Cara Merawat Burung Jalak Nias Agar Gacor dan Jinak

√ Cara Merawat Burung Jalak Nias Agar Gacor dan Jinak

Diposting pada

Cara Merawat Burung Jalak Nias Agar Gacor dan Jinak – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Merawat Burung Jalak Nias. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan cara merawat burung jalak nias agar gacor dan jinak dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel berikut ini.

Cara Merawat Burung Jalak Nias Agar Gacor dan Jinak

Burung jalak nias sering disebut dengan jalak tengahan. Hal ini terjadi karena popularitas burung ini diatas burung jalak kebo. Namun masih kalah populer sama burung jalak suren.

Meskipun burung jalak ini memiliki nama jalak nias, namun asal burung ini bukan dari nias. Melainkan hasil persebaran dari kawasan asia tenggara, afrika dan amerika.

Di Indonesia sendiri, burung tersebut tinggal diketinggian 3.000 meter diatas permukaan laut tepatnya didaerah pegunungan. Di habitat aslinya, burung ini tergolong memiliki  kemampuan reproduksi yang tidak terlalu sering.

Hal tersebut dikarenakan burung jalak ini memiliki sifat monogami atau hanya memiliki 1 pasangan saja. Jadi bila salah satu dari mereka mati atau tertangkap, secara otomatis reproduksi akan berhenti.

Burung Jalak Nias

Jalak nias adalah salah satu dari sekian banyak spesies jalak yang tersebar diwilayah Indonesia. Burung ini dikenal memiliki kecerdasan diatas rata-rata jenis burung lainnya. Jalak nias gacor biasanya juga pintar menirukan suara burung lain. Sehingga suara kicau yang dihasilkan lebih bervariasi dan tidak monoton.

Namun dalam segi keahlian berbicara, burung jalak nias atau dengan nama ilmiah achridotheres tristris ini masih kalah dibawah burung beo.

Akan tetapi jika burung tersebut sering dilatih, maka burung tersebut dapat menirukan kalimat atau ucapan yang pendek yang didengarnya langsung dari manusia.

Ciri-Ciri Burung Jalak Nias

Burung jalak nias hampir memiliki bulu yang berwarna dominan coklat pada seluruh bagian pada tubuhnya.

Bulu pada bagian kepala yaitu berwarna hitam, paruh, kulit tanpa bulu disekitar mata serta pada bagian kaki-kakinya berwarna kuning gading. Tidak hanya pada bagian kepala, ternyata warna hitam ini juga bisa kita jumpai pada bagian ekornya.

Pada bagian sayap dekat dada dan sayap dekat ekor biasanya terdapat warna dengan corak putih. Kemudian pada bagian perut, pantat dan dibawah ekor biasanya didominasi dengan warna putih.

Baca Juga:  Pupuk Organik Cair : Cara Praktis Membuat POC Sederhana

Sedangkan untuk ukuran tubuh burung jalak nias baik jantan maupun betina biasanya sekitar 23-25 cm. Adapun untuk lebih jauh membedakan antara jantan dan betina kita lanjutkan dalam penjelasan dibawah ini.

Cara Membedakan Jalak Nias Jantan dan Betina

Bagi para penghobi burung jalak nias, sebelum kalian hendak membeli burung ini pastikan kalian harus sudah tahu dulu dan bisa membedakan mana jantan dan mana betina.

Burung jalak nias jantan biasanya memiliki suara yang lebih lantang dan lebih bervariasi dibandingkan suara betina. Sedangkan suara pada jalak nias betina cenderung lebih halus dengan sedikit variasi dan bahkan sampai ada yang memiliki suara yang monoton.

Jalak nias jantan memiliki bentuk kepala yang terlihat agak pipih berbentuk persegi dan sedikit memiliki jambul dikepalanya.

Kemudian pada saat berkicau, biasanya kepalanya suka mengangguk-angguk disertai jambulnya yang mulai terlihat berkembang. Dengan warna bulu disekitar tubuhnya tampak mengkilap.

Berbeda dengan jalak nias betina, kepala mereka cenderung agak lonjong membundar. Suara dan ocehannyapun cenderung monoton tanpa ada banyak variasi seperti jantan.

Pada umumnya, jalak suren betina tidak mengangguk-anggukan kepalanya saat berkicau serta jambulnya tidak mengembang. Burung betinapun memiliki bulu yang cenderung agak kusam.

Cara Merawat Burung Jalak Nias Agar Gacor dan Jinak

Cara merawat burung jalak nias

Berikut ini adalah beberapa cara merawat burung jalak nias, antara lain yaitu:

  • Perawatan harian

Pada umumnya perawatan burung yang satu ini tidak berbeda jauh dengan perawatan burung kicau lainnya.

Cara perawatan harian burung jalak dengan memberikan makanan secara teratur, membersihan tempat makan dan minum secara rutin.

Burung jalak nias memiliki sifat omnivora, jadi bila kalian memberi makan jangkrik, udang, biji-bijian atau apapun itu maka mereka akan tetap memakannya.

Tak hanya memiliki sifat omnivora, burung jalak nias juga terkenal dengan hobinya yang gemar mandi.

Oleh karena itu kalian harus menyediakan tempat mandi supaya burung jalak nias bisa mandi dengan bebas.

Untuk burung yang juga pemakan serangga, burung jalak nias ini lebih suka jika diberi jangkrik ataupun belalang sebanyak 3-4 ekor tiap harinya.

Jangan lupa untuk memberi multivitamin kepada burung anda supaya pertumbuhannya baik dan sehat. Usahakan diberi minimal 2-3 hari sekali.

  • Menjaga kebersihan kandang burung

Salah satu upaya supaya menjadikan burung jalak agar cerewet dan gacor yaitu dengan menjaga kebersihan kandangnya.

Disarankan supaya burung bebas beraktifitas dalam kandang, pastikan anda memberikan kandang yang berukuran agak besar.

Jangan hanya kebersihan kandang yang diperhatikan. Kebersihan tempat makan dan minum juga harus diperhatikan demi keberlangsungan dan kesehatan hidup burung jalak.

Baca Juga:  Pengertian Hidroponik, Contoh, Jenis dan Keuntungannya

Burung yang satu ini sering main air, sehingga dapat menyebabkan kandang menjadi kotor dan lembab. Oleh karena itu harus rutin untuk membersihkannya.

Jika sering mambiarkan kandang dalam keadaan basah dan lembab, kemungkinan burung Anda akan sering terkena penyakit seperti jamur dan lain sebagainya.

  • Memandikan burung

Waktu yang tepat untuk memandikan burung biasanya pada pagi hari sebelum jam 09.00 atau sore hari sebelum jam 17.00. Karena pada waktu subuh baik digunakan untuk pengembunan. Apabila terlalu sore, burung anda akan kedinginan.

Ada beberapa cara untuk memandikan burung yaitu mengunakan cepuk atau bisa menggunakan semprotan.

Namun jika burung yang anda pelihara giras (tidak jinak). Maka lebih baik gunakan semprotan untuk memandikannya. Gunakan semprotan yang paling halus agar burung tidak kaget atau bahkan stress.

Setelah dimandikan, burung dapat langsung diberikan makan beserta extra fooding seperti buah papaya, buah pisang atau makanan kesukaan burung jalak nias seperti jangkrik dan serangga.

Anda juga bisa memberikan makanan berupa extra fooding selama 2-3 hari sekali. Karena jika burung kelebihan extra fooding biasanya biarahinya tidak stabil.

  • Memberikan makan dan multivitamin secara rutin

Supaya burung terhindar dari serangan berbagai penyakit anda harus memberikan makanan dan multivitamin secara rutin. Jangan lupa untuk memberikan sayuran buat burung jalak Anda.

Anda bisa memberikan multivitamin untuk burung jalak supaya lebih gacor. Burung jalak juga termasuk burung yang mudah berkicau. Apalagi jika didukung dengan multivitamin serta makanan yang baik dan pas.

Usahakan supaya tetap mengontrol birahi burung agar tetap stabil dan jangan lupa untuk memberikan multivitamin berfungsi untuk pencernaan.

  • Mengkrodong dan Mastering Burung

Pengkrodongan dilakukan agar burung dapat istirahat lebih nyenyak. Karena suasananya yang tertutup membuat burung dapat lebih tenang.

Pengkrodongan juga bertujuan agar proses mastering bisa lebih optimal. Karena burung dapat lebih fokus saat dimaster.

Manfaat lain dari kerodong yaitu menjaga kondisi dalam kandang tetap stabil saat cuaca diluar kandang sedang buruk.

Pengkrodongan sambil mastering biasanya dilakukan dari mulai jam 18.00 sampai shubuh. Hal ini dilakukan supaya bisa lebih konsentrasi saat mendengarkan mastering.

Demikian penjelasan tentang Cara Merawat Burung Jalak Nias Agar Gacor dan Jinak. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Selamat mencoba.