√ Jenis Pupuk Tanaman dan Manfaatnya

3 min read

Macam-macam Jenis Pupuk Tanaman dan Manfaatnya

Jenis Pupuk Tanaman dan Manfaatnya – Tanaman merupakan salah satu dari makhluk hidup yang tumbuh bersama kita. Peran tanaman dalam kehidupan kita juga terbilang amat penting, karena kita saling membutuhkan. Layaknya manusia, tanaman juga membutuhkan asupan yang baik agar pertumbuhannya sempurna dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Untuk membuat tanaman menjadi sempurna pertumbuhannya perlu sedikit campur tangan manusia. Memang pada dasarnya mereka sudah bisa mandiri hidup tanpa dibantu oleh siapapun, namun untuk jenis tanaman yang ingin dipelihara untuk dimanfaatkan seperti sayuran dan buah-buahan perlu peran dari manusia. Yang bisa kita lakukan adalah memberinya pupuk, sesuai dengan kebutuhan dari tanaman tersebut.

Beda tanaman beda juga pupuk yang harus diberikan, ada beberapa macam dan jenis pupuk untuk tanaman tertentu. Bagi anda yang belum mengetahui apa saja macam-macam jenis pupuk tanaman, mari simak penjelasan berikut ini.

Jenis Pupuk Tanaman dan Manfaatnya

Disini Kebun.Co.Id akan membahas macam-macam jenis pupuk tanaman lengkap dengan manfaatnya bagi tanaman. Secara umum pupuk dibedakan dalam dua jenis yaitu Pupuk Makro dan Pupuk Mikro. Berikut masing-masing penjelasannya.

Pupuk Makro

Pupuk makro merupakan pupuk yang sangat vital bagi tanaman karena tingkat kebutuhan tanaman akan pupuk ini sangat tinggi agar pertumbuhannya stabil. Pupuk makro bisa dikatakan sebagai pupuk utama yang harus diberikan kepada tanaman karena jika tanaman kekurangan pupuk makro bisa berakibat fatabagi tanaman itu sendiri. Unsur hara yang terdapat pada pupuk makro ini antara lain adalah N (Nitrogen), P (Phospat), K (Kalium), Mg (Magnesium), S (Sulfur), dan Ca (Kalsium). Pada penerapannya unsur yang harus lebih banyak adalah N, P, dan K dibandingkan unsur yang lainnya, seperti unsur Mg, S, dan Ca bisa diberikan seperlunya saja.

Manfaat Pupuk Makro

Dari unsur-unsur yang ada pada pupuk makro terdapat manfaatnya masing-masing bagi tanaman, mari kita bahas satu-persatu disini.

Nitrogen (N)

Unsur Nitrogen

Pertama kita akan membahas unsur vital yang dibutuhkan tanaman yakni nitrogen. Unsur ini sangat dibutuhkan pada fase awal untuk pertumbuhan sebuah tanaman. Manfaat dari nitrogen sendiri adalah untuk memacu tumbuhnya tunas, daun dan akar pada tanaman. Tanaman yang diberi pupuk nitrogen klorosisnya akan sehat dan warna daun akan menjadi cerah. Contoh pupuk tunggal nitrogen adalah Pupuk Urea dan ZA.

Baca Juga:  Pupuk Untuk Sayuran

Phospat (P)

Phospat

Phospat adalah unsur hara yang cukup penting untuk memacu proses perakaran dan proses pembungaan pada tanaman. Tanaman yang diberi phospat akan membuat batang tanaman menjadi kuat dan akar menjadi sehat, itu dapat mencegah kerontokan pada bungan pada saat fase pembungaan. Contoh pupuk tunggal dari phospat adalah SP-36.

Kalium (K)

Kalium

Berbeda Nitrogen yang penting bagi pertumbuhan tunas, phospat untuk pembungaan, kalium disini penting untuk fase pembuahan. Namun kalium juga harus ada peran pada fase pertumbuhan untuk mengatur proses buka tutup stomata dan sistem imun pada tanaman. Contoh pupuk tunggal kalium adalah KCL.

Magnesium (Mg)

Magnesium

Untuk unsur yang satu ini terbilang tidak pokok seperti Nitrogen, Phospat dan Kalium. Namun unsur ini sangat diperlukan untuk tanaman dalam proses pertumbuhannya terutama tanaman yang melakukan proses fotosintesis. Selain itu Magnesium juga mepengaruhi kualitas dari buah dan mampu menetralkan racun dalam tanah.

Sulfur (S)

Sulfur

Sulfur sama seperti magnesium, unsur ini termasuk makro sekunder atau bisa dibilang sebagai pelengkap saja. Tapi efek dari unsur sangat baik untuk tanaman, kegunaan dari unsur ini adalah bersama kalium untuk menunjang hasil panen kita mulai dari warna, tekstur, rasa dan aroma.

Kalsium (Ca)

Pupuk makro selanjutnya yaitu kalsium, kalsium banyak dipakai untuk menetralkan kadar pH ditanah. Selain itu, kalsium bermanfaat untuk menekan pertumbuhan jamur patogen, merangsang pembentukan akar yang baik dan bisa memperkuat organ-oragan pada tanaman. Kalsium akan membantu proses penyerbukan dan dapat mencegah kerontokan buah dan bunga.

Pupuk Mikro

Pupuk mikro adalah senyawa esensial yang dibutuhkan oleh tanaman demi keseimbangan proses metabolisme dan mengaktifkan serta mengatur senyawa kimia dalam jaringan tanaman. Jika kita lihat dari namanya yakni mikro, berarti kebutuhan akan unsur yang terkandung didalamnya tidak sebanyak dan sevital pupuk makro. Walau dikatakan demikian bukan berarti bahwa pupuk mikro ini tidak penting, jika salah satu unsur pada pupuk mikro ini tidak ada tanaman, bisa menyebabkan bisa menyebabkan kondisi perkembangan abnormal. Beberapa contoh pupuk mikro ini adalah B (Boron), Cl (Klor), Zn (Zinc), Mn (Mangan), Fe (Zat Besi), Cu (Tembaga), Ni (Nikel), dan Mo (Molibden).

Manfaat Pupuk Mikro

Berikut ini adalah manfaat dari unsur-unsur pupuk mikro bagi tanaman.

Boron (B)

Boron merupakan unsur memiliki peran sebagai esensial yang mendukung kinerja nitrogen dalam menstimulasi pertumbuhan batang dan daun. Biasanya tanaman yang diberikan kadar boron yang cukup akan memiliki ukuran daun yang lebar dan berwarna cerah serta ketebalan daun yang bertambah.

Baca Juga:  Cara Menanam Buah Semangka

Hal ini bisa menjadi alternatif untuk pupuk nitrogen pada saat musim hujan. Tidak baik jika kita memberi banyak unsur nitrogen pada tanaman disaat musim hujan karena justru akan memicu pertumbuhan jamur patogen dengan cepat. Jika ingin memberikan boron sebaiknya kita mengikuti anjuran dari produsen itu sendiri, karena jika terlalu banyak akan bersifat herbrisida yang bisa membuat tanaman menjadi gosong.

Zinc (Zn)

Tugas zinc disini adalah mengatur keseimbangan esensial dari unsur mikro yang lain sekaligus berperan dalam menstimulkan sistem pertahanan alami dari tanaman. Jika tanaman kekurangan zinc maka cenderung akan gampang sakit bahkan sampai mati.

Tembaga (Cu)

Unsur ini perannya adalah menekan pertumbuhan jamur patogen bahkan sangat bersifat fungisida jika kita memberikannya dengan dosis yang pas. Lalu kegunaannya pada tanaman adalah sebagai esensial pengaktif enzim tertentu.

Mangan (Mn)

Berbeda dengan Cu, unsur ini mempunyai peran dalam produksi berbagai macam enzim. Mangan tidak boleh diberikan dalam kadar yang banyak karena bisa mengganggu kestabilan metabolisme tanaman.

Zat Besi (Fe), Molibden (Mo), Klor (Cl), Nikel (Ni)

Nah untuk empat unsur diatas ini digabungkan karena memiliki fungsi yang hampir mirip yakni mengatur produksi enzim & senyawa kimia pada tanaman. Dosis yang diberikan juga tidak bisa banyak, harus sedikit. Jarang produsen yang membuat pupuk tunggal untuk unsur mikro diatas sehingga unsur tersebut diproduksi dalam bentuk majemuk.

Pupuk Organik Cair

Oleh karena itu banyak produsen yang sudah memproduksinya dalam bentuk majemuk yang ditakar sesuai dengan dosis yan dibutuhkan tanaman. Contohnya antara lain adalah PHONSKA, NPK 16-16-16, NPK Grower, lalu untuk pupuk mikro ada Yaramila Kompleks dan Primarin-B. Sekarang kebanyakan Pupuk Organik Cair atau POC sudah mengandung kedua unsur Makro dan Mikro yang membuat kita tidak perlu repot-repot mencapur keduanya dengan dosis yang macam-macam. Semua sudah ditakar dan sesuai dosis yang dibutuhkan oleh tanaman itu sendiri.

Mungkin sekian dulu penjelasan kita mengenai Jenis Pupuk Tanaman dan Manfaatnya. Kita berharap artikel diatas dapat membantu dan memberikan pengetahuan untuk kita semua terutama masalah jenis pupuk. Terkesan sepele namun bisa berakibat fatal jika tidak mengetahui manfaat dan jenisnya. Terimakasih atas kunjungannya.

Manfaat Labu Putih

Farming
3 min read

Kandungan Bayam

Farming
4 min read