Cara Menanam Singkong Yang Baik

3 min read

Cara Menanam Singkong Yang Baik

Cara Menanam Singkong Yang Baik – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Cara Menanam Singkong Yang Baik. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Cara Menanam Singkong Yang Baik bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Cara Menanam Singkong Yang Baik berikut ini.


Cara Menanam Singkong Yang Baik


Singkong merupakan salah satu tipe makanan pokok yang pula dapat diolah jadi bermacam produk makanan.

Proses penanaman yang gampang membuat banyak orang tertarik buat membudidayakannya. Berikut metode budidaya tumbuhan singkong sepenuhnya.

Keadaan Lahan yang Sesuai buat Budidaya Tumbuhan Singkong

Singkong ataupun yang diketahui pula dengan nama ubi kayu berasal dari Brasil. Persebarannya setelah itu masuk ke negara-negara tropis lain semacam Afrika, India, Madagaskar, Cina, serta pula Indonesia.

Di Indonesia, sentra utama singkong terletak di wilayah Jawa Tengah serta Jawa Timur.

Warga Indonesia memakai singkong bagaikan makanann pokok, bahan makanan lain (semacam kolak, keripik, serta lain-lain), dan bagai bahan baku tepung tapioka.

Tidak hanya metode budidaya tumbuhan singkong yang lumayan gampang, pemanfaatan tumbuhan singkong pula sangat lengkap. Seluruh bagian dari tumbuhan ini bisa digunakan buat bermacam kebutuhan.

Misalnya bagian umbi buat sumber makanan pokok, daunnya buat dijadikan sayur yang lezat, dan batangnya bisa dijadikan kayu bakar ataupun bagaikan bibit budidaya tumbuhan singkong kembali.

Saat sebelum mengenali metode budidaya tumbuhan singkong, terdapat baiknya bila kalian mengenali keadaan lahan, iklim, dan hal-hal yang lain yang bisa dikatakan sesuai buat menanam ubi kayu ini.

Singkong bisa ditanam di lahan dengan kondisi-kondisi bagaikan berikut:

  • Tempat penanaman terletak di ketinggian 10 hingga 1.500 mdpl.
  • Tipe tanah yang dapat ditanami ialah tipe podsolik merah kuning, mediteran, grumosol, andosol, ataupun aluvial latosol.
  • Struktur tanah gembur serta banyak bahan organik (produktif).
  • Kandungan pH tanah berkisar antara 4,5 hingga 8,0.
  • Mempunyai iklim tropis dengan curah hujan 1.500 hingga 2.500 milimeter per tahun.
  • Temperatur iklim tidak lebih rendah dari 10 derajat Celcius, serta tingkatan kelembaban hawa dekat 60 persen hingga 65 persen.
  • Lahan disinari matahari paling tidak selama 10 jam dalam satu hari.
Baca Juga:  √ Cara Mudah Budidaya Cabe Kriting Praktis Serta Efisien

Metode Budidaya Tumbuhan Singkong

Pengolahan Lahan

Saat sebelum melaksanakan penanaman bibit singkong, maka butuh dicoba pengolahan tanah terlebih dulu supaya tanah jadi gembur sehingga perkembangan pangkal serta umbi tumbuh dengan baik.

Gulma serta sisa-sisa tumbuhan wajib dibersihkan terlebih dulu. Waktu mengerjakan pengolahan tanah hendaknya pada dikala tanah tidak dalam kondisi becek ataupun berair, supaya struktur tanah tidak rusak.

Pengolahan tanah dibajak ataupun dicangkul 1-2 kali sedalam kurang lebih 20 centimeter, diratakan setelah itu dibuat bedengan-bedengan ataupun guludan serta pula dibuat saluran drainase, setelah itu baru bisa ditanami.

Persiapan Bibit

Bibit singkong pada biasanya senantiasa memakai batang utamanya yang tidak sangat muda serta tidak sangat tua. Usia sempurna dari batang tumbuhan yang dapat dijadikan bibit berkisar antara 7-8 bulan.

Batang singkong dipotong dengan panjang kira-kira 20 centimeter dengan diameter kurang lebih 1,5 centimeter buat memperoleh bibit yang mempunyai mungkin hidup besar serta mutu hidup yang baik.

Bibit ini nantinya hendak ditancapkan pada lahan yang sudah dipersiapkan.

Cara Menanam Singkong Yang Baik


Penanaman

Penanaman singkong sangat diajarkan buat dicoba dikala awal masa hujan, mengingat sifat bibit yang masih membutuhkan pasokan air yang lumayan banyak buat perkembangan awal.

Metode penanamannya merupakan lumayan dengan menancapkan batang tumbuhan ataupun bibit yang sudah disiapkan pada lahan pertanian singkong.

Yang perlu ditekankan pada metode penanaman tumbuhan singkong ini merupakan pada jarak tanamnya.

Jarak tanam antar bibit hendaknya dibuat dengan jarak 60 centimeter ataupun 80 centimeter supaya pangkal tumbuhan dapat tumbuh dengan baik. Tidak hanya itu butuh pula buat dikenal arah tunas pohonnya.

Arah tunas ini dapat dilihat pada bakal tunas yang terdapat pada benjolan sisa daun singkong jatuh.

Baca Juga:  Panduan Singkat Cara Menanam Jambu Kristal

Pastikan tunas ini menghadap ke atas sebab bila tunas terbalik maka singkong hendak berkembang ke dasar serta jadi tidak sempurna.

Pemeliharaan

Sesungguhnya metode budidaya singkong itu gampang, singkong hendak berkembang dengan sendirinya serta dapat berbuah tanpa pemeliharaan intensif.

Tetapi supaya hasil singkong lebih besar serta banyak maka tidak terdapat salahnya bila petani melaksanakan pemeliharaan khusus.

Buat melaksanakan pemeliharaan pada tumbuhan singkong lumayan dicoba dengan pemupukan.

Pemupukan susulan dapat dicoba sebanyak 2-3 kali dalam satu masa tanam, bergantung keadaan kesuburan tumbuhan.

Pemupukan awal dicoba dikala tumbuhan berusia 15 hari sehabis tanam yang dibarengi dengan melaksanakan penyortiran tunas yang berkembang pada batang dengan cuma menyisakan 2 tunas yang terbaik.

Berikutnya, pemupukan kedua dicoba dikala umur tumbuhan 3 bulan sehabis tanam serta dibarengi dengan pembersihan rumput/gulma yang terdapat di sekitarnya.

Sedangkan pemupukan ketiga ataupun pemupukan tahap akhir dicoba dikala umur tumbuhan 6 bulan sehabis tanam.

Pupuk yang digunakan dalam pemupukan susulan ini merupakan pupuk yang memiliki faktor hara N, P serta K dengan dosis yang berimbang.

Pupuk ditaburkan secara hati-hati di sekitar tumbuhan dengan jarak 25-30 centimeter dari batang tumbuhan.


Pemanenan

Tumbuhan singkong dapat mulai dipanen pada umur 6-8 bulan sehabis tanam ataupun 9-12 bulan sehabis tanam bergantung varietas yang ditanam.

Tumbuhan singkong dipanen dengan metode mencabut batang, bila terdapat umbi yang patah ataupun tertinggal di dalam tanah dapat digali memakai cangkul.

Perlu dikenal kalau, tumbuhan singkong diketahui lumayan rakus dalam penyerapan nutrisi paling utama dalam proses pembuatan zat pati/sagu.

Perihal ini menimbulkan tanah jadi tandus bila ditanami singkong secara terus menerus. Buat menanggulangi ini, penting buat melindungi kesuburan tanah dengan metode melaksanakan rotasi tanam.

Demikian penjelasan kami tentang Cara Menanam Singkong Yang Baik dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.