Cara Menanam Semangka Panen Memuaskan

Cara Menanam Semangka Panen Memuaskan – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Budidaya Semangka. Yang mana dalam pembahasn kali ini menjelaskan panduan lengkap cara budidaya semangka dengan hasing yang menguntungkan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya silahakan simak uraian berikut ini.

Cara Menanam Semangka Panen Memuaskan

Semangka mempunyai nama Latin Citrullus lanatus yang masuk dalam suku Cucurbitaceae adalah tanaman rambat yang cocok ditanam di daerah tropis dan subtropis. Buah semangka adalah buah yang memiliki rasa yang segar, manis dan memiliki kandungan air cukup tinggi. Hal inilah yang membuat semangka sangat di gemari oleh seluruh masyarakat dan dapat dibeli dengan mudah di pasar tradisional bahkan supermarket di Indonesia.

Bagi Anda yang tertarik untuk menanam semangka, berikut akan kami berikan cara menanam semangka yang telah terbukti membuat hasil panen melimpah.

Syarat Tumbuh Semangka

Cara menanam semangka yang pertama adalah dengan mengikuti syarat tumbuh tanaman semangka. Dengan mengikuti syarat tumbuh tanaman semangka, dapat dipastikan tanaman semangka akan tumbuh dengan baik dan maksimal.

Berikut ini adalah syarat tumbuh tanaman semangka, antara lain :

  1. Jenis dan PH tanah

Tanaman semangka menyukai jenis media tanah yang mengandung bahan organik dan unsur hara tinggi, gembur, bersih dari gulma. Serta tanaman semangka dapat terkena langsung sinar matahari tanpa ada tanaman tinggi yang menaungi.

Tanaman semangka dapat tumbuh maksimal pada pH normal yaitu kisaran 6 – 7. Oleh karena itu, sebaiknya Anda rutin untuk melakukan pengecekan pH tanah. Apabila pH tanah asam atau dibawah 6, maka sebaiknya segera melakukan penaburan dolomite atau kapur pertanian agar pH tanah kembali normal.

  1. Ketinggian lahan tanam semangka

Tanaman semangka akan tumbuh baik di dataran rendah ataupun dataran tinggi dengan kisaran 0 – 1000 meter dpl. Adapun wilayah yang cocok untuk budidaya semangka adalah wilayah yang kering dan rendah dalam penguapan air.

  1. Iklim atau suhu

Tingkat kelembaban udara yang cocok untuk budidaya semangka adalah rendah dengan curah hujan sekitar 40 -50 mm per bulan dan suhu sekitar 25°C saat siang hari.

  1. Jarak tanam semangka

Menggunakan jarak tanam yang ideal akan membuat budidaya semangka menjadi optimal. Ada 2 (dua) cara untuk menentukan jarak tanam semangka.

  • Pertama, dengan cara tanam sistem tunggal yaitu menggunakan jarak tanam ideal sekitar 90-100 cm x 3 m.
  • Kedua, yaitu dengan cara tanam sistem ganda yaitu menggunakan jarak tanam 90-100 cm x 6-7 m.

Dengan mengikuti syarat tumbuh tanaman semangka, maka sudah dapat dipastikan bahwa budidaya semangka akan menjadi lebih optimal.

Persiapan Benih Semangka

Langka berikutnya dalam budidaya semangka yaitu dengan memilih benih semangka yang baik. Dalam membeli jenis benih semangka, pastikan benih tersebut merupakan benih unggul yang terdapat sertifikat.

Dulur-dulur bisa mendapatkan benih semangka yang berkualitas dari toko pertanian terdekat. Setelah mendapatkan benih semangka yang berkualitas, jangan dulu menanam benih semangka tersebut.

Lakukan proses perendaman benih semangka terlebih dahulu dengan Pupuk Organik Cair sebanyak 30 ml dicampur dengan 1 liter air hangat dan direndam selama 4-5 jam. Kemudian ditiriskan dan diperas dengan kain basah atau kertas koran.

Setelah 2-3 hari benih semangka akan mulai berkecambah dan siap dipindah pada media semai.

Penyemaian Benih Semangka

Setelah benih semangka siap untuk disemai, maka langkah selanjutnya adalah penyemaian benih semangka. Penyemaian pada benih semangka ini bertujuan agar benih dapat tumbuh secara maksimal serta dalam proses kontrol akan lebih mudah, karena penyemaian terdapat pada satu tempat.

Bahan Penyemian Benih Semangka :

  • Media tanam berupa tanah
  • Pupuk kadang (jumlah sesuai kebutuhan)

Cara Penyemian Benih Semangka :

  • Bersihkan tanah dari sampah dan hama pengganggu
  • Campurkan tanah dengan pupuk kandang (jumlah secukupnya)
  • Tanam benih semangka dalam lubang tanah sedalam 3-5cm
  • Lakukan penyiraman dengan air bersih

Pastikan langkah diatas Anda lakukan dengan benar dan baik, agar benih semangka dapat tumbuh optimal dan baik.

Pengolahan Lahan Tanam

Sambil menunggu benih semangka tumbuh menjadi bibit, Anda bisa menyiapkan lahan tanam untuk budidaya semangka. Tanaman semangka membutuhkan lahan tanah yang gembur.

Agar tanah gembur, maka lakukanlah proses pengolahan lahan dengan traktor atau bajak. Selanjutnya yaitu dengan membuat bedengan dan taburkan pupuk kandang/bokashi/kompos sebanyak kisaran 10-20 ton per ha.

Pupuk kandang ini berguna untuk meningkatkan kesuburan tanah pada lahan yang akan ditanami semangka. Apabila pH tanah rendah/asam, maka taburkan dolomite/kapur pertanian untuk meningkatkan pH tanah hingga menjadi pH 6 – 7.

Cara Menanam Semangka

Setelah benih menjadi bibit, dan bibit tersebut telah berumur 7-10 hari. Maka bibit semangka siap untuk dipindah ke lahan tanam (bedengan). Sebelum melakukan proses pindah lahan tanam, buat lubang tanam.

Apabila setelah proses pindah tanam ada bibit semangka yang mati, maka harus segera dilakukan penyulaman dengan menanam bibit semangka baru, maksimal 7 hari setelah proses pindah tanam. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan benih semangkat dapat seragam dan masa panen semangka bisa bersamaan.

Cara Pemupukan Semangka

Agar pada proses pertumbuhan semangka dapat optimal, maka lakukan proses pemupukan pada tanaman semangka setiap 1 minggu sekali dengan pupuk NPK dan KNO3. Selain itu semprotkan pupuk yang disemprotkan di daun yaitu dengan Pupuk Organik Cair setiap 1 minggu sekali dengan dosis 2 gelas air mineral per tangki agar pertumbuhan tanaman lebih cepat.

Hal ini dikarenakan POC mengandung bakteri menguntungkan serta mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap sehingga kebutuhan nutrisi tercukupi dan tanaman terlindungi dari serangan penyakit.

Pemeliharaan Dalam Budidaya Semangka

Cara menanam semangka yang tidak kalah penting adalah tahap pemeliharaan. Karena tanaman semangka akan mendapat asupan air dan nutrisi yang cukup sehingga budidaya semangka akan tumbuh secara maksimal.

Berikut adalah cara pemeliharaan dalam budidaya semangka :

  1. Penyiraman Tanaman Semangka

Lakukan penyiraman tanaman semangka setiap 3 hari sekali atau dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca ataupun lingkungan setempat. Namun pada awal pembentukan bunga sebaiknya jangan disiram, lakukan penyiraman kembali saat buah semangka mulai terbentuk.

Saat buah sudah mencapai bentuk maksimal kurangi intensitas penyiraman agar kadar gula dalam buah terjaga.

  1. Posisi Batang Utama

Atur posisi batang utama dan ranting tanaman semangka pada bedengan, agar budidaya semangka menjadi rapi dan mudah dalam pemeliharaan.

  1. Pemangkasan Cabang

Agar produksi buah semangka menjadi maksimal, maka lakukan pemangkasan cabang. Cabang yang dipangkas yaitu cabang utama setelah ruas ke lima.

Tunas samping yang baru tumbuh juga dipangkas, kemudian tiga cabang samping yang dipelihara. Hal ini bertujuan agar selama budidaya semangka proses penyerapan unsur hara dapat terfokus pada cabang yang dipelihara saja.

  1. Penyiangan Gulma

Lakukan proses penyiangan gulma yang mengganggu tanaman semangka.

  1. Buang Buah Yang Tidak Normal

Pada umunya buah semangka yang dapat tumbuh dengan baik pada tanaman semangka hanya berjumlah 2-3 buah saja.

Maka dari itu buah semangka yang tidak normal pada daun pertama sampai ke 13 harus dibuang dan buah semangka yang dipelihara hanya buah pada daun ke 14 keatas. Hal ini dilakukan agar dalam budidaya semangka dapat menghasilkan buah yang maksimal.

Pengendalian Hama dan Penyakit Semangka

Selalu lakukan proses pengamatan pada tanaman semangka untuk mengetahui serangan hama dan penyakit dari awal. Jika serangan hama berada diatas ambang batas ekonomi kendalikan dengan insektisida dan jika ada serangan penyakit kendalikan dengan fungisida ataupun bakterisida.

Tahap Panen Semangka

Semangka dapat dipanen pada umur 60-70 HST, tergantung daripada jenis dan varietasnya. Ciri-ciri buah yang siap panen adalah warna kulit buah telah memudar dan sulur pada pangkal tangkai buah telah mengering. Buah semangka dapat dipetik beserta tangkainya dan dipanen saat cuaca cerah.

Panduan Lengkap Cara Menanam Semangka

Analisis Ekonomi Budidaya Semangka

Perkiraan analisis budidaya tanaman semangka dengan luas 1 hektar permusim tanam (4 bulan) di daerah Jawa Barat tahun 1999.

a. Biaya produksi

1. Lahan

  • Sewa lahan 1 ha per musim tanam Rp. 800.000,-
  • Pembuatan bedengan 50 HKP @ Rp. 7.000,- Rp. 350.000,-
  • Pupuk kotoran ayam 9 ton @ Rp. 75.000,- Rp. 675.000,-
  • Dolomit 500 kg @ Rp. 250 Rp. 125.000,-
  • Mulsa plastik 100 kg @ Rp. 7.500,- Rp. 750.000,-
  • Pupuk kandang dan dolomit 11 HKP @ Rp. 7.000,- Rp. 77.000,-

2. Persemaian

  • Benih semangka biji 20 gr 2 pak @ Rp. 20.000,- Rp. 40.000,-
  • Benih semangka tanpa biji 200 gram 10 pak Rp. 800.000,-
  • Polybang semai 3 kg @ Rp. 10.000,- Rp. 30.000,-
  • Plastik transparan 20m @ Rp. 1.500,-,- Rp. 30.000,-
  • Tenaga persemaian 12 HKW @ Rp. 5.000,- Rp. 60.000,-

3. Kebutuhan pupuk

  • Urea 210 kg @ Rp.1.500,- Rp. 315.000,-
  • ZA 520 kg @ Rp. 1.500,-,- Rp. 780.000,-
  • TSP 140 kg @ Rp. 1.800,-,- Rp. 252.000,-
  • KC1 455 kg @ Rp. 1.650,-,- Rp. 750.750–
  • Pupuk susulan NPK 60 kg @ Rp 2.400,- Rp. 144.000,-

4. Penanaman

  • Penebaran pupuk dan mulsa plastik 40 HKP @ Rp. 7.000,- Rp. 280.000,-
  • Furadan 10 kg @ Rp. 6.500,- Rp. 65.000,-
  • Pindah tanam 23 HKP @ Rp. 7.000,- Rp. 161.500,-

5. Pemeliharaan

  • Pengairan 14 HKP @ Rp. 7.000 Rp. 98.000,-
  • Pengukuran ranting 9 HKP @ Rp. 7.000,- Rp. 63.000,-
  • Pemupukan susulan dan penyemprotan 33 HKP @ Rp. 7.000 Rp. 231.000,-
  • Penyerbukan 27 HKP @ Rp. 7.000,- Rp. 189.000,-
  • Seleksi buah 8 HKP @ Rp. 7.000,- Rp. 56.000,-
  • Pembalikan tanah 10 HKP @ Rp. 7.000,- Rp. 70.000,-
  • Pemangkasan ranting 12 HKP @ Rp. 7.000,- Rp. 84.000,-

6. Tenaga kerja

  • Tenaga jaga kebun 10 HKP @ Rp. 7.000,- Rp. 70.000,-

7. Pembuatan gubug 1 lokasi @ Rp. 100.000,- Rp. 100.000,-

8. Panen dan pascapanen 22 HKP @ Rp. 7.000,- Rp. 154.000,-

9. Jumlah biaya produksi Rp. 7.600.250,-

b. Pendapatan

  • Semangka tanpa biji (22.872 kg x Rp.525,-) Rp. 12.007.800,-
  • Semangka berbiji (2.977 kg x Rp. 475,-) Rp. 1.414.075,-
  • Jumlah pendapatan Rp. 13.421.875,-
  • Keuntungan per hektar (dalam 1 musim) Rp. 5.821.625,- : Keuntungan per bulan Rp. 1.455.406,25.

Parameter kelayakan usaha : 1. Rasio pendapatan dan biaya: B/C ratio = 1,76

Berdasarkan analisis kelayakan usaha tani diperoleh B/C ration = 1,76 berarti dengan biaya produksi yang dikeluarkan sebesar 3.699.750 akan memperoleh pendapatan 1,76 kali lipat.

Berdasarkan penjelasan diatas, tanaman semangka adalah salah satu tanaman prioritas utama yang perlu mendapatkan perhatian diantara tanaman-tanaman hortikultura. Buah semangka mempunyai harga yang relatif lebih tinggi dibanding tanaman hortikultura pada umumnya.

Hal ini dapat memberi banyak keuntungan kepada petani atau pengusaha pertanian tanaman semangka. Sehingga memungkinkan adanya perbaikan tata perekonomian Indonesia, khususnya dari bidang pertanian.

Demikian penjelasan tentang Cara Menanam Semangka Panen Memuaskan. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan Anda. Selamat Mencoba.