Cara Menanam Cabai Hidroponik : Metode, Memilih, Menanam, Merawat Dan Memanen

4 min read

Cara Menanam Cabai Hidroponik : Metode, Memilih, Menanam, Merawat Dan Memanen

Cara Menanam Cabai Hidroponik : Metode, Memilih, Menanam, Merawat Dan Memanen – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Cara Menanam Cabai Hidroponik.

Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Cara Menanam Cabai Hidroponik bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Cara Menanam Cabai Hidroponik berikut ini.


Cara Menanam Cabai Hidroponik : Metode, Memilih, Menanam, Merawat Dan Memanen


Budidaya cabe tidak cuma dapat dilakukan di lahan yang luas saja. Kali ini akan dibahas mengenai gimana metode menanam cabe dengan memakai metode hidroponik.

Cabe ialah salah satu tumbuhan yang hasilnya sangat digemari warga, sebab di Indonesia mayoritas bumbu masakan yang digunakan memakai cabe buat rasa serta sensasi pedas.

Maka tidak heran konsumsi cabe terus bertambah, paling utama apabila dikala hari raya Idul Fitri, Idul Adha serta Natal.

Meningkatnya konsumsi cabe ini membuat orang ramai-ramai melakukan budidaya cabe, tidak hanya itu harga jualnya cukup bagus jadi sangat menguntungkan buat dijadikan salah satu agrobisnis.

Tetapi karena sedikitnya pengetahuan hendak metode menanam cabe, baik dengan metode yang biasa maupun hidroponik, banyak petani cabe yang gagal panen.

Sebagai langkah bimbingan, kali ini Kami hendak memberikan gimana metode menanam cabe dengan memakai metode hidroponik yang benar sehingga dapat membuat keuntungan yang besar.


Metode Menanam Cabe Hidroponik

Memilih Benih

  • Langkah awal yang perlu kalian lakukan ialah mengenali serta mempelajarijenis cabai yang mau kalian tanam.
  • Metode memilihnya lumayan gampang, kalian tinggal memilih cabai yang merah ataupun yang telah tua.
  • Belah cabai tersebut, ambil isinya, kemudian jemur sampai kering selama 2 hari.
  • Kalian pula dapat membeli benih cabai opsi dari toko-toko tanaman.

Menyemai Benih Cabai

  • Menanam lewat sistem hidroponik tidak bisa langsung, benih wajib disemai terlebih dulu.
  • Tempat persemaian ataupun pembibitan umumnya memakai tray semai, baki, ataupun kotak kayu.
  • Semai benih tersebut dengan memakai kombinasi sekam bakar, cocopeat, serta pasir dengan perbandingan 1:1:1.
  • Berikutnya, basahi media tanam dengan air seperlunya.
  • Lakukan perawatan dengan menyirami tiap hari serta selalu paparkan benih pada cahaya matahari.
  • Dalam waktu 7-10 hari, bibit dapat dipindah tanam ke media hidroponik.

Mempersiapkan Media Tanam Hidroponik

Adanya keterbatasan lahan membuat manusia berpikir serta berperan kreatif. Dikala menunggu waktu penyemaian bibit cabe berlangsung.

Hendaknya kita mempersiapkan tempat ataupun sistem yang hendak kita pakai buat budidaya cabe hidroponik.

Baca Juga:  Bisnis Ayam Potong : Bagaimana, Cara Pemilihan Bibit, Cara Pemeliharaan Dan Masa Panen

Dengan memakai media tanam dari kombinasi antara cocopeat serta arang sekam ataupun biasa disebut cocogrow.

Memakai perbandingan 1:1 setelah itu campur sampai menyeluruh serta taruh pada tempat buat hidroponik semacam botol aqua ataupun potongan pipa.

Cocogrow ataupun sekam bakar dapat dengan gampang didapat di wilayah kalian ataupun di toko online hidroponik.

Perlu diingat, buat memberikan sumbu supaya nutrisi bisa terserap serta membasahi media tanam serta pangkal.

Kalian bisa memakai kain flanel, sebab kain ini mempunyai energi serap yang bagus apabila dibanding bahan lain. Perihal ini bermanfaat supaya konsumsi nutrisi berjalan optimal.

Cara Menanam Cabai Hidroponik : Metode, Memilih, Menanam, Merawat Dan Memanen


Penanaman Bibit Cabe Hidroponik

Semaian benih cabe yang telah berusia 7-10 hari telah dapat dipindah tanam. Mempunyai ciri telah memiliki daun 4 serta pangkal telah rimbun.

Pada saat mencabut bibitnya kita wajib pelan-pelan, serta terlebih dahulu siram dengan air sampai basah. Perihal ini bisa mempermudah kita untuk mencabut bibit serta tidak menghadapi pangkal rusak ataupun batang yang patah.

Serta dapat pula dengan memindahkan bibit dengan menyertakan sedikit media tanamnya. Setelah itu rendam dalam air serta goyang-goyangkan supaya media tanam rontok.

Kemudian tanam bibit tersebut ke dalam tempat ataupun botol yang telah disiapkan. Jangan lupa buat memberikan nutrisi hidroponik supaya tumbuhan berkembang produktif.

Tempatkan bibit cabe yang baru dipindah tersebut pada tempat yang terpapar cahaya matahari, supaya bisa berkembang dengan optimal.

Oh iya, baiknya melakukan pindah tanam pada sore hari ataupun pagi hari. Sangat idak dianjurkan pada siang hari, sebab bisa membuat bibit layu.


Pemindahan Bibit ke Media Tanam

Proses pemindahan bibit dari media semai ke media tanam wajib cepat dilakukan. Pada tahap inilah Kamu harus lebih berjaga-jaga mengingat kecambah lagi berkembang tumbuh. Berikut penjelasan sepenuhnya:

  • Pertama, Kamu siapkan larutan nutrisi buat dituangkan ke bagian dasar botol. Pastikan Kamu sudah mengendalikan ketinggian air serta jangan sangat banyak menuangkan air ke dalamnya.
  • Saat sebelum itu, buatlah sedikit ruang serta lubang di sisi botol guna memberikan ruang masuknya udara, sehingga proses fotosintesis berjalan mudah.
  • Setelah itu, lekas pindahkan benih serta media tanam ke bagian botol yang sudah dipasang sumbu pada tutup botol dengan posisi terbalik. Kamu bisa perbanyak media tanam sampai padat sehingga tumbuhan bisa ditopang kala masa perkembangan.
  • Terakhir, pasang kepala botol secara terbalik ke dalam botol sehingga sumbu bisa menimpa air larutan.

Perawatan Dan Pemeliharaan

Buat memperoleh hasil yang optimal, dalam menanam cabe hidroponik kita pula wajib melakukan perawatan serta pemeliharaan.

Sebab cabe yang bermutu tidak hendak dihasilkan dari tumbuhan cabe yang kekurangan nutrisi maupun terkena hama serta penyakit.

Baca Juga:  Budidaya Lada Mudah dan Menguntungkan

Oleh karenanya, penting untuk petani hidroponik buat memerhatikan nutrisi tumbuhan cabe serta penangkalan dari hama serta penyakit.

  • Nutrisi Cabe Hidroponik

Nutrisi yang digunakan dalam panduan menanam cabe hidroponik merupakan jenis AB mix. Kamu juga bisa membelinya di toko pertanian dengan 2 jenis AB mix, ialah nutrisi umum serta nutrisi khusus.

Hendaknya Kamu memilih nutrisi khusus yang memanglah dirancang buat jenis tumbuhan tertentu, seperti AB mix cabe, AB mix wortel, AB mix tomat, serta lain sebagainya.

Perlu dicermati buat pemakaian nutrisi untuk tumbuhan. Pastikan pula kelembaban tanah terpelihara serta jangan sampai terjadi kekeringan.

Ada pula waktu buat pemberian nutrisi diawali dari pagi hingga sore hari. Pastikan pula pompa hidup 6 kali dalam satu hari ataupun pompa hidup selama 3 menit. Sedangkan tiap seminggu sekali tumbuhan diberikan air tanpa nutrisi selama 1 hari saja.

  • Dosis Pemberian Nutrisi

Pemberian nutrisi pada cabe hidroponik pula wajib diperhatikan dosisnya. Hendaknya pada awal tanam pakai nutrisi sebanyak 750 ppm.

Kemudian 2 minggu setelah itu berikan 1000 ppm, 3 minggu sehabis tanam 1500 ppm, serta 4 minggu sesudahnya 2000 ppm.

Pada masa generatif sampai datang masa panen berikan nutrisi sebanyak 2500 ppm. Kamu pula dapat menyemprot pupuk buah memakai pupuk Babyfolan, Growmore, Supergrow, ataupun POC Nasa.

  • Pengendalian Hama Dan Penyakit

Nyaris seluruh jenis tanaman tentu dapat terkena hama serta penyakit. Umumnya saat menanam cabe hidroponik terdapat sebagian jenis hama yang bisa melanda, seperti ulat, kutu daun, busuk buah, ulat, tungau, serta yang lain.

Kamu dapat mengatasinya dengan pestisida organik ataupun berbahan kimia secara teratur serta tertib.

Jauhi pemakaian pestisida sangat sering sebab hendak mengganggu tumbuhan, terlebih pada masa satu bulan saat sebelum panen.


Pemanenan Tanaman Cabe Hidroponik

Proses pemanenan tanaman cabe hidroponik biasanya baru dapat dipanen saat merambah hari ke 80 ataupun 90 hari sehabis masa penanaman berlangsung.

Sesungguhnya waktu yang sangat pas buat memanen cabe ialah dikala cabe mulai berganti warna jadi kemerahan ataupun cuma tersisa garis hijau yang sedikit.

Tidak hanya itu, ketahui pula ciri yang lain seperti cabe mempunyai bobot yang optimal. Ada baiknya Kamu memanen cabe pada pagi hari supaya cabe selalu dalam keadaan fresh.

Jangan memanen dikala siang hari ataupun malam hari sebab cabe tersebut hendak gampang layu serta sanggup merendahkan kualitas produktivitas cabe.

Pastikan pula cabe yang dipanen bisa bertahan sampai 2-3 hari sehabis dipetik dari batangnya.

Demikian penjelasan kami tentang Cara Menanam Cabai Hidroponik dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.