Cara Menanam Kemangi dan Perawatannya

2 min read

Cara Menanam Kemangi dan Perawatannya

Cara Menanam Kemangi dan Perawatannya – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Kemangi. Yang mana dalam pembahasn kali ini menjelaskan cara menanam kemangi dan cara perawatannya dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih detailnya silahakan simak penjelasan berikut ini.

Cara Menanam Kemangi dan Perawatannya

Tanaman Kemangi merupakan tanaman perdu, yang dimanfaatkan daun pucuknya untuk lalap dan buahnya yang tua untuk minuman dingin. Tanaman Kemangi termasuk jenis tanaman yang mudah tumbuh dan juga mudah dalam perawatannya.

Cara Menanam Kemangi

Tanaman ini memungkinkan untuk ditanam di ladang ataupun di Pot sebagai tanaman penghijau di serambi rumah kita. Cara menanam kemangi sangatlah mudah, berikut ini keterangan lengkapnya.

Pembibitan

Pembiakan tanaman ini dengan menggunakan bijinya, yang disemaikan terlebih dahulu. Setelah umur 1 bulan dipindahkan jika untuk penanaman dalam jumlah banyak atau sebagai lahan pertanian. Jika anda hanya menginginkan beberapa batang saja untuk ditanam di Pot anda bisa membiarkan biji kemangi tersebut tumbuh dan membesar tetap dalam Pot.

Pengolahan Lahan

  • Dicangkuli sampai hancur dan kemudian dibuat bedengan memanjang.
  • Ratakan permukaan bedengan tadi, sesudah itu buatlah lubang-lubang berjarak 50-60 cm berbaris-baris.
  • Masukkan pupuk kandang ke dalam lubang tadi 7 hari sebelum bibit kemangi dipindahkan.
  • Usahakan bedengan-bedengan jangan terlindung oleh pohon-pohonan rindang, sebab tanaman kemangi memerlukan tempat yang terbuka.

Penanaman

  • Setelah bibit di persemaian berumur 1 bulan dicabut dan ditanam pada lubang-lubang yang tersedia.
  • Sebelumnya agar lubang-lubang disiram dulu dengan air, baru bibit ditanam.
  • Sesudah tanaman berumur 3-4 Minggu, agar disiangi dari rumput-rumput yang mengganggunya

Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan pada waktu menyiangi (tanaman umur 3-4 Minggu), sambil diberikan pupuk Urea 150 Kg/Ha, dan ulangi kembali 2-3 Minggu kemudian.

Baca Juga:  Hidroponik Rockwool

Panen

Setelah tanaman Kemangi berumur 50 hari sudah dapat dipungut daun mudanya untuk lalap mentah. Bila tanaman hanya diharapkan daun mudanya maka jangan biarkan bunganya tumbuh.

Namun bila anda mengharapkan buahnya yang tua untuk dipanen maka biarkanlah bunganya tumbuh dan menjadi buah. Tanaman sejenis Kemangi adalah Tanaman Selasih Cara Penanamanya sama. Demikian cara menanam Kemangi, cukup mudah bukan? Segarkan suasana serambi rumah anda dengan menanam Kemangi dalam Pot.

Cara Menanam Kemangi dan Perawatannya

Manfaat Daun Kemangi

Kemangi berarti tumbuhan beraroma. Aroma wangi daun kemangi berasal dari kandungan minyak atsiri dengan seribu satu manfaat bagi manusia. Apa saja?

Kemangi dapat tumbuh di sembarang tempat dan toleran terhadap cuaca panas maupun dingin. Kemangi yang ditanam di daerah dingin daunnya lebih lebar dan lebih hijau, sedangkan kemangi di daerah panas daunnya kecil, tipis, dan berwarna hijau pucat.

Kemangi berkerabat dengan selasih (Ocimun sancium), daun mint (Mentho arvensis), dan daun jinten (Coleus amboinicus). Kerabat terdekatnya basil (Ocimun amboinicus). Aroma daun kemangi sangat khas, kuat namun lembut dengan sentuhan aroma limau.

Di daerah Jawa Barat, daun kemangi (disebut surawung) dimakan sebagai lalapan dan digunakan dalam beragam masakan Sunda yang lezat seperti ulukutek oncom leunca (tumis leunca), pais lauk (pepes ikan), laksa bogor, dan karedok.

Di daerah Jawa Timur, daun kemangi biasa disajikan dengan nasi krawu, krawu, botok, trancam (urap), pencek tempe, dan ikan bumbu pesmol. Di Jakarta, kemangi lazim digunakan dalam sajian laksa dan nasi ulam. Dalam masakan khas Manado, daun kemangi sering ditambahkan pada bubur agar terasa lebih nikmat.

Kemangi juga ditemukan di negara Thailand (disebut manglok), Mediterania/Italia (disebut genovese), dan India (disebut holy basil atau tulsi). Di Thailand, kemangi digunakan sebagai bumbu masak.

Baca Juga:  Hidroponik Adalah : Pengertian, Kelebihan, Kekurangan Dan Tata Cara

Di negara India dan sebagian wilayah di Afrika, daun kemangi diseduh menjadi teh. Teh kemangi disajikan pada saat pergantian musim, saat masyarakat setempat mudah terserang batuk, pilek atau demam. Di Eropa, daun kemangi disuling dan diambil minyak atsirinya.

Di Indonesia, secara tradisional daun kemangi digunakan untuk mengatasi perut kembung atau masuk angin dan deman pada anak balita. Daun kemangi diremas bersama bawang merah dan minyak kelapa, kemudian dioleskan ke perut, dada, dan punggung. Lalap daun kemangi juga dipercaya dapat mencegah bau badan dan bau mulut serta memperlancar ASI.

Daun kemangi pun mengandung berbagai komponen bioaktif nongizi. Komponen 1-8 sineol-nya diduga dapat membantu mengatasi ejakulasi dini pada pria. Komponen apigenin fenkhona dan eugenol diduga dapat meningkatkan kualitas ereksi penis. Arginin dapat memperkuat daya hidup sperma (membantu mencegah kemandulan) dan menurunkan kadar gula darah.

Sedangkan bagi wanita, senyawa anetol, boron, eugenol dam stigmasterolnya mampu merangsang hormone estrogen, membunuh jamur penyebab keputihan serta merangsang pematangan sel telur. cat flavonoid dalam kemangi mampu melindungi struktur sel tubuh dan berperan sebagai antibiotic alami.

Kemangi juga kaya akan betakaroten dan magnesium, mineral penting yang berfungsi menjaga dan memelihara kesehatan jantung. Di bidang kecantikan, kemangi disuling dan diambil minyak atsirinya sebagai campuran obat ataupun untuk bahan perawatan tubuh seperti sabun mandi, biang parfum, pelembab tubuh, dan minyak dan minyak aroma terapi. (osi/berbagai sumber)

Kadar Gizi Kemangi

Dalam kemangi terdapat berbagai kandungan yang baik, diantaranya:

  • Energi (kkal)
  • Protein (g)
  • Lemak (g)
  • Karbohidrat (g)
  • Kalsium (mg)
  • Fosfor (mg)
  • Besi (mg)
  • Vitamin A (RE)
  • Vitamin B (mg)
  • Vitamin C (mg)
  • Air (g)

Demikian penjelasan singkat tentang Cara Menanam Kemangi dan Perawatannya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terimakasih.