negara Amerika, Eropa dan Asia. Sedangkan jenis lainnya yaitu F. Vesca adalah salah satu jenis yang menyebar hingga ke Indonesia.

Rasanya yang manis bercampur dengan sedikit rasa asam membuat buah ini sangat lezat saat dikonsumsi, sehingga buah ini sangat disukai oleh masyarakat. Selain dikonsumsi secara langsung, buah strawberi sering dijadikan toping atau hiasan makanan tertentu, seperti kue, salad, dan lainnya.

Pada dasarnya buah ini hanya bisa tumbuh di daerah-daerah tertentu saja. Buah strawberi berasal dari daerah subtropis. Artinya, buah strawberi akan tumbuh dan berkembang baik dengan di daerah yang memiliki suhu lebih dingin, seperti di dataran tinggi. Walaupun begitu, seiring perkembangan ilmu pengetahuan, saat ini buah strawberi pun sudah bisa ditanam pada dataran rendah atau daerah yang memiliki suhu lebih panas.

Klasifikasi Ilmiah Buah Strawberry

  • Kerajaan: Plantae
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Ordo: Rosales
  • Famili: Rosaceae
  • Upafamili: Rosoideae
  • Genus: Fragaria

Ciri Buah Strawberry

Strawberry memiliki warna buah hijau keputihan jika masih muda dan akan berwarna merah ketika masak. Warna merah tersebut disebabkan karena buah ini kaya akan pigmen warna antosianin dan mengandung antioksidan tinggi.

Baca Juga:  √ Mengenal Jenis-Jenis Kelinci Budidaya

Kandungan Gizi Buah Strawberry

Strawberry menyimpan banyak nutrisi yang luar biasa. Selain antioksidan, buah strawbery juga kaya serat, rendah kalori, dan mengandung vitamin C, folat, kalium, dan asam ellagic.

Cara Budidaya Strawberry Tanpa Tanah (Soilless)

Jika ingin menanam stroberi yang bernilai gizi tinggi, baik untuk kesehatan dan ramah lingkungan. Maka bisa menerapkan tanam tanpa tanah (soilless), cara ini bisa meminimalkan penggunaan pupuk dan pestisida.

Persiapan Alat dan Bahan

Hal Pertama yang perlu disiapkan yaitu alat dan bahan untuk menanam strawberry tanpa tanah diantaranya :

  • Serbuk cocopeat (sabut kelapa)
  • Arang sekam
  • Dolomit
  • Benih strawberry
  • Pupuk kandang
  • Pot plastik/polybag
  • Tempat perendam cocopeat
  • Timba
  • Pengaduk pupuk

Persiapan Media Tanam Strawberry

Siapkan serbuk cocopeat sesuai kebutuhan, kemudian rendam cocopeat dalam air bersih selama beberapa hari lalu aduk hingga air berbusa putih. Selanjutnya, buang air dan ganti dengan air yang bersih. Ulangi perendaman beberapa kali hingga busa tidak keluar lagi, setelah itu jemur cocopeat hingga kering.

Selanjutnya, buatlah media tanam dengan mencampur cocopeat dan arang sekam dengan perbandingan 60 : 40 % lalu siram media dengan 1 lt dolomit (1-2 sendok dolomit/liter air) secara merata dan biarkan selama sekitar 5 hari.

Persiapan Benih Strawberry

Bibit strawberry Anda dapat peroleh dengan membelinya di toko bibit secara langsung atau online. Selain itu Anda bisa membuatnya sendiri dengan stolon atau anakan. Induk yang digunakan untuk perbanyakan benih sebaiknya dipilih yang sehat, unggul, produksi dan mutu buah baik serta berumur sekitar 6 – 10 bulan.

Cara menyiapkan benih dari anakan

Benih dari anakan disiapkan dengan memisahkan anakan dalam rumpun tanaman indukan menjadi beberapa bagian. Lalu setiap anakan ditanam langsuk pada media tanam dalam pot atau polybag.

Cara menyiapkan benih dari stolon (geragih)

Stolon yang sudah memiliki akat 1-2 cm dipotong dari tanaman induk. Lalu di tanam di tray atau baki lalu diisi media tanam berupa endapan pasir halus, sekam dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1:1. Agar cepat tumbuh, tray dipasang penaung atau sungkup plastik. Jaga agar tanah dan ruang dalam sungkup tetap lembab dengan cara disemprotkan air.

Baca Juga:  √ Panduan Cara Budidaya Ikan Golden Black Molly Bagi Pemula

Penanaman Strawberry

Pertama, buatlah lubang tanam sedalam 3-2 cm atau sesuaikan dengan perakaran benih strawberry. Ambil benih dengan hati-hati lalu masukkan benih ke lubang tanam. Atur agar akarnya menyebar ke segala arah lalu timbun akar benih dengan media tanam. Setelah itu, lakukan penyiraman secukupnya untuk menjaga kelembapan media tanam.

Budidaya Strawberry Tanpa Tanah (Soilless) Ramah Lingkungan

Pemupukan Tanaman Strawberry

Lakukan pemupukan dengan menggunakan teh pupuk kandang. Cara membuat teh pupuk kandang yaitu masukkan pupuk kandang yang sudah matang sebanyak 1/3 bagian isi timba/ember. Lalu tambahkan air ke timba hingga sekitar 5 cm dari permukaan timba. Biarkan rendaman tersebut selama 3-4 hati lalu aduk pada pagi dan sore hari. Selanjutnya, saring teh pupuk dengan menggunakan kain tipis atau kain berpori kecil.

Untuk mengaplikasikan pupuk, encerkan dengan air dengan perbandingan 1 hasil penyaringan dengan 5-10 air untuk teh. Siramkan teh pupuk kandang kurang lebih sekitar 200 – 250 ml di daerah akar seminggu sekali.

Perawatan Tanaman Strawberry

Semprot tanaman dengan 1-2 ml citromik/lt da minggu sekali. Pada fase pembesaran dan pematangan buah, semprotkan pupuk KNO3 untuk memperbesar ukuran buah dan untuk meningkatkan rasa manis maka semprotkan pupuk kiserit.

Selain itu, lakukan pemangkasan, penjarangan buah dan penyiangan gulma yang tumbuh disekitar tanaman strawberry.

Demikian penjelasan tentang Budidaya Strawberry Tanpa Tanah (Soilless) Ramah Lingkungan. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Selamat mencoba.