√ Panduan Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Strawberry

3 min read

Panduan Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Strawberry

Panduan Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Strawberry – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Hama Penyakit Strawberry. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan cara pengendalian hama dan penyakit pada tanaman strawberry dengan secara singkat dan jelas. unutk lebih jelasnya simak artikel berikut ini.

Panduan Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Strawberry

Permasalahan pada tumbuhan tentu tidak lepat dari hama dan penyakit yang menyebabkan kurangnya kualitas tumbuhan bahkan membuat mati tumbuhan tersebut. Hama menjadi perioritas utama sehingga dapt menimbulkan berbagai penyakit. Begitu halnya yang terjadi pada tanaman srawberi yang sangat rentan terhadap berbagai permasalahan penyakit dan hama.

Oleh sebab itu sebagai petani pemula tentu harus bisa mengatisipasi hal tersebut. Supaya dapam proses penanaman tidak terkena dan mengalami penyakit dan hama yang ber efek pada tanaman. Sehingga Anda dapat menghasilkan produksi panen strawberi yang berkualitas dan baik.

Hama Pada Strawberry

Melihat dari pengertian hama yaitu organisme kecil yang dapat menggangu serta menyerang tanaman. Hal ini mengekibatkan terhambatnya tumbuh serta kembangnya tanaman. Sehingga dapat mengakibatkan berbagai kerugian baik secara materi, tanaga dan waktu. Hama juga dapat menyerang bukan hanya ada tanaman saja, akan tetapi dapat menyerang keberbagai aspek mulai dari pertanian, peternakan dan perikanan.

  • Chaetosiphon fragaefolii atau Kutu daun

Adapun ciri-cirinya yaitu : Kutu ini memiliki warna kuning dengan kemerah-merahan, ukurannya kisaran 2 mm, dengan hidup yaitu berkelompok yang terletak pada permukaan di daerah bawah daun.

Gejalanya yaitu : pada pucuk daun mulai keriput, keriting dan mengakibatkan pembentukan buah dan bunga menjadi terhambat.

Pengendaliannya yaitu : Anda dapat memberikan insektisida, jenis fastac 15 EC dan Confidor 200 LC.

  • Tetranychus sp. (Tungau)

Adapun ciri-ciri yaitu : bentuk ukuran dari Tungau sangatlah kecil, untuk betinanya lebih cenderung memiliki bentuk seperti oval, sedangkan pada jantannya bentuknya agak segi tiga serta telurnya memiliki warna agak merah.

Gejalanya yaitu: akan timbul bercak kuning di daun sampai menjadi berwarna coklat, daun menjadi keriting, daun menjadi mengering dan kemudian daunnya akan gugur.

Baca Juga:  Pupuk Cair Terbaik Untuk Cabe

Pengendaliannya yaitu: Anda dapat melakukan pencegahan dengan memberikan insektisida Omite 570 EC, Mitac 200 EC atau Agrimec 18 EC.

  • Anthonomus rubi atau Kumbang Penggerek

Kumbang penggerek bunga istilah latin dengan sebutan “Anthonomus rubi”, kumbang penggerek akar istilah latin dengan sebutan “Otiorhynchus rugosostriatus” serta kumbang penggerek batang istilah latin dengan sebutan “O. sulcatus”.

Gejalanya yaitu : akan tibul pada bagian yang digerek kumbang terdapat sejenis tepung.

Pengendaliannya yaitu : Anda dapat menggunakan insektisida Decis 2,5 EC, Perfekthion 400 EC atau Curacron 500 EC digunakan pada saat akan melakukan proses berbunga.

  • Pseudococcus sp. atau Kutu putih

Gejalanya yaitu : akan timbul kutu puti yang dapat menutupi sebagian tanamana sehingga menjadi abnormal pada tumbuhan.

Pengendaliannya yaitu : dengan cara kimia dengan insektisida Perfekthion 400 EC atau Decis 2,5 EC.

  • Nematoda (Aphelenchoides fragariae atau A. ritzemabosi)

Adapun ciri-cirinya yaitu : hewan ini dapat bertahan disekitar pucuk tanaman bahkan pada pangkal batang tanaman.

Gejalanya yaitu: akan mengakibatkan tumbuhan menjadi kerdil atau tidak tumbuh secara normal, tangkainya  pada daun menjadi kurus.

Pengendaliannya yaitu: Anda dapat memberikan nematisida Trimaton 370 AS, Rugby 10 G atau Nemacur 10 G.

Penyakit Tanaman Strawberry

Penyakit yaitu gangguan yang mengakibatkan tanaman yang disebabkan oleh penyakit pathogen serta non pathogen. Sehingga hal ini menyebabkan berpengaruhnya terhadap proses pertumbuhan di sebagian tertentu pada tanaman.

Yang mana proses pada perkembangannya menjadi tidak berjalan sesuai fungsinya dengan normal dan akan menghambat proses pertumbuhannya. Penyebaran dalam penyakit ini dapat melalui jamur, bakteri, riketsia. Miklopasma, spiroplasma dan berbagai hama yang membawa virus.

  • Botrytis cinerea atau Kapang kelabu

Gejalanya yaitu: akan timbul beberapa bagian buah menjadi busuk,  berwarna menjadi coklat kemudian menjadi kering lalu buah mulai berjatuhan.

Cara Pengendaliannya : Anda dapat membuang beberapa buah yang sudah terserang penyakit ini. Kemudian dapat menyemrotkan fungisida Benlate /Gosid 50 SD.

Panduan Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Strawberry

  • Busuk buah matang ( Coletotrichum fragariae Brooks )

Gejalanya yaitu: pada buah yang sudah matang akan membusuk dengan memiliki warna coklat muda. yang mana buah itu memiliki spora berwana merah jambu serta terdapat beberapa lubang pada buahnya.

Cara Pengendaliannya: Anda dapat membuang buahnya terutama yang telah terserang. Kemudian menyemrotkan dengan menggunakan fungisida yang berbahan aktif tembaga. Contohnya yaitu Kocide 80 As, Funguran 82 WP atau Cupravit ) OB 21.

  • Busuk rizopus

Gejalanya yaitu: pada buah ini akan mulai tampak terluhat membusuk, buahnya kan berair, warna dari buah menjadi coklat muda, apabila Anda menekan maka akan mengeluarkan cairan dari buah serta memiliki spora yang hitam warnanya.

Baca Juga:  Cara Menanam Rumput Gajah : Keunggulan, Proses, Merawat Dan Akhir Kata

Cara Pengendaliannya: Anda dapat membuang sebagian yang terserang atau dapat dipisah, kemudian menyemrotkan fungisida yang mengandung bahan aktif.

  • Empulur merah

Gejalanya yaitu: terlihat akan menjadi kerdil hal ini karena empulur merah menyerang pada bagian akar, sehingga menyebabkan dedaunan mulai layu dan terkadang tumbuhan akan mati secara mendadak.

Cara Pengendaliannya: Anda dapat melakukan pembongkaran pada tanaman yang telah diserang, kemudian pisahkan dari tanaman yang lainnya. Selanjutnya menyemrotkan fungisida apabila gejala awal sudah terlihat.

  • Embun tepung

Gejalanya yaitu: pada bagian tanaman yang terserang akan timbul warna kuning, menjadi kering dan terdapat beberapa tepung dibagian daunnya.

Cara Pengendaliannya: Anda dapat menyemrotkan fungisida Benlate atau Rubigan 120 EC

  • Daun gosong

Gejalanya yaitu: pada bagian daun akan terlihat bercak berwarna agak ungu dan daun juga menjadi tubuh sesuai degan biasanya.

Cara Pengendaliannya: Anda dapat memangkasan daunnya yang terkena penyakit, kemudian menyemrotkan fungisida Dithane M-45 atau Antracol 70 WP.

  • Bercak Pada Daun

Gejalanya yaitu: pada tanaman akan terlihat bercak bulat pada daunnya, daunnya akan memiliki warna coklat serta daunnya mulai menjadi gugur.

Cara Pengendaliannya: Anda dapat memangkasan daun yang terkena, kemudian menyemrotkan dengan fungisida berbahan aktif tembaga seperti Funguran 82 WP, Kocide 77 Wp atau cupravit OB 21.

  • Busuk Pada Daun

Gejalanya yaitu: pada daun akan terdapat warna abu keunggu-unguan setelah itu mulai daun menjadi gugur.

Cara Pengendaliannya : Anda dapat menyemrotkan fungisida dengan Dithane M-45 atau Antracol 70 WP.

  • Layu

Gejalanya yaitu : warna kecoklatan pada daun dengan diawali dari kuning, kemudian layunya daun setelah itu  tanaman akan mati.

Cara Pengendaliannya: Anda dapat menyemrotkan fumigasi gas dengan Basamid G

  • Virus

Gejalanya yaitu: melihat dari daun yang tadinya warna hijau menjadi berwarna kekuningan, daun mngeriput dan tanaman itu menjadi kerdil.

Cara Pengendaliannya: Anda dapat memilih benih yang tahan akan virus, bila telah terjadi semprotkan dengan menggunakan pestisida untuk mengendalikan serangga yang membawa virusnya.

Demikian penjelasan tentang Panduan Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Strawberry. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Selamat mencoba.