Proses Membuat Pakan Ikan Sederhana dan Ekonomis

Proses Membuat Pakan Ikan Sederhana dan Ekonomis – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas Proses Membuat Pakan Ikan. Dalam pembahasan kali ini kami akan menjelaskan bagaimana proses dalam membuat pakan ikan dengan cara yang sederhana dan ekonomis dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak selengkapnya ulasan berikut ini.

Proses Membuat Pakan Ikan Sederhana dan Ekonomis

Dalam proses pembudidayaan ikan, biaya paling besar diperuntukkan bagi pakan. Untuk anggaran yang dikeluarkan untuk pakan ikan saja bisa mencapai 60-70% dari total biaya produksi. Hal ini kerap memberatkan para pembudidaya. Namun di era sekarang ini banyak inovasi yang di buat agar meminimalisir biaya produksi pada pakan, yaitu dengan cara membuat pakan sendiri. Berikut ini adalah cara proses pembuatan pakan ikan:

Komposisi Dalam Pembuatan Pakan Ikan yang Baik

Dalam proses pembuatan pakan ikan sendiri juga memerlukan beberapa syarat yaitu terdapat nilai gizi yang cukup tinggi, mudah diolah dan bebas dari bahan kimia, harganya lebih terjangkau, bahannya mudah didapat, bukan makanan pokok bagi manusia, dan pelet halus serta dapat dihancurkan. Komposisi yang digunakan adalah dedak atau bekatul, keong mas, ikan asin BS super, daun pepaya, vitamin, konsentrat, ragi tempe. Perbanyak bahan baku sumber protein hewani. Tepung ikan adalah sumber protein hewani yang baik untuk ikan. Karena pencernaan ikan bertujuan untuk menyerap lebih banyak protein.

Kami merekomendasikan kepada anda untuk penggunaan tepung ikan yang meiliki kualitas baik, tepung ikan segar dan juga tidak tercampur. Tepung ikan adalah bahan baku tahan lama yang dapat ditemukan di daerah tersebut. Jika Anda ingin mengirimkan pakan ikan dari jarak jauh, Anda perlu memastikan bahwa upaya Anda untuk memberi makan ikan telah terbayar dengan menggunakan tepung ikan skala kecil. Kalaupun diperoleh tepung ikan dengan kandungan protein 38-40% berkat komposisi pelampung dan lem aci sudah cukup untuk bisa menghasilkan pakan ikan. Tepung ikan baik bila komposisinya lengkap untuk pakan ikan, jadi anda hanya perlu bahan tambahan lain agar pakan ikan bisa mengapung di air dan menempel pada pakan ikan. Kali ini kebun.co.id akan mengulas bagaimana cara membuat pakan ikan sendiri dengan benar.

Alat dan Bahan Membuat Pakan Ikan

Bahan yang bisa digunakan dalam proses pembuatan pakan ikan di antaranya:

  1. Tepung kedelai
  2. Tepung ikan
  3. Tepung darah
  4. Kaldu
  5.  Vitamin
  6. Tepung daun turi
  7. Dedak halus
  8. Tepung terigu
  9. Garam mineral

Alat yang diperlukan dalam proses pembuatan pakan ikan, di antaranya:

  1. Mesin penepung / diskmill (opsional)
  2. Mesin pencampur/mixer (opsional)
  3. Mesin cetak pellet

Dalam operasional produksi pakan, mesin yang kami gunakan yaitu diesel dengan kekuatan 10 PK dengan ukuran pellet kisaran 3.5 – 4 mm. Jika ingin mencetak pelet dengan ukuran kisaran 2 – 3 mm, maka yang dibutuhkan untuk kekuatan dieselnya minimal 24 PK.

Bahan-bahan yang kami cetak tidak mengalami proses penepungan. Karena bahan pakan yang kami gunakan mengalami proses fermentasi, yang mana tekstur dari bahan tersebut sudah menjadi lunak pada saat akan di cetak.

Proses Fermentasi

Adapun proses fermentasi bahan sebagai berikut:

  • Semua bahan seperti tepung ikan, tepung kedelai, tepung kanji dll ditimbang sesuai resep yang Anda inginkan. Untuk detailnya, lihat lampiran pada komposisi feed.
  • Bahan kering atau basah, dicampur dengan tangan atau dengan mixer.
  • Kadar air bahan diatur ke kadar air 10-15%.
  • Kelembaban diatur dengan menambahkan tetes / tetes tebu yang telah diencerkan dengan air.
  • Tambahkan ragi tape secukupnya, aduk dan aduk hingga merata.
  • Masukkan adonan ke dalam kantung berlapis plastik, ikat agar udara tidak masuk ke dalam.
  • Giling adonan minimal 5 hari atau hingga adonan menjadi dingin dan siap dicetak.

Keuntungan Menggunakan Teknik Fermentasi

  • Bahan pakan menjadi lebih lunak, sehingga tidak diperlukan proses milling, yang berarti penghematan biaya produksi.
  • Kandungan nutrisi (protein) akan meningkat seiring dengan aktivitas bakteri pemfermentasi yang mengubah protein kompleks menjadi asam amino yang langsung diserap oleh ikan.
  • Penurunan jumlah bakteri patogen yang ada dalam bahan pakan.
  • Pellet yang terbuat dari bahan fermentasi dapat merangsang pembentukan kawanan biologis (sistem air merah) di kolam perawatan.
  • Memfasilitasi penanganan bahan yang cepat membusuk seperti bahan dari kotoran ternak atau kotoran ikan untuk memperpanjang umur simpan bahan.

Membuat Pakan Ikan

Proses Dalam Cetak Pelet

Bahan yang sudah melalui terfermentasi, jika masih kurang lembab bisa di tambah dengan air. Jika terasa terlalu empuk bisa ditambahkan dengan bahan kering seperti tepung ikan. Pada saat akan di cetak, dapat juga ditambahkan dengan feed supplement seperti premix vitamin dan mineral, yang banyak di jual di pasaran.

Pencetakan butiran akan bagus jika kelembaban adonan tepat. Butiran yang sudah dicetak bisa langsung dijemur selama 1-2 jam atau bisa juga menggunakan oven. Pellet kering siap untuk dikemas. Sebelum mulai mengemas pellet harus diayak terlebih dahulu agar tidak mengandung feed powder.

Tata Cara Pemberian Pakan Pada Ikan

Pada awal penebaran benih ikan, konsumsi pakan yang diberikan adalah pakan komersial atau pabrik. Mengingat pakan yang kami hasilkan memiliki ukuran diameter 3 – 4 mm. Maka dianjurkan diberikan sesuai dengan bukaan mulut ikan.

Ikan lele biasanya diberi makan 40 ekor/kg, dengan kombinasi 50% pakan pabrik dan 50% pakan rumahan. Persentase pakan pabrik terus menurun seiring dengan ukuran ikan. Jika lele berisi 15 ekor/kg, pakan rumahan diberikan 100% sampai panen.

Pelet yang kami hasilkan dilebur, setelah diumpankan ke ikan, pertama-tama harus dibasahi atau disemai. Probiotik mengandung bakteri yang menguntungkan, seperti bakteri asam laktat sp atau premiks, yang mengandung vitamin dan mineral. Membantu menyerap makanan di usus ikan.

Makanan yang disiapkan sendiri harus diberikan secara bertahap untuk mengontrol dosis pakan yang kita berikan.
Sejauh menyangkut bahan pakan, ini bukan persyaratan mutlak dan harus dipenuhi. Anda bisa memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan kita masing-masing dengan harga yang murah.

Pelet yang kita buat sendiri adalah pakan yang bersifat subtitusi atau tambahan, yang kita buat dengan teknologi yang sangat sederhana, sebagai upaya untuk mengurangi efek ketergantungan kita pada pakan komersial atau pabrik. Sehingga tercipta kondisi yang lebih kreatif dan mandiri.

Demikian gambaran Proses Membuat Pakan Ikan Sederhana dan Ekonomis. Dengan cara ini anda bisa membuat pelet ikan sendiri untuk budidaya ikan yang bisa anda praktekkan di rumah dengan mengikuti langkah-langkah yang sudah dijelaskan sebelumnya. Semoga bermanfaat dan menambah ilmu bagi kita semua. Terima kasih.