Cara Menanam Quinoa : Nutrisi, Metode, Penyemaian, Tranplantasi Dan Panen

Cara Menanam Quinoa : Nutrisi, Metode, Penyemaian, Tranplantasi Dan Panen – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Cara Menanam Quinoa.

Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Cara Menanam Quinoa bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Cara Menanam Quinoa berikut ini.


Cara Menanam Quinoa : Nutrisi, Metode, Penyemaian, Tranplantasi Dan Panen


Quinoa adalah jenis tanaman berbiji dengan bentuk seperti nasi atau gandum. Berbeda dengan keduanya, quinoa cenderung memiliki biji yang sangat kecil.

Awalnya tanaman ini memiliki habitat khusus di pegunungan Andes di wilayah Amerika, tetapi seiring dengan perkembangan pertanian dan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Quinoa dapat ditemukan di negara-negara tertentu termasuk Indonesia.

Dan di Indonesia sendiri, pabrik ini banyak dicari dan sudah memiliki banyak penggemar mulai dari konsumen hingga produsen yang ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.

Selain manfaatnya yang sangat baik untuk kesehatan Anda, berbeda jika Anda melihat Cara Menanam Bawang Merah Hidroponik, quinoa juga memiliki banyak kandungan gizi.

Dan berbeda dari tanaman biji-bijian lain seperti beras, ketan, hingga gandum, quinoa telah menerima gelar makanan dengan nutrisi terbaik.

Isi Nutrisi Quinoa

  • Karbohidrat
  • Serat
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Besi
  • Asam amino
  • Protein
  • Vitamin B1, B2, C dan E
  • Antioksidan
  • Polifenol
  • Fitosterol
  • Vlavonoid

Metode Tanam Quinoa

Persiapan untuk Menanam Tanah Quinoa

Pertama, bersihkan lahan yang akan digunakan untuk tumbuh dari gulma atau tanaman lainnya. Setelah itu, longgarkan tanah di tanah sambil melakukan pengukuran pH, untuk pH yang baik yaitu sekitar 6 – 10.

Jika pH tanah terlalu asam, pengapuran diperlukan, maka pupuklah. Setelah itu, buat gundukan di tanah tana agar tanah tidak tererosi dengan air selama perawatan.

Selanjutnya, buat lubang tanam dengan jarak sekitar 20 – 50 cm dengan kedalaman sekitar 5 – 10 cm, untuk diameter 1 cm.

Persiapan Benih Quinoa

Benih quinoa dapat diperoleh dengan membelinya di toko pertanian atau membuatnya sendiri dari tanaman induknya. Setelah bibit quinoa diperoleh, benih mereka.

Siapkan area penyemaian sekitar 1m x 1m hingga 1m x 2m. Lalu, kendurkan dulu tanah sambil mencampur pupuk dalam bentuk pupuk kandang atau kompos.

Setelah itu, sebarkan biji quinoa pada media pembibitan, jangan lupa untuk menutup benih dengan lapisan tanah yang tipis.

Jaga sampai biji menjadi biji yang siap untuk ditransfer. Perawatan yang perlu dilakukan adalah menyiraminya dengan air, gunakan metode penyemprotan agar tanah tetap lembab.

Cara Menanam Quinoa : Nutrisi, Metode, Penyemaian, Tranplantasi Dan Panen


Penyemaian Benih Quinoa

Langkah selanjutnya dalam cara menanam quinoa adalah menabur benih menjadi benih dan dapat ditransfer ke media tanam.

Dan inilah cara yang tepat untuk menabur benih quinoa :

  • Pertama, Anda harus menyediakan media seed, untuk media seed Anda dapat membuatnya sendiri di rumah.
  • Alat dan bahan yang harus Anda sediakan adalah tanah, pupuk, air, dan biji. Penyediaan lahan berukuran sekitar 1m x 1m hingga 1m x 2m.
  • Longgarkan tanah terlebih dahulu saat Anda mencampur pupuk, untuk pupuk akan lebih baik jika Anda menggunakan pupuk kandang atau kompos.
  • Setelah itu Anda dapat menyebarkan biji quinoa pada media pembibitan, jangan lupa untuk menutup benih dengan lapisan tanah yang tipis.
  • Jangan lupa berhati – hati sampai benih siap ditransplantasikan.
  • Untuk mengobatinya, Anda hanya perlu menyiraminya dengan air, gunakan metode semprotan agar tanah tetap lembab.

Transplantasi Biji Quinoa

Ciri – ciri benih yang berkualitas dan cocok untuk penanaman tentang cara menanam quinoa, benih memiliki tinggi sekitar 5 cm hingga 10 cm.

Setelah ketinggiannya tepat, Anda dapat memulai proses transfer dari media benih ke media tanam. Dan penjelasan berikut:

  • Pisahkan benih dari media pembibitan secara perlahan dengan alat dan kocok benih untuk memisahkannya dari tanah pembibitan.
  • Setelah itu, Anda bisa meletakkan benih di lubang tanam di media tanam. Tutupi lubang tanam dengan tanah yang sudah dibuahi.
  • Selanjutnya lakukan proses perawatan hingga panen. Proses perawatannya cukup mudah, Anda hanya perlu menjaga kebersihan, menangani hama, melakukan proses penyiraman dan pemupukan terus.
  • Untuk panen bisa Anda lakukan ketika usia tanaman kurang lebih 4 hingga 6 bulan setelah tanam.

Panen dan Penyimpanan

Quinoa siap panen dalam 90 – 120 hari. Sambil menunggu, pilih beberapa daun muda bergizi untuk dikukus atau tambahkan salad Anda.

Ketika daun telah jatuh dan hanya kepala biji kering yang tersisa di batang, mereka siap panen. Selama cuaca kering, benih akan tahan terhadap embun beku ringan. Biarkan biji mengering secara alami pada batang jika cuaca kering.

Namun, jika cuaca basah, lepaskan batangnya dan keringkan di gudang, gudang atau area lain yang terlindung dari hujan. Keringkan biji sampai sulit disisir dengan kuku Anda.

Demikian penjelasan kami tentang Cara Menanam Quinoa dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.