Cara Mudah dan Praktis Mencangkok Pohon Klengkeng (Lengkap)

Cara Mudah dan Praktis Mencangkok Pohon Kelengkeng

Posted on

Cara Mudah dan Praktis Mencangkok Pohon Kelengkeng – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Cangkok Kelengkeng. Yang mana dalam pembahasn kali ini menjelaskan cara mudah dan praktis mencangkok kelengkeng dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan berikut ini.

Cara Mudah dan Praktis Mencangkok Pohon Kelengkeng

Tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan buah lengkeng atau disebut juga dengan buah kelengkeng. Buah yang sangat digemari ini memiliki rasa manis yang unik, bentuk bulat kecil, dan nilai ekonomis tinggi. Nama latin buah yang terdapat dalam famili Sapindacaeae adalah Dimocarpus Logan.

Tanaman ini tumbuh subur di Kalimantan dan Sumatera pada awalnya, tetapi semakin banyak petani di sini yang menanamnya untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

Jenis-jenis Buah Kelengkeng

Berikut ini adalah jenis buah lengkeng yang banyak diminati oleh masyarakat yaitu:

  • Kelengkeng pingpong
  • Kelengkeng diamond river
  • Kelengkeng matalda
  • Kelengkeng hawae
  • Kelengkeng new kristal
  • Kelengkeng ruby longan
  • Kelengkeng aroma durian

Pengertian Mencangkok

Mencangkok merupakan salah satu teknik dari berbagai jenis teknik pembibitan vegetatif yang telah banyak digunakan dengan tujuan memperbanyak tanaman. Pencangkokan banyak dipilih, karena pencangkokan dapat menghasilkan tanaman yang memiliki sifat yang hampir sama dengan induknya. Selain itu, pemindahan juga dapat menjadikan tanaman lebih unggul dan dapat membuat tanaman lebih cepat berbuah.

Perbanyakan tanaman lengkeng ada dua cara yaitu secara generatif dan vegetatif. Perbanyakan secara generatif (pembibitan), bertujuan untuk mencari varietas baru dan sebagai batang bawah (rootstock). Hal ini dikarenakan lengkeng bersifat penyerbukan terbuka sehingga segregasinya tinggi. Sedangkan perbanyakan vegetatif ditujukan untuk budidaya tanaman.

Salah satu perbanyakan secara vegetatif pada tanaman kelengkeng adalah okulasi. Perbanyakan dengan cara cangkok memiliki kelebihan dan kekurangan. Keuntungannya adalah sifat yang diwariskan sama dengan orang tua dan lebih mudah. Sedangkan kelemahannya bila tanaman sudah besar akan mudah roboh karena memiliki perakaran yang serabut dan tidak memiliki akar tunggang.

Baca Juga:  Cara Semai Selada

Teknik Mencangkok

Teknologi mencangkok pada dasarnya merupakan teknologi reproduksi aseksual dengan cara melilitkan atau memotong dahan pohon induk. Kemudian dibungkus dengan media tanam untuk merangsang pembentukan akar.

Dalam teknik ini, istilah batang bawah dan batang atas tidak diketahui. Teknik ini terkenal di kalangan petani dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Karena dengan okulasi, akarnya masih tumbuh di pohon induk.

Keuntungan Mencangkok

  • Dibandingkan dengan tanaman yang ditanam dengan biji, tanaman yang dicangkokkan akan menghasilkan buah yang lebat.
  • Tanaman akan berbuah lebih cepat.
  • Ukuran pohon tidak setinggi pohon yang ditanam bijinya. Oleh karena itu jika kita menanam di lahan sempit di perkotaan akan sangat menguntungkan.
  • Pohon tersebut akan memiliki atribut yang sama dengan pohon induknya. Jika kita mencangkok pohon mangga, hasil okulasi tetap berupa pohon mangga.

Kerugian Mencangkok

  • Pohon yang kami tanam yang semula dicangkok. Maka pohon akan mudah tumbang bila terkena angin kencang.
  • Biasanya umur tanaman akan lebih pendek jika dibandingkan dengan tanaman yang ditanam menggunakan biji.
  • Akar pohon akan beresiko terkena jamur yang akan menyebabkan akar mudah membusuk.
  • Dibutuhkan kesabaran saat kita mencangkok dimulai dari merawat pohon yang dicangkok. Dan sirami setiap hari pada batang pohon yang dicangkok.

Memilih Induk Untuk Bahan Mencangkok

Karena ciri yang diwariskan sama dengan induknya maka pilihan induk yang akan dicangkok harus mempunyai produksi buah yang tinggi dan buah yang dihasilkan juga berkualitas tinggi. Jika sudah mendapatkan tanaman induk yang sesuai maka langkah selanjutnya adalah sebagai berikut:

  • Siapkan bahan dan alat. Bahan dan alat yang digunakan berupa media, plastik, tali rafia dan pisau.
  • Memilih cabang yang lurus dan dibudidayakan.
  • Ikat atau buang kambium secara melingkar pada batang sepanjang 3-5 cm. Panjang ranting dari ujung daun hingga leher minimal 50 cm.
  • Biarkan selama 1-2 hari agar kambium yang masih menempel pada kayu mengering.
  • Rendam media yang akan digunakan dalam air.
  • Memasang penahan media plastik dengan mengikat plastik di bawah batang yang dikencangkan.
  • Memasukkan media ke dalam plastik kemudian diikat kembali.
  • Jaga kelembapan media dengan menyiramnya jika media mulai mengering.

Ciri keberhasilan cangkok adalah pembentukan akar dapat dilihat dari luar. Jika akar tidak terbentuk maka okulasi tidak akan berhasil.Hal ini biasanya disebabkan adanya kambium yang menempel pada kayu saat menebang sehingga membentuk kambium, atau bisa juga karena kurangnya air (kekeringan). ) median.

Baca Juga:  Peralatan Hidroponik Lengkap

Cara Merawat Bibit Cangkok Kelengkeng yang Telah Di Tanam

Berikut tata cara perawatan kelengkeng yang telah ditanam:

Penyiangan

Perlakuan pertama bermanfaat agar tanaman yang kita tanam terbebas dari parasit tanaman seperti gulma dan lain-lain. Selain itu, jika ditemukan gulma di sekitar tanaman, sebaiknya segera kita cabut agar tidak bisa tumbuh kembali.

Karena jika terdapat tumbuhan parasit disekitar pohon lengkeng maka dapat mengurangi unsur hara pada tanah dan dapat menghambat pertumbuhan benih yang kita tanam. Misalnya batang akan menipis, daunnya pucat sehingga lama kelamaan bisa mati.

Penggemburan Tanah

Sedangkan untuk melonggarkan tanah bisa dilakukan dengan cara mencangkul atau bisa juga menggunakan alat lain seperti sekop dan lain-lain. Tujuannya agar air hujan dan air hasil penyiraman dapat masuk ke dalam tanah sehingga dapat mempercepat proses pembentukan daun, batang, bunga dan buah.

Perampelan atau Pemangkasan

Sehingga kita dapat meningkatkan produktivitas pohon dengan cara pemangkasan atau pemangkasan. Tujuan dari pemipaan sendiri adalah untuk membuka kanopi sehingga dapat mempercepat pertumbuhan dan pembuahan. Saat tanaman berumur 4 bulan, baru bisa dipangkas pertama kali. Pemangkasan bisa dilakukan paling banyak setahun sekali.

Cara Mudah dan Praktis Mencangkok Pohon Klengkeng (Lengkap)

Meningkatkan Kualitas dan Kualitas Kelengkeng

Untuk meningkatkan kualitas tanaman kelengkeng yang kita tanam dapat diberikan hormon giberelin agar proses pembentukan bunga dan buah dapat terus meningkat. Selain itu, pemberian hormon tersebut dalam jumlah yang cukup juga dapat meningkatkan produktivitas buah hingga dua kali lipat.

Pemupukan

Terlepas dari beberapa perawatan di atas, ada satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya yaitu pemberian pupuk organik agar pertumbuhan tanaman tetap terjaga. Sedangkan untuk pemberian pupuk sebaiknya hanya dari bahan alami seperti pupuk kandang atau kompos. Idealnya, pohon lengkeng dewasa membutuhkan berat 2,5 kilogram dan dilakukan setiap 2 bulan sekali.

Demikian ulasan singkat tentang Cara Mudah dan Praktis Mencangkok Pohon Kelengkeng. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita smeua. Terimakasih.