Cara Menanam Terong Ungu

4 min read

Cara Menanam Terong Ungu

Cara Menanam Terong Ungu – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Cara Menanam Terong Ungu.

Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Cara Menanam Terong Ungu bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Cara Menanam Terong Ungu berikut ini.


Cara Menanam Terong Ungu


Siapa yang tahu dengan terong? Nyaris seluruh warga Indonesia telah sering mendengar dengan makananlonjong ini.

Terong yang kerap kita temui, ialah terong ungu, telah kerap jadi pasangan makanan lain dalam menu makan kita.

Terong ungu sendiri ialah tipe tumbuhan yang buahnya mempunyai corak ungu dengan wujud bundar memanjang serta ukuran daun yang besar.

Tumbuhan ini mempunyai corak bunga mulai dari putih sampai ungu, dengan batang tumbuhan yang mempunyai jarum.

Tumbuhan ini bisa berkembang sampai mencapai tinggi hampir 40 centimeter sampai 150 centimeter. Terong ungu dikenal mempunyai isi vit K, mineral, kalsium, serta bioflavonoid.

Kandungan-kandungan dalam terong ungu tersebut dikenal berguna buat menanggulangi bermacam permasalahan kesehatan.

Semacam menanggulangi wasir, menghindari diabet, melindungi tulang, menghindari anemia, serta masih banyak lagi.

Beruntungnya, kita sebagai warga Indonesia, sebab tumbuhan yang dapat berkembang produktif diiklim tropis negara ini, termasuk pula terong ungu.

Iklim serta keadaan lingkungan Indonesia yang menunjang, membuat kita dapat menanam terong ungu ini dengan gampang.


Syarat Berkembang Tumbuhan Terong Ungu

Pada biasanya tumbuhan terong bisa berkembang di bermacam keadaan lingkungan. Tetapi buat hasil yang maksimum, terdapat sebagian syarat berkembang tumbuhan terong.

Berikut merupakan ketentuan berkembang tumbuhan terong:

Iklim

  • Beriklim tropis.
  • Curah hujan sempurna merupakan 85-200 milimeter/bulan serta wajib menyeluruh.
  • Temperatur optimum yang baik merupakan 25-30 C.
  • Memperoleh cahaya matahari yang lumayan.

Media Tanah

  • Mempunyai tekstur tanah yang gembur (jalani proses pembajakan supaya tekstur tanah gembur).
  • Air tidak menggenang.
  • Memiliki lumayan isi faktor hara.
  • pH tanah 5-6,6,5 (apabila pH tanah asam ataupun <6,5 hendaknya taburkan dolomit/kapur pertanian).
  • Tipe tanah yang baik merupakan latosol, regosol serta andosol yang ialah tipe tanah lempung ringan dengan energi drainase serta energi ikat air yang baik.

Ketinggian

  • Bisa berkembang dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi hingga 1000 mdpl (m di atas permukaan laut).

Berikut Sebagian Metode Menanam Terong Ungu

Memilih bibit

Langkah awal yang bisa kita jalani buat mengawali budidaya terong ungu berbuah rimbun merupakan memilih bibit unggul.

Baca Juga:  √ Panduan Cara Memilih Bibit Durian Unggul dan Berkualitas

Dikala ini telah banyak toko yang menjual bibit unggul terong ungu, baik berupa benih ataupun biji.

Berikut beberapa karakteristik yang bisa kita amati buat mengenali benih terong ungu bermutu yang bisa ditemui di toko bibit:

  • Benih mempunyai kandungan air yang cukup
  • Benih mempunyai tampilan yang bersih serta mengkilat
  • Benih mempunyai wujud, ukuran, serta corak yang seragam
  • Benih tidak tercampur dengan benih lain yang cacat/buruk
  • Benih mempunyai daya berkembang yang cepat, ialah hampir 80%

Bila ciri benih di atas telah terdapat pada benih terong ungu yang kita pilih, maka kita siap buat melangkah ke proses selanjutnya, ialah penanaman.

Mempersiapkan media tanam

Bila mau mempunyai terong ungu berbuah rimbun, kita wajib mempersiapkan media tanam yang baik sebab media tanam sangat pengaruhi perkembangan tumbuhan.

Media tanam yang salah hendak membatasi tumbuhnya tumbuhan dengan baik. Berikut beberapa langkah yang bisa dicoba buat mempersiapkan media tanam untuk benih terong ungu:

  • Siapkan polybag ataupun pot yang telah diberi lubang seperlunya di bagian dasar. Hendaknya kita memakai pot ataupun polybag berukuran besar supaya nantinya penyemaian bisa dicoba pada wadah yang sama. Perihal ini hendak sangat bermanfaat untuk petani yang tidak mempunyai lahan yang luas.
  • Masukkan tanah ke dalam polybag ataupun pot tersebut. Dalam perihal ini, kita wajib membenarkan kalau tanah yang digunakan merupakan tanah gembur yang kaya hendak zat organik.
  • Gabungkan tanah dengan padi sekam sampai rata. Perbandingan antara tanah serta padi sekam wajib 1:1.

Penyemaian Terong Ungu di Pot ataupun Polybag

Kala Kamu telah mempunyai bibit terong ungu serta media tanam semacam di atas, maka langkah selanjutnya merupakan melakukan penyemaian terhadap benih terong ungu.

Penyemaian bisa dicoba dengan mengikuti metode berikut ini:

  • Rendamlah benih terong ungu ke dalam air hangat kuku selama kurang lebih 15 menit.
  • Sembari menunggu, campurkanlah tanah serta padi sekam, serta aduk rata dengan cetok.
  • Masukkanlah kombinasi tanah serta padi sekam dengan perbandingan 1:1 ke dalam pot ataupun polybag.
  • Buatlah lubang-lubang tipis dengan jarak minimun 1 centimeter.
  • Letakkan benih terong ungu pada lubang-lubang yang sudah terbuat.
  • Tutuplah benih dengan sisa kombinasi tanah serta padi sekam dengan takaran yang cukup.
  • Padatkan tanah dengan menepuk-nepuk secara perlahan.
  • Siram ataupun percikkan bibit dengan air seperlunya secara lembut. Jalani secara teratur pada pagi serta sore hari.
  • Letakkan di tempat yang terserang cahaya matahari yang cukup.
  • Tunggulah hingga bibit terong ungu berkecambah. Umumnya perlu menunggu hampir satu bulan.

Pemindahan Bibit Terong Ungu

Dikala bibit terong ungu telah menunjukkan terdapatnya perkembangan kecambah dari biji yang ditanam, itu maksudnya bibit telah siap buat dipindahkan ke media tanam yang lebih besar.

Baca Juga:  Cara Beternak Ayam Pejantan : Metode, Perawatan Dan Panen

Bibit terong ungu yang telah siap dipindahkan umumnya diisyarati dengan perkembangan daun yang telah timbul sebanyak 4 helai.

Dalam perihal ini, bibit bisa dipindahkan ke dalam polybag ataupun pot yang berukuran sama tetapi dengan jatah satu pot buat satu bibit tumbuhan.

Beberapa langkah yang wajib dicoba buat memindahkan bibit terong ungu merupakan sebagai berikut:

  • Siapkan beberapa polybag ataupun pot yang telah diberi lubang di bagian dasar. Sesuaikan dengan jumlah bibit yang Kamu miliki.
  • Campurlah media tanah dengan pupuk kandang serta sekam.
  • Masukkan kombinasi tersebut ke dalam pot ataupun polybag yang sudah disediakan.
  • Buatlah lubang di bagian tengahnya sedalam kurang lebih 5 centimeter.
  • Angkat bibit terong ungu yang telah berkecambah secara perlahan dari media semai.
  • Tanam bibit di lubang yang sudah dibuat.
  • Padatkan tanah dengan menepuk secara perlahan.
  • Siramlah dengan air seperlunya dengan teratur, ialah pada pagi serta sore hari.

Cara Menanam Terong Ungu


Pemeliharaan Tumbuhan Terong Ungu

Sehabis kamu mengenali metode menanam terong ungu, hingga proses pemeliharaan tumbuhan terong ungu jadi kunci penting buat menciptakan terong ungu yang bermutu serta menjauhi dari kegagalan panen.

Beberapa panduan menjaga tumbuhan terong ungu merupakan bagaikan berikut:

  • Siramlah tumbuhan terong ungu dengan teratur, ialah 2 kali satu hari tiap pagi serta sore hari.
  • Lakukanlah pemupukan susulan. Memilih pupuk organic, jauhi pemberian pupuk kimia.
  • Periksalah daun-daun terong ungu. Bila terdapat yang terkena penyakit, segeralah buat dipetik ataupun dibuang.
  • Cabutlah gulma-gulma yang berkeliaran di dekat tumbuhan terong ungu. Buat Kamu yang menanam terong ungu langsung di lahan ataupun tanah (bukan di pot ataupun polybag), kecenderungan tumbuhnya gulma hendak lebih besar, sehingga dibutuhkan aktivitas penyiangan secara berkala.
  • Pasang serta ikatkan bambu pada tumbuhan. Bambu berperan bagaikan penyangga tumbuhan terong ungu.

Panen

Bila seluruh proses dalam metode menanam terong ungu telah dilaksanakan, saatnya proses panen.

Bila kalian melaksanakan seluruh metode menanam terong ungu dengan benar, maka kalian hendak merasakan panen pas pada waktunya.

Perihal ini pastinya pula dipengaruhi aspek cuaca serta keadaan hampir media tanam. Umumnya kalian panen pada bulan ketiga ataupun keempat.

Tumbuhan terong ungu ini bisa memproduksi buah secara aktif hingga dekat umur 5 sampai 6 bulan.

Kalian hendaknya memanen terong ungu pada pagi hari ataupun sore hari. Petiklah terong ungu sampai tangkainya dengan tangan ataupun dengan gunting ataupun pisau.

Kalian dapat panen selama hampir 3 hari sampai seminggu sekali pada satu tumbuhan yang sama.

Demikian penjelasan kami tentang Cara Menanam Terong Ungu dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.