Cara Menanam Kangkung Darat Hasil Melimpah

Cara Menanam Kangkung Darat Hasil Melimpah – Pada kesempatan ini akan membahas tentang Kangkung Datar. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan cara menanam dan tipts budidaya kangkung darat agar hasil menjadi melimpah dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel Kebun.co.id berikut ini.

Cara Menanam Kangkung Darat Hasil Melimpah

Tanaman kangkung merupakan tanaman yang banyak digemari oleh kebanyakan masyarakat kita selain rasanya yang enak dan lezat. Kangkung sendiri menjadi berbagai macam hidangan kelas atas yang sering di tampilkan berbagai macam restoran.

Karena di Indonesia memilki geografis yang sangat cocok dalam budidya kangkung terutama kangkung darat. Sehingga dalam budidayanya sering kita jumpai di berbagai wilayah tanah air kita ini. Berdasarkan habitat hidupnya, kangkung dibedakan menjadi dua jenis yaitu Kangkung air dan Kangkung darat, di mana ke 2 jenis kangkung tersebut terdapat ciri masing-masing.

Ciri kangkung darat dan kangkung air

Ada beberapa ciri-ciri dari kangkung yang harus kita ketahui sebagai berikut:

Kangkung darat

  • Tumbuh di tempat kering seperti di tanam dilahan tanah
  • Batang lebih kecil dengan warna putih kehijauan
  • Daun tipis dan lebih lunak
  • Warna bunga pada umumnya berwarna putih

Kangkung air

  • Tumbuh di tempat basah misal seperti genangan sawah, selokan, parit maupun kolam.
  • Pada batang berwarna hijau pekat dan jauh lebih besar dibandingkan kangkung darat.
  • Pada daunnya terlihat lebih keras dan lebar
  • Pada bunganya berwarna putih serta kemerah-merahan

Seperti yang kita lihat di berbagai pasar, pada saat ini kangkung darat lebih banyak dibutuhkan. Karena budidaya kangkung darat ini sangat mudah dan memiliki siklus panen yang cepat yaitu sekitar 4-6 minggu.

Cara menanam dan Tips budidaya kangkung darat

Ada banyak cara untuk menanam budidaya kangkung darat, namun agar mendapatkan hasil panen yang lebih melimpah dapat dilakukan beberapa tips sebagai berikut.

Syarat Tumbuh

Kangkung Darat merupakan tanaman sayuran yang mudah dibudidayakan dan tidak memerlukan kondisi pertumbuhan khusus. Meski begitu, budidaya kangkung darat juga harus dilakukan dengan baik agar mencapai hasil yang maksimal. Kangkung darat dapat tumbuh dengan baik dimana-mana, baik di dataran rendah maupun di dataran tengah dan tinggi. Agar tanaman kangkung darat dapat tumbuh optimal, tanah harus gembur, subur, dan cukup terkena sinar matahari untuk budidaya bayam tanah.

Persiapan bibit kangkung darat

Untuk menyiapkan persemaian bisa dilakukan dengan cara generatif yaitu menggunakan biji atau secara vegetatif dengan cara menggunakan stek batang. Namun sebaiknya dengan cara yang menggunakan generatif, karena bila menggukan yang generetif pasti akan menghasilkan tanaman yang bagus, dengan kualitas yang seragam dan perkembangan pertumbuhannya.

Perhatikan bibit yang Anda pilih, terutama pilih bibit yang berumur kurang dari setahun. Hal ini dikarenakan produktivitas benih akan sesuai, sehingga tidak menghasilkan benih yang berkualitas.

Persiapan Lahan Tanam

  • Lahan dibersihkan dari gulma, rumput liar dan akar bekas dari tanaman sebelumnya.
  • Kemudian buat gundukan atau bedengan dengan ketinggian 30 dan lebar 100 cm, dengan jarak antar bedengan 40 cm sebagai jalan pemeliharaan dan saluran air atau drainase.
  • Pilihlah lahan yang mendapatkan cahaya matahari secara merata agar pertumbuhan kangkung lebih baik.

Pemberian pupuk

  • Langkah selanjutnya pemberian pupuk dasar agar nutrisi yang dibutuhkan tanaman kangkung dapat terpenuhi.
  • Pemupukan dapat Anda lakukan dengan memberi pupuk organik atau pupuk kandang dan biarkan selama 3 hari.
  • Apabila tanah pada lahan tumbuh terlalu asam dapat Anda taburkan dolomit atau kapur untuk menetralisir pH dalam tanah.

Tahapan cara Menanam Kangkung

Dalam tahap penanaman kangkung sebaiknya dilakukan pada musim hujan sekitar bulan November-Desember. Jika kondisi cuaca saat menanam sedang musim kemarau, maka Anda harus menyiramnya setiap hari.

Berikut ini adalah cara penanaman kangkung, antara lain yaitu:

  1. Langkah awal buat lubang sekitar 3 cm dan jarak tanam sekitar 15 cm sebagai ruang tumbuh kangkung.
  2. Masukkan setiap lubang 3 biji benih kangkung.
  3. Tutup lubang yang telah cadi asukan biji dengan menggunakan pupuk kandang yang sudah di campurkan tanah.

Penyulaman

Dalam proses penanaman tidaklah semua tumbuh secara sempurna oleh karena itu dilakukan penyulaman. Dalam tahap ini pergantian dan pemilihan bibit tanaman yang tidak tumbuh sempurna atau mati. Agar segera diganti dengan benih yang baru sehingga dapat dihasilkan pertumbuhan yang seragam.

Perawatan tanaman kangkung

Dalam perawatan tanaman kangkung dapat Anda lakukan penyiangan yaitu membersihkan gulma yang ada disekitar lahan tanam kangkung.

Jauhkan tanaman Anda tidak hanya dari gulma, tetapi juga dari hama seperti belalang, ulat grayak, dan kutu daun. Selain itu, rawatlah tanaman tersebut sebaik-baiknya agar tidak terserang penyakit yang biasanya mengganggu kangkung tanah yaitu penyakit karat putih. Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan pestisida biologis jika perlu.

Selanjutnya pengairan, dalam hal ini sangatlah perlu diperhatikan dan tetap dijaga kondisi saluran perairannya. Karena tanaman kangkung membutuhkan air yang cukup.

Pengendalian penyakit dan hama, dalam setiap budidaya tentu akan ada berbagai macam hama atau penyakit yang akan menyerang. Oleh karena itu lakukan pencegahan dini dengan menggunakan obat atau musuh alami.

Selanjutnya pemupukan yang mana dapat Anda lakukan apabila kiranya perlu atau dapat melihat keadaan konddisi lahan yang kurang produktif.

Anda bisa memberi tanah suatu bentuk pupuk organik yang kaya nitrogen. Tetapi jika tanamannya terlihat bagus, alangkah baiknya tidak melakukan pemupukan tambahan. Hal ini dikarenakan bayam merupakan jenis tumbuhan yang dapat tumbuh pada kondisi tanah dengan kesuburan sedang.

Panen Kangkung

Panen kangkung bisa Anda lakukan yaitu sekitar 4 minggu setelah tanam. Kangkung yang sudah siap unutk dipanen memiliki daun yang lebat dan berwarna hijau. Pada kangkung darat tidak seperti kangkung air, dimana batangnya kecil dan tidak berwarna terlalu hijau seperti kangkung air.

Untuk pemotongan panen pertama bisa dipotong dari bagian bawah, karena kangkung darat dapat dipanen secara berkala yaitu 2 kali setelah itu dicabut beserta akarnya.

Dalam pemasaran tanaman kangkung dapat Anda bersihkan terlbih dahulu dengan menggunakan air yang mengalir, sehingga mengurangi kontaminasi dan tetap segar sampai kekonsumen.

Demikian ulasan tentang Cara Menanam Kangkung Darat Hasil Melimpah, Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan Anda. Selamat mencoba.