√ Beberapa Jenis Pupuk yang Mengandung Kalium Tinggi

3 min read

Beberapa Jenis Pupuk yang Mengandung Kalium Tinggi

Beberapa Jenis Pupuk yang Mengandung Kalium Tinggi – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Jenis Pupuk Mengandung Kalium. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan beberapa jenis dari pupuk yang mana mengandung kalium tinggi dengan secara singkat dan jelas. Agar lebih jelas dan lengkapnya silahkan simak artikel yang ada dibawah ini.

Beberapa Jenis Pupuk yang Mengandung Kalium Tinggi

Tentu Anda sudah mengerti jenis pupuk kalium, yang mana sangat dibutuhkan oleh petani guna menunjang kebutuhan dalam perkembangan tanaman. Pada unsur kalium yang mana termasuk salah satu dari unsur hara mikro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Karena keterbatasan kalium di dalam tanah yang mengakibatkan petani membutuhkan jenis pupuk yang mengandung unsur kalium tinggi.

Fungsi Kalium

Terdapat beberapa fungsi dari kalium bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman antara lain yaitu:

  • Untuk mempercepat proses pembungaan dan pembuahan.
  • Untuk memperkuat organ tanaman seperti daun, bunga, dan buah supaya tidak mudah rontok.
  • Untuk meningkatkan daya simpan buah, sehingga tidak mudah busuk.
  • Untuk meningkatkan ketahanan tanaman, baik itu kekeringan atau serangan hama penyakit.
  • Untuk meningkatkan kualitas hasil tanaman, mulai dari rasa, warna dan bobot panen.

Jenis Pupuk Mengandung Kalium Tinggi

Berikut ini adalah beberapa jenis pupuk yang memiliki kandungan kalium tinggi, antara lain yaitu:

KCl (Kalium Klorida)

Kalium Klorida atau Pupuk KCl merupakan pupuk buatan yang cukup sedikit sulit ditemukan di pasaran. Sebab karena harganya yang tergolong cukup mahal, walaupun begitu pupuk ini tergolong masih tetap di cari para petani untuk memenuhi kebutuhan dari unsur hara K pada tanaman.

Pupuk KCl dapat ditemukan dalam 2 macam yaitu jenis KCl 80 yang memiliki kandungan K2O sebesar 53% dan jenis KCl 90 yang memiliki kandungan K2O sebesar 58 %.

Pada dasarnya bentuk dari Pupuk KCL berupa Kristal dan berwarna merah atau putih, dimana penggunaannya cocok pada tanah dengan kadar klorida rendah.

Baca Juga:  Ternak Bebek Petelur : Langkah, Proses, Panen Dan Pengelolaan

Adapun fungsi dari pupuk KCl bagi tanaman sebagai berikut :

  • Dapat meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit, daya tahan terhadap kekeringan, kualitas buah dan hasil panen.
  • Dapat menguatkan pada batang tanaman dan juga rasa asli (misalnya rasa pedas pada buah cabai).
  • Dapat membantu terbentuknya protein dan karbohidrat.
  • Dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman.

Adapun kelebihan dari pupuk KCl, antara lain yaitu :

  • Harganya lebih murah dibandingkan pupuk ZK dan KNO3.
  • Mudah didapatkan dalam berbagai merk, baik itu subsidi maupun non-subsidi.
  • Mudah larut dalam air.
  • Mudah diserap tanaman.

Untuk kekurangan pada pupuk KCl, yaitu:

  • KCl akan larut dalam air dalam bentuk ion K+ dan Cl–, sehingga penambahan unsur hara kalium dalam bentuk KCl juga akan menambah unsur klor dalam tanah;
  • Unsur klor yang berlebihan pada tanaman dapat menyebabkan gejala daun menjadi hijau tua dan tebal;
  • Pada beberapa jenis tanaman, seperti tembakau, wortel, dan kentang, klor dapat bersifat meracuni;
  • Klor dibutuhkan tanaman dalam jumlah sedikit, di mana unsur ini dibutuhkan tanaman untuk proses fotosinetesis sebagai pembentukan energi (ATP).

ZK (Kalium Sulfat)

ZK atau Pupuk kalium sulfat merupakan produk pupuk kalium yang mana termasuk pioneer dipasaraan Indonesia. Pada pupuk kalium sulfat terbuat dari campuran kalium oksida dan asam belerang, sehingga menyebabkan pupuk ini sering disebut pupuk Zwavelzure Kali atau ZK.

Bentuk dari pupuk ZK yaitu berupa butiran-butiran kecil dengan warna putih yang mana dapat bereaksi asam saat diaplikasikan pada tanah dan tidak higroskopis.

Adapun manfaat dari pupuk ZK, antara lain yaitu:

  • Dapat mencukupi kebutuhan hara kalium;
  • Dapat menurunkan pH tanah;
  • Dapat menguatkan batang tanaman;
  • Dapat meningkatkan ketahanan tanaman dan hasil pada tanaman.

Untuk Kelebihan dari pupuk ZK, yaitu :

  • Memiliki kandungan unsur kalium tinggi, yakni hingga 50%.
  • Bersifat tidak higroskopis, sehingga dapat disimpan lama walaupun kelembapan air tinggi.
  • Mudah larut dalam air, sehingga bekerja lebih cepat.

Untuk kelemahan dari pupuk ZK, yaitu:

  • Dilihat dari harganya yang relatif mahal.
  • Adanya reaksi asam, sehingga jika digunakan pada lahan yang pHnya rendah (atau asam) maka nilai pHnya akan turn atau semakin asam (kadar keasaman meningkat).
  • Bila melihat dipasaran, pupuk ZK dapat ditemui dalam 2 macam yaitu ZK 90 dengan kandungan K2O sebesar 45 % sampai 90 % dan ZK 96 yang memiliki kandungan K2O sebesar 52 %.
Baca Juga:  Tanaman Yang Dapat Menyuburkan Tanah

Beberapa Jenis Pupuk yang Mengandung Kalium Tinggi

KNO3 (Kalium Nitrat)

KNO3 atau Pupuk kalium nitrat yaitu pupuk kimia yang mengandung kalium (K) dan nitrogen (N). Dalam pupuk KNO3 memiliki 2 unsur makro yang sangat efektif dibutuhkan oleh tanaman. Kebutuhan 2 unsur hara makro dapat terpenuhi dengan satu kali aplikasi.

Karena pupuk ini sangat cocok dalam mencukupi kebutuhan kalium pada tanaman yang sensitif terhadap klorida (Cl) semisal pada tanaman tembakau. Umumnya bentuk dari pupuk kalium nitrat berupa kristal dan berwarna putih.

Adapun fungsi dari pupuk kalium nitrat bagi tanaman, antara lain yaitu:

  • Dapat mencegah kerontokan bunga serta buah.
  • Dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan dan penyakit jamur patogen.
  • Dapat mencegah buah cabai kuning dan mencegah rontok.
  • Dapat merangsang pertumbuhan akar.
  • Dapat meningkatkan rasa asli, misal manis dan pedas.
  • Dapat merangsang pertumbuhan vegetatif dan meningkatkan jumlah anakan.
  • Dapat meningkatkan kandungan protein dan jumlah bulir padi serta rumpun.

Untuk kelebihan pupuk kalium nitrat, antara lain yaitu:

  • Lebih mudah larut dalam air.
  • Hampir baik digunakan untuk segala jenis tanaman.
  • Kandungan nitrogennya tidak mudah menguap karena dalam bentuk nitrat.
  • Dapat digunakan untuk semua jenis tanaman dalam segala fase pertumbuhan.

Untuk kekurangan pupuk kalium nitrat, antara lain yaitu:

  • Dilihat dari harganya mahal jika dibandingkan pupuk kalium lainnya.
  • Mudah tercuci, sehingga agar lebih efektif maka harus diperhatikan teknik aplikasinya.
  • Meskpun mahal, tetapi petani tetap menggunakan pupuk kalium nitrat, karena pupuk ini dapat memberikan peningkatan hasil yang signifikan.

Demikian penjelasan tentang Beberapa Jenis Pupuk yang Mengandung Kalium Tinggi, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Selamat mencoba.