Kalkun : Pengertian Kalkun, Jenis Dan Sistem Budidaya Ayam Kalkun

4 min read

Kalkun : Pengertian Kalkun, Jenis Dan Sistem Budidaya Ayam Kalkun

Kalkun : Pengertian Kalkun, Jenis Dan Sistem Budidaya Ayam Kalkun – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Kalkun. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Kalkun bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Kalkun berikut ini.


Kalkun : Pengertian Kalkun, Jenis Dan Sistem Budidaya Ayam Kalkun

 

Pengertian Kalkun

Ayam kalkun merupakan salah satu jenis unggas besar yang banyak dikembangbiakkan selain ayam kampung dan bebek. Kalkun merupakan salah satu bahan makanan yang sangat terkenal akan kelezatannya. Di luar negeri, kalkun menjadi makanan favorit jika sedang ada acara seperti pesta.tapi,di Indonesia masih belum begitu populer kalkun dijadikan sebagai bahan makanan. Kalkun memiliki bentuk tubuh unik ddan bulu yang berwarna warni.


Jenis – Jenis Ayam Kalkun

Ayam Kalkun merupakan sejenis unggas yang berasal dari luar Indonesia burung berukuran besar dari ordo Galliformes genus Meleagris. Kalkun kebanyakan berasal dari Eropa.  Untuk kalkun dewasa mempunyai bobot berkisar 5 – 7 kg per ekor.Ayam. Perbedaan jenis kalkun berdasarkan warna bulunya. Saat ini banyak terjadi persilangan antar jenis kalkun yang menyebabkan warna kalkun menjadi lebih bervariasi. Berikut merupakan berbagai jenis ayam kalkun yang dapat dibedakan menurut warna bulunya :

  • Kalkun Bronze

Jenis ayam kalkun bronze merupakan jenis ayam kalkun yang cukup populer di pasaran Indonesia dengan keberadaannya yang sudah banyak kita temui. Sebagai jenis kalkun populer, sehingga banyak masyarakat menjadikan jenis kalkun ini sebagai jenis ayam kalkun pedaging.

  • Kalkun Bourbon Red

Ayam Kalkun Bourbon Red atau yang terkenal dengan sebutan ayam kalkun merah merupakan jenis ayam yang memiliki ciri khas yang terletak pada warna bulunya yakni coklat kemerah-merahan pada bagian badannya yang berpau dengan warna putih pada bagian sayapnya.

  • Kalkun Royal palm

Jenis ayam kalkun royal palm merupakan salah satu jenis ayam kalkun yang tidak kalah populasinya dibandingkan dengan jenis ayam kalkun lainnya. Jenis ayam kalkun ini memiliki ciri khas yang terletak pada warna bulunya yakni perpaduan antara warna putih dengan strip garis yang berwarna hitam membuatnya tampil cantik dan digemari banyak orang.

  • Kalkun Golden Palm

Merupakan jenis kalkun yang memiliki keunikan punggungnya yang berwarna hitam, dadanya perpaduan antara warna putih dengan strip-strip hitam serta pada bagian ekornya yang berwarna putih berpadu dengan strip hitam. Sayapnya berwarna seperti emas, pialnya berwarna merah serta kepalanya yang berwarna kebiru-biruan dan kakinya yang berwarna putih keabu-abuan yang menjadi ciir khas tersendiri bagi kalkun golden palm.

  • Kalkun Black Spanish

Jenis ayam kalkun black spanish merupakan jenis ayam kalkun dengan warna bulunya hitam legam diseluruh tubuhnya. Warna pada bulu tubuhnya yang hitam legam menjadikan jenis ayam ini sangat eksotis. Selain itu harga ayam kalkun black spanish juga lebih tinggi dibandingkan dengan berbagai jenis ayam kalkun lainnya.

  • Kalkun Self Buff

Jenis ayam kalkun self buff untuk saat ini memang masih jarang kita temui di pasaran Indonesia.Bulunya perpaduan antara warna putih dan coklat muda, kepalanya berwarna merah, paruhnya berwarna kuning dan warna kakinya yang ke abu-abuan.  Dengan harganya yang terbilang relatif tinggi kini dalam pemeliharaannya oleh kalangan penghobi jenis ayam hias.

Baca Juga:  Penyakit Ikan

Kalkun : Pengertian Kalkun, Jenis Dan Sistem Budidaya Ayam Kalkun


Sistem Budidaya Ayam Kalkun

Pemilihan bibit kalkun adalah penentuan yang sangat vital dan vatal serta perlu mendapat perhatian penuh saat ingin beternak atau membudidayakannya, karena apabila salah pilih bibit bisa saja bibit itu membawa gen cacat atau lemah dari orang tuanya. Bibit kalkun yang baik salah satunya ditandai dengan pertumbuhan cepat, nafsu makan yang tinggi, bebas penyakit, dan sehat. Berikut karakteristik yang perlu di perhatikan :

  • Karakteristik kalkun sehat diantaranya :

    • Nafsu makan yang baik
    • Warna kotoran normal (tidak dilarutkan putih-hijau)
    • Gerak geriknya gesit dan berasal dari indukan unggul.
    • Indukan unggul biasanya produktif serta berbadan besar.
  • Karakteristik kalkun yang kurang baik diantaranya :

    • Kaki kering dan memiliki kapalan
    • Jari kering dan bengkok
    • Bulu berwarna kusam
    • Matanya melotot
    • Pandangan sayu
    • Mulut tampak seperti kemerahan dan robek
    • Sering sendirian
    • Nafsu makan menurun
    • Sayap menggantung atau sengkleh
  • Pemilihan Lokasi Kandang

Pastikan peternakan aman dari manusia, hewan, dan kemungkinan ancaman bencana alam akibat tanah longsor, banjir, angin, dan berbagai ancaman yang akan menghancurkan bisnis peternakan kalkun.Harus memilih tempat yang mudah untuk mendapatkan makanan tambahan misalnya di sekitar pantai, danau, sungai dan sawah.

Untuk lokasi kandang, harus dipilih pada tempat yang tidak lembab, dan jika mungkin, menghadap ke timur sehingga pas kandang di pagi hari dapat terkena sinar matahari. Kalkun akan lebih sehat jika setiap hari terkena sinar matahari langsung.Kandang yang menggunakan sistem lepas atau umbaran akan membuat kalkun lebih bebas bergerak, dan tentunya lebih bebas untuk kawin.

  • Pembuatan Kandang

Membuat kandang dapat menyesuaikan dengan kondisi dan ukuran lahan yang ada. Hanya diusahakan agar kandang agak besar dan tidak terlalu padat, karena jika terlalu padat bulu kalkun bisa rusak. Selain itu, sering bertengkar di antara laki-laki dewasa, jadi jika berencana untuk membesarkan/ternak kalkun dalam jumlah besar (20-30 ekor) harus membuat area kandang dan tentu saja yang aman dan nyaman.

Baca Juga:  Habitat Ayam : Deskripsi, Jumlah Telur, Makanan, Predator Dan Bekisar

Ukuran kandang harus sesuai dengan kondisi dan pola hidup mereka, jika mungkin membuat kandang sesuai dengan latar belakang kehidupan mereka sehingga penduduk tumbuh dengan maju sempurna akan lebih menguntungkan Sistem perkandangan yang baik adalah harus memiliki ruang untuk kegiatan mereka seperti istirahat, bermain -main, dan kegiatan lainnya seperti makan khusus yang selalu tetap bersih.

Jika memungkinkan posisi langsung dari kandang ke arah timur sehingga sinar matahari pagi bisa masuk ke kandang.Sehingga kandang selalu kering dedak dapat Anda gunakan sKandang harus mudah dibersihkan dari kotoran yang akan membawa penyakit. Sistem tata letak perkandangan Anda menjadi nyaman bagi penghuni dan orang-orang yang merawat hewan mulai dari pintu, ventilasi, dan jalan-jalan antara kandang ke kandang lain.

Usia kalkun terpisah sesuai agar tidak diterjadi kejahatan di antara mereka, jika setiap jenis ayam nakal harus dipisahkan dari yang lain. Pastikan ayam bersarang dan menetas aman dari orang lain dan posisi situs bersarang untuk memfasilitasi kemajuan cek Anda tanpa mengganggu telur ayam yang menetas.

  • Pemberian Pakan

Atur jadwal makan dan memberikan pakan yang diperlukan agar tidak ada sisa pakan yang akan menyebabkan penyakit jika malas membersihkan, harus menyesuaikan posisi mereka agar tidak berebut untuk makan dan menghindari makanan tidak banyak limpasan. Set tempat minum yang agak jauh dari tempat makan untuk tetap bersih dari kemungkinan makanan campuran.

  • Perawatan Awal

Perawatan dasar adalah perawatan yang dilakukan pada anak ayam kalkun yang berusia 0 hari – 2,5 bulan. Dalam perawatan ini, ada beberapa teknik yang harus dicatat bahwa lampu pemanasan, atau lebihpopulernya disebut pemanasan kandang ayam. Ayam yang kurang dari 1,5 bulan memerlukansuhu biasanya di atas 30-45 derajat Celcius itu dimaksudkan untuk anak ayam mendapatkan suhu hangat seperti saat ia diinkubasi orangtuanya.

  • Perawatan Menengah

Perawatan ini adalah perawatan anakan kalkun yang berusia lebih dari 1,5 bulan hingga 6 bulan.Fisiologis, anak ayam kalkun sudah memasuki masa remaja akan melihat perbedaan gender.Pemmberian Lampu atau lampu pemanasan tidak lagi diperlukan dan menyiapkan lebih luas kandang agar ayam kalkun dapat bergerak bebeas.

  • Perawatan Lanjut

Jika kalkun telah memasuki lebih dari usia 6 bulan, Jenis kelamin kalkun terlihat jelas laki-laki dan betinannya dan libido seksual mereka akan muncul.Dalam masa itu, pisahkan ayam kalkun yang berjenis kelamin jantan dengan pejantan lainya agar menghindari proses perkelahian pejantan.

Ketika kalkun betina terlihat ndekem/merunduk maka kalkun siap untuk kawin dan akan bertelur.Itulah usia ketika ayam kalkun akan mulai masa reproduksi.Pada usia 8 bulananan lebih kalkun dapat mencapai 7 kg – 8 kg ,saat itu faktor gizi harus benar benar dipertimbangkan.

Demikian penjelasan kami tentang Kalkun dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Manfaat Labu Putih

Farming
3 min read

Kandungan Bayam

Farming
4 min read