√ Cara Mudah dan Praktis Mencangkok Pohon Kelengkeng

3 min read

Cara Mudah dan Praktis Mencangkok Pohon Kelengkeng – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Cangkok Kelengkeng. Yang mana dalam pembahasn kali ini menjelaskan cara mudah dan praktis mencangkok kelengkeng dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan berikut ini.

Cara Mudah dan Praktis Mencangkok Pohon Kelengkeng

Pastinya kita sudah tidak asing lagi dengan buah kelengkeng atau buah lengkeng. Buah yang sangat populer ini mempunyai rasa manis yang khas, bentuknya bulat-bulat kecil serta memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Adapun buah yang termasuk dalam keluarga Sapindacaeae ini mempunyai nama latin Dimocarpus Logan.

Tanaman ini pada mulanya banyak tumbuh subur di daerah pedalaman Kalimantan dan Sumatra, namun semakin ke sini sudah mulai banyak dibudidayakan oleh para petani untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat.

Pengertian Mencangkok

Mencangkok adalah teknik dari berbagai jenis teknik pembibitan vegetatif yang sudah banyak dilakukan dengan tujuan untuk memperbanyak tanaman. Mencangkok banyak dipilih, karena mencangkok dapat menghasilkan tanaman yang memiliki sifat yang hampir sama dengan induknya. Selain itu mencangkok juga dapat membuat membuat tanaman menjadi lebih unggul dan dapat membuat tanaman lebih cepat berbuah.

Perbanyakan pada tanaman kelengkeng ada dua cara yaitu generatif dan vegetatif. Perbanyakan dengan cara generatif (seedling), bertujuan untuk menemukan varietas baru dan sebagai batang bawah (rootstock). Hal ini disebabkan lengkeng termasuk open pollinated sehingga segregasinya tinggi. Sedangkan perbanyakan vegetatif diperuntukkan untuk budidaya tanaman.

Salah satu perbanyakan vegetatif pada tanaman lengkeng adalah cangkok. Perbanyakan dengan cara cangkok mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya adalah sifat yang diturunkan sama dengan induknya dan lebih mudah. Sedangkan kelemahannya adalah tanaman ketika sudah besar akan mudah roboh dikarenakan berakar serabut dan tidak mempunyai akar tunggang.

Teknik Mencangkok

Teknik Mencangkok pada dasarnya adalah Teknik perbanyakan vegetatif dengan cara pelukaan atau pengeratan cabang pohon induk. Kemudian dibungkus media tanam untuk merangsang terbentuknya akar.

Baca Juga:  Budidaya Rumput Odot : Isi, Metode, Pembibitan, Pola, Pemupukan Dan Pemanenan

Pada teknik ini tidak dikenal istilah batang bawah dan batang atas. Teknik ini relatif sudah lama dikenal oleh petani dan tingkat keberhasilannya lebih tinggi. Karena pada cara mencangkok akar tumbuh ketika masih berada di pohon induk.

Keuntungan Mencangkok

  • Tanaman hasil cangkokan akan berbuah lebat jika di bandingkan dengan tanaman yang ditanam dengan menggunakan bijinya.
  • Tanaman akan lebih cepat berbuah.
  • Ukuran pohohnya tidak setinggi pohon yang di tanam menggunakan biji. Maka ini sangat menguntungkan bila kita tanam di lahan yang sempit di area perkotaan.
  • Pohon akan memiliki sifat yang sama seperti pohon induknya. Apabila kita mencangkok pohon mangga maka hasil cangkokan akan tetap pohon mangga.

Kerugian Mencangkok

  • Pohon yang kita tanaman yang tadinya berasal dari proses cangkok. Maka pohon tersebut akan mudah tumbang apabila terkena tiupan angin kencang.
  • Biasanya umur tanaman akan lebih singkat bila di bandingkan dengan tanaman yang di tanam menggunakan bijinya.
  • Akar pohonya akan beresiko terkena jamur yang akan menyebabkan akar tersebut mudah membusuk.
  • Dibutuhkan ketelatenan bila kita mencangkok mulai dari merawat pohon yang di cangkok. Serta menyiraminya setiap hari pada batang pohon yang di cangkok.

Memilih Induk Untuk Bahan Mencangkok

Dikarenakan sifat yang diturunkan sama dengan induknya maka pemilihan induk yang akan dicangkok harus yang mempunyai produksi buah tinggi dan buah yang dihasilkan juga yang berkualitas tinggi. Jika sudah mendapatkan tanaman induk yang sesuai, tahapan selanjutnya adalah sebagai berikut :

  • Mempersiapkan bahan dan alat. Adapun Bahan dan alat yang digunakan berupa media, plastik, tali rafia dan pisau.
  • Memilih ranting diusahakan yang lurus.
  • Mengerat atau menghilangkan kambium secara melingkar pada batang dengan panjang 3-5 cm. Panjang ranting dari ujung daun sampai leher keratan minimal 50 cm.
  • Biarkan selama 1-2 hari agar kambium yang masih menempel di kayu mengering.
  • Rendam media yang akan digunakan ke dalam air.
  • Memasang plastik tempat media dengan cara mengikatkan plastik di bawah batang yang dikerat.
  • Memasukkan media ke dalam plastik kemudian diikat lagi.
  • Jaga kelembaban media dengan menyiram jika media mulai mengering.

Keberhasilan cangkok ditandai terbentuknya akar yang dapat dilihat dari luar. Apabila tidak terbentuk akar maka cangkok tidak berhasil, hal ini biasanya disebabkan masih adanya kambium yang menempel di kayu pada waktu mengerat sehingga kambium terbentuk kembali atau juga bisa disebabkan oleh median yang kurang lembab (kering).

Baca Juga:  Cara Merawat Larva Lele Di Kolam Terpal

Cara Merawat Bibit Cangkok Kelengkeng yang Telah Di Tanam

Berikut tata cara merawat bibit cangkok kelengkeng yang telah ditanam:

Penyiangan

Adapun perawatan yang pertama ini berguna bagi tanaman yang kita tanam agar terbebas dari tanaman parasit seperti rumput liar dan lain sebagainya. Selain itu apabila menjumpai rumput liar di sekitar tanaman maka sebaiknya segera kita cabut agar tidak bisa tumbuh lagi.

Karena apabila terdapat tanaman parasit di sekitar pohon kelengkeng, itu bisa mengurangi unsur hara dalam tanah dan bisa menghambat pertumbuhan bibit yang kita tanam. Misalnya saja batangnya akan menjadi kurus, daunnya berwarna pucat hingga lama-kelamaan bisa mati.

Penggemburan Tanah

Adapun penggemburan tanah bisa dilakukan dengan cara mencangkul ataupun bisa juga menggunakan alat lain seperti cetok dan lain-lain. Tujuannya agar air hujan maupun air dari penyiraman bisa masuk ke dalam tanah sehingga bisa mempercepat proses pembentukan daun, batang, bunga dan buah.

Perampelan atau Pemangkasan

Jadi kita bisa meningkatkan produktivitas pohon dengan cara prampelan atau pemangkasan. Tujuan dari perampelan itu sendiri yakni untuk membuka kanopi sehingga bisa mempercepat pertumbuhan dan pembuahan. Pemangkasan pertama bisa dilakukan saat tanaman berumur 4 bulan. Adapun pemangkasan ini bisa terus dilakukan hingga jarak 1 tahun sekali.

Meningkatkan Kualitas dan Kualitas Kelengkeng

Untuk meningkatkan kualitas pohon kelengkeng yang kita tanam, maka kita bisa memberinya hormon giberelin agar proses pembentukan bunga dan buah bisa terus meningkat. Selain itu pemberian hormon tersebut dalam jumlah yang cukup juga bisa meningkatkan produktivitas buah hingga dua kali lipat.

Pemupukan

Selain beberapa perawatan di atas, ada satu lagi yang tidak kalah penting yaitu pemberian pupuk organik supaya pertumbuhan tanaman tetap terjaga. Adapun pemberian pupuk sebaiknya dari bahan yang alami saja seperti pupuk kandang ataupun pupuk kompos. Idealnya untuk satu tanaman pohon kelengkeng yang telah dewasa memerlukan 2.5 kilogram dan itu dilakukan tiap 2 bulan sekali.

Demikian ulasan singkat tentang Cara Mudah dan Praktis Mencangkok Pohon Kelengkeng. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita smeua. Terimakasih.

Manfaat Labu Putih

Farming
3 min read

Kandungan Bayam

Farming
4 min read