Beberapa Jenis Pupuk yang Mengandung Kalium Tinggi

Beberapa Jenis Pupuk yang Mengandung Kalium Tinggi

Posted on

Beberapa Jenis Pupuk yang Mengandung Kalium Tinggi – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Jenis Pupuk Mengandung Kalium. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan beberapa jenis dari pupuk yang mana mengandung kalium tinggi dengan secara singkat dan jelas. Agar lebih jelas dan lengkapnya silahkan simak artikel yang ada dibawah ini.

Beberapa Jenis Pupuk yang Mengandung Kalium Tinggi

Tentu Anda sudah tau mengenai jenis pupuk kalium, yang mana pupuk tersebut sangat dibutuhkan oleh petani untuk menunjang kebutuhan dalam perkembangan tanaman. Pada unsur kalium dimana termasuk dalam unsur hara mikro yang sangat diperlukan oleh tanaman. Karena keterbatasan kalium yang ada dalam tanah sehingga mengakibatkan petani membutuhkan jenis pupuk yang mengandung unsur kaliumyang lebih tinggi.

Fungsi Kalium

Ada beberapa fungsi yang ada pada kalium bagi pertumbuhan serta perkembangan tanaman antara lain yaitu:

  • Untuk mempercepat proses pembungaan dan pembuahan.
  • Guna memperkuat organ pada tanaman seperti daun, bunga, dan buah agar tidak mudah rontok.
  • Guna meningkatkan daya simpan buah, sehingga buah tidak mudah untuk busuk.
  • Guna meningkatkan ketahanan pada tanaman, baik itu kekeringan atau serangan dari hama penyakit.
  • Guna meningkatkan kualitas hasil dari tanaman, mulai dari rasa, warna dan bobot panen.

Jenis Pupuk Mengandung Kalium Tinggi

Berikut merpakan beberapa jenis pupuk yang mempunyai kandungan kalium tinggi, diantaranya yaitu:

KCl (Kalium Klorida)

Kalium Klorida atau Pupuk KCl adalah pupuk bbisa dibilang cukup mahal, meskipun demkian pupuk ini tergolong masih tetap di cari oleh para petani guna memenuhi kebutuhan dari unsur hara K pada tanaman.

Pupuk KCl anda bisa menemukan 2 macam yaitu jenis KCl 80 yang mempunyai kandungan K2O sebesar 53% serta jenis KCl 90 yang mempunyai kandungan K2O sebesar 58 %.

Pada dasarnya bentuk dari Pupuk KCL berbentuk Kristal serta berwarna merah atau putih, yang mana penggunaannya cocok pada tanah dengan kadar klorida rendah.

Adapun fungsi dari pupuk KCl bagi tanaman sebagai berikut :

  • Pupuk KCI bisa meningkatkan daya tahan pada tanaman terhadap serangan penyakit, serta dapat meningkatkan daya tahan terhadap kekeringan, kualitas buah dan hasil panen.
  • Dapat menguatkan batang tanaman serta memperkuat rasa asli (misalnya rasa pedas pada buah cabai).
  • Dapat membantu terbentuknya protein dan karbohidrat.
  • Dapat membantu merangsang pertumbuhan serta perkembangan pada akar tanaman.
Baca Juga:  Cara Menanam Durian : Menyemai, Proses, Perawatan, Masa Panen Dan Kesimpulan

Adapun kelebihan dari pupuk KCl, antara lain yaitu :

  • Harganya lebih murah dibandingkan pupuk ZK dan KNO3.
  • Mudah untuk didapatkan dalam berbagai merk, baik itu dalam subsidi atau non-subsidi.
  • Mudah larut dalam air.
  • Mudah diserap tanaman.

Untuk kekurangan pada pupuk KCl, yaitu:

  • KCl akan mudah larut dalam air dalam bentuk ion K+ dan Cl–, sehingga penambahan unsur hara pada kalium dalam bentuk KCl juga akan menambah unsur klor pada tanah;
  • Unsur klor yang berlebihan pada tanaman ini akan menyebabkan gejala daun berubah menjadi hijau tua dan juga tebal;
  • Dalam beberapa jenis tanaman, seperti tembakau, wortel, dan kentang, klor jug bisa bersifat meracuni;
  • Klor dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah sedikit, yang mana unsur ini dibutuhkan tanaman dalam proses fotosinetesis sebagai pembentukan energi (ATP).

ZK (Kalium Sulfat)

ZK atau Pupuk kalium sulfat adalah salah satu produk pupuk kalium yang mana termasuk dalam pioneer dipasaraan Indonesia. Dalam pupuk kalium sulfat ini terbuat dari bahan campuran kalium oksida dan asam belerang, sehingga dapat menyebabkan pupuk ini sering disebut pupuk Zwavelzure Kali atau ZK.

Pupuk ZK ini berbentuk seperti butiran-butiran kecil dengan warna putih yang mana bisa bereaksi asam ketika diaplikasikan pada tanah dan tidak higroskopis.

Adapun manfaat dari pupuk ZK, antara lain yaitu:

  • Dapat mencukupi kebutuhan hara kalium;
  • Dapat menurunkan pH tanah;
  • Dapat menguatkan batang tanaman;
  • Dapat meningkatkan ketahanan tanaman dan hasil pada tanaman.

Untuk Kelebihan dari pupuk ZK, yaitu :

  • Memiliki kandungan unsur kalium tinggi, yakni hingga 50%.
  • Bersifat tidak higroskopis, sehingga bisa untuk disimpan lama meskipun kelembapan air tinggi.
  • Mudah larut dalam air, sehingga bekerja lebih cepat.

Untuk kelemahan dari pupuk ZK, yaitu:

  • Dilihat dari harganya yang relatif mahal.
  • Adanya reaksi asam, sehingga apabila digunakan pada lahan yang memiliki pH yang cukup rendah (atau asam) maka nilai pHnya akan turun atau semakin asam (kadar keasamannya jadi meningkat).
  • Bila melihat dipasaran, pupuk ZK dapat ditemui dalam 2 macam yaitu ZK 90 dengan kandungan K2O sebesar 45 % sampai 90 % dan ZK 96 yang memiliki kandungan K2O sebesar 52 %.
Baca Juga:  Daun Terompet

Beberapa Jenis Pupuk yang Mengandung Kalium Tinggi

KNO3 (Kalium Nitrat)

KNO3 atau Pupuk kalium nitrat adalah salah satu jenis pupuk kimia yang mengandung kalium (K) dan nitrogen (N). Dalam pupuk KNO3 mempunyai 2 unsur makro yang sangat efektif sehinga diperlukan oleh tanaman. Kebutuhan 2 unsur hara makro sudah bisa terpenuhi dengan satu kali aplikasi.

Karena pupuk ini sangat cocok untuk mencukupi kebutuhan kalium pada tanaman yang sensitif terhadap klorida (Cl)contohnya pada tanaman tembakau. biasanya bentuk dari pupuk kalium nitrat ini berbentuk kristal dan berwarna putih.

Adapun fungsi dari pupuk kalium nitrat bagi tanaman, antara lain yaitu:

  • Dapat mencegah kerontokan bunga serta buah.
  • Dapat meningkatkan ketahanan pada tanaman dari kekeringan serta penyakit jamur patogen.
  • Dapat mencegah buah cabai kuning dan mencegah rontok.
  • Dapat merangsang pertumbuhan akar.
  • Dapat meningkatkan rasa asli, misal manis dan pedas.
  • Dapat membanru merangsang pertumbuhan vegetatif serta meningkatkan jumlah anakan.
  • Pupuk jenis ini bida meningkatkan kandungan protein serta jumlah bulir padi serta rumpun.

Untuk kelebihan pupuk kalium nitrat, antara lain yaitu:

  • Lebih mudah larut dalam air.
  • Hampir baik digunakan untuk segala jenis tanaman.
  • Kandungan nitrogen dari pupuk initidak mudah menguap sebab pupuk ini dalam bentuk nitrat.
  • Dapat dipakai dalam semua jenis tanaman dalam segala fase pertumbuhan.

Untuk kekurangan pupuk kalium nitrat, antara lain yaitu:

  • Jika dilihat dari segi harganya akan lebih mahal jika dibandingkan pupuk kalium lainnya.
  • Mudah tercuci, sehingga supaya lebih efektif maka anda perlu memperhatikan teknik aplikasinya.
  • Meskpun mahal, tetapi para petani tetap menggunakan pupuk kalium nitrat, sebab pupuk ini dapat peningkatan hasil yang signifikan.

Demikian penjelasan tentang Beberapa Jenis Pupuk yang Mengandung Kalium Tinggi, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Selamat mencoba.