Cara Budidaya Ikan Bandeng

4 min read

Cara Budidaya Ikan Bandeng

Cara Budidaya Ikan Bandeng – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Cara Budidaya Ikan Bandeng.

Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Cara Budidaya Ikan Bandeng bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Cara Budidaya Ikan Bandeng berikut ini.


Cara Budidaya Ikan Bandeng


Ikan bandeng (Chanos chanos Forskal) ialah salah satu tipe ikan air payau yang memiliki nilai ekonomi besar.

Tipe Ikan ini telah dikenal oleh warga luas sebab ialah salah satu sumber protein hewani yang mempunyai nilai gizi yang lumayan besar.

Dan ditunjang dengan rasanya yang lezat serta mempunyai isi kolesterol yang rendah sehingga aman buat kesehatan.

Pengolahan produk ikan bandeng yang terus menjadi bertambah pada dikala ini, semacam bandeng presto yang seluruh tulang serta durinya jadi lunak.

Yang menimbulkan meningkatnya jumlah yang konsumsi ikan bandeng, sehingga permintaan pasar hendak ikan bandeng akhir-akhir ini terus bertambah.

Keadaan ini memberikan kesempatan kepada pembudidaya buat meningkatkan usaha budidaya bandeng (Chanos chanos Forskal) disegala daerah Indonesia yang berpotensi sehingga bisa penuhi ketersediaan pasokan ikan bandeng.

Buat penuhi kebutuhan ikan bandeng yang terus bertambah serta berkesinambungan cuma bisa dicoba lewat pengembangan budidaya.

Dengan terus berkembangnya teknologi pembenihan ikan bandeng, membolehkan teknologi pembesaran ikan bandeng bisa dibesarkan sesuai dengan kebutuhan, sehingga tidak jadi hambatan dalam teknologi pembesarannya.


Klasifikasi Ikan Bandeng

Secara taksonomi bandeng bisa diklasifiksasikan bagaikan berikut:

  • Class: Pisces
  • Sub Class: Teleostei
  • Ordo: Copterygii
  • Family: Chanidae
  • Genus: Chanos
  • Spesies: Chanos chanos Forskal

Morfologi Ikan Bandeng

Ikan bandeng di Indonesia diketahui pula dengan nama Bandang, Bolu, Muloh, serta Agam, namun dalam perdagangan internasional ikan bandeng diketahui dengan istilah Milk fish.

Ikan bandeng mempunyai karakteristik khas ialah wujud tubuh yang ramping berupa torpedo, sirip ekor bercabang (ciri ikan perenang cepat), bercorak keperak-perakan.

Mulut terletak di ujung kepala dengan rahang tanpa gigi, lubang hidung terletak di depan mata, mata diselimuti selaput bening (subcutaneous).

Panjang tubuh di laut bisa mecapai 1 m namun dalam tambak panjangnya tidak lebih dari 50 centimeter.

Perihal ini diakibatkan sebab pengaruh keterbatasan ruang gerak, serta sebab terencana dipanen saat sebelum jadi dewasa.


Beberapa Metode Budidaya Ikan Bandeng

Persiapan Kolam

Kolam di keringkan sepanjang 3-7 hari, gunanya buat menewaskan hama serta bakteri penyakit yang terletak di dasar kolam.

Pematang Kolam wajib kokoh, serta buat pintu air pada kolam supaya pada dikala pengeringan kolam gampang dilakukan.

Baca Juga:  Budidaya Cabe Merah Praktis, Mudah dan Efisien

Cangkul dasar kolam supaya tanah pada dasar kolam pada waktu diairi hendak cepat melumpur.

Kemudian taburi dasar kolam dengan kapur sesuai dengan pH tanah, guna pemberian kapur pada dasar kolam ialah buat menaikan pH kolam jadi 7,0- 8,0 serta berperan bagaikan pencegah serbuan penyakit pada nener.

Berikutnya taburi kolam dengan pupuk organik dengan volume 1 ton/hektare, ditambah pupuk Urea serta TSP dengan volume Urea 150kg/hektare serta TSP 75kg/hektare.

Sehabis proses pemupukan berakhir, airi kolam dengan ketinggian air 10 centimeter serta perkenankan selama 3-4 hari.

Perihal ini dimaksudkan supaya jasad renik berkembang pada dasar kolam sepanjang proses pembusukan pupuk organik serta pupuk buatan sebelumnya.

Pada hari ke 5 pengairan, air dalam kolam ditambah sampai mencapai ketinggian 40 cm

Penebaran Benih

Penebaran benih ikan bandeng (nener) bisa dicoba sehabis kolam diari dengan ketinggian 40 centimeter, penebaran benih pada kolam wajib sesuai dengan kapasitas kolam.

Buat nener yang berkuran panjang 3-5 centimeter (alangan bandeng muda), perbandingan isi kolam ialah 3-5 ekor per m persegi.

Selama proses Aklimatisasi (menyesuaikan diri nener pada kolam baru) di kolam baru yang berlangsung sepanjang 3-7 hari, bandeng muda tidak membutuhkan pakan buatan.

Sebab makanan telah tercukupi dari pemberian pupuk organik serta pupuk buatan sebelumnya.

Sehabis 7 hari penebaran, air kolam ditambah sampai mencapai ketinggian 1 m serta pakan buatan  pelet) baru bisa diberikan.

Cara Budidaya Ikan Bandeng


Perawatan serta Pemeliharaan

Perawatan serta pemeliharaan ialah tahapan yang sangat memastikan keberhasilan dalam budidaya. Karena semenjak penebaran benih sampai ikan bandeng dipanen.

Pastinya kamu wajib melakukan sebagian tahapan perawatan serta pemeliharaan yang antara lain merupakan bagaikan berikut:

Manajemen Pemberian Pakan

Dalam pemberian pakan wajib dilakukan dengan seksama, karena dalam perihal ini bila pakan diberikan terlampau sedikit maka perkembangan ikan tidak hendak maksimal.

Kebalikannya bila diberikan terlampau banyak, maka pakan dapat jadi hendak mubazir. Oleh karena itu, pemberian pakan wajib dicoba dengan metode sebagai berikut:

  • Pada dikala benih baru dimasukkan, hendaknya perkenankan benih ikan cukup memakan plankton-plankton yang ada dikolam.
  • Sehabis umur satu minggu, baru benih bisa diberikan pakan berbentuk pelet halus.
  • Karena ukuran badan ikan masih terlampau kecil maka hendaknya berikan pelet yang halus.
  • Kamu dapat mengiling ataupun mengaluskan pelet supaya berukuran jadi lebih kecil.
  • Berikan pakan tiap pagi serta sore hari.
  • Sehabis benih berukuran 3-4 inch, maka kamu dapat memberikan pelet ataupun pur ikan tanpa butuh dihaluskan.
  • Waktu pemberian pun masih sama ialah pada pagi serta sore hari.
  • Buat dosis pemberian sendiri yang butuh dicermati yakni, pada dikala tahap awal dosis yang diberikan yakni 5% dari bobot badan ikan.
  • Berikutnya pada tahap 2 pemberian pakan yakni sebanyak 12-15% bobot ikan.
  • Pada dikala beranjak dewasa maka jumlah pakan yang diberikan berkisar 20-25% bobot ikan.
Baca Juga:  Cara Menanam Kencur : Bibit, Waktu, Tempat, Pemberian Pupuk Dan Perawatan

Pemberian pakan yang sesuai dosis tidak hanya hendak lebih efisien pula hendak sanggup membuat perkembangan ikan bandeng lebih maksimal.

Tidak hanya itu, dikhawatirkan bila amda tidak memeperhatikan dosisnya serta jor-joran memberikan pakan.

Maka hendak dapat berakibat pada pemborosan pakan yang diberikan. Tidak hanya itu pula, efek ikan terserang serbuan penyakit jadi lebih besar.

Karena sisa-sisa santapan yang berkumpul lama kelamaan hendak membusuk serta pastinya berisiko kurang baik untuk perkembangan ikan.

Manajemen Air Kolam

Tidak hanya pakan, keadaan kolam bagaikan tempat hidup ikan bandeng pastinya harus dicermati.

Karena, kolam yang kotor serta kekurangan oksigen hendak dapat membuat perkembangan serta pertumbuhan ikan tersendat.

Terlebih lagi, bila kamu tidak memperhatikan mutu air, maka hendak berdampak pada kesehatan ikan bandeng.

Salah-salah ikan hendak dapat jadi sakit setelah itu mati serta pastinya efek gagal panen hendak membayang-bayangi kamu.

Bila kamu tidak ingin perihal tersebut hingga terjadi maka kamu harus melaksanakan perihal ini:

  • Buat saluran pembuangan serta pemasukan air.
  • Senantiasa cek kedua saluran tersebut apakah bisa mengalir dengan mudah.
  • Pastikan air kolam mengalir dengan mudah serta tidak tersendat.
  • Bila memanglah tersendat pastikan cek serta lekas upayakan air kembali mengalir mudah.
  • Buat kincir air pada kolam supaya kandungan oksigen di kolam terpenuhi.
  • Bila kebetulan budidaya berlangsung pada masa hujan, maka buat tinggi dinding kolam lebih tinggi dari permukaan air.
  • Supaya dikala hujan deras air tidak meluber serta membuat ikan turut hanyut.

Metode Panen Ikan Bandeng

Metode penen ikan bandeng perlu dicoba pada pagi hari serta dalam keadaan masih hidup.

Ini bersamaan dengan keadaan usus ikan bandeng yang masih kosong, sehingga bisa menghindari terbentuknya kehancuran organ pencernaan ikan.

Dengan begitu, ikan bandeng air tawar ataupun ikan bandeng air laut yang Kamu panen dapat fresh lebih lama. Apalagi kala telah sampai dipasar serta pastinya sangat diminati konsumen.

Dalam proses pemanenannya, air tidak perlu dikurangi serta memakai waring. Ini bertujuan supaya sisik ikan tidak lepas.

Serok bandeng secara total memakai krikip, setelah itu pindahkan ke terpal (hapa) memakai keranjang. Sehabis siap, maka ikan dapat diangkut serta di distribusikan ke pasar.

Upayakan pula buat melindungi temperatur pada dikala pengangkutan senantiasa normal, supaya ikan senantiasa segar sampai ke tangan konsumen.

Demikian penjelasan kami tentang Cara Budidaya Ikan Bandeng dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.