Proses Membuat Pakan Ikan Sederhana dan Ekonomis

2 min read

Proses Membuat Pakan Ikan Sederhana dan Ekonomis – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas Proses Membuat Pakan Ikan. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan bagaimana proses dalam membuat pakan ikan secara sederhana dan ekonomis dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak selengkapnya ulasan berikut ini.

Proses Membuat Pakan Ikan Sederhana dan Ekonomis

Dalam proses budi daya ikan, biaya paling besar diperuntukkan bagi pakan. Budgetnya bisa mencapai kisaran 60—70% dari keseluruhan total biaya produksi. Hal ini kerap memberatkan para pembudidaya. Namun di era sekarang ini banyak inovasi yang di buat agar meminimalisir biaya produksi pakan, yaitu dengan membuat pakan sendiri. Berikut ini adalah cara proses pembuatannya:

Alat dan Bahan membuat Pakan Ikan

Alat yang digunakan dalam proses pembuatan pakan ikan, antara lain :

  1. Mesin penepung / diskmill (opsional)
  2. Mesin pencampur/mixer (opsional)
  3. Mesin cetak pellet

Dalam operasional produksi pakan, mesin yang kami gunakan yaitu diesel dengan kekuatan 10 PK dengan ukuran pellet kisaran 3.5 – 4 mm. Jika ingin mencetak pelet ukuran kisaran 2 – 3 mm, maka membutuhkan kekuatan diesel minimal 24 PK.

Bahan-bahan yang kami cetak tidak mengalami proses penepungan. Karena bahan pakan kami mengalami proses fermentasi, yang mana tekstur bahan sudah menjadi lunak pada saat akan di cetak.

Proses Fermentasi

Adapun proses fermentasi bahan sebagai berikut:

  • Semua bahan seperti tepung ikan, tepung bungkil kedelai, kanji dll, di timbang sesuai dengan formulasi yang diinginkan. Untuk jelasnya dapat dilihat pada lampiran formulasi pakan.
  • Bahan kering maupun bahan basah, dicampur secara manual atau pakai mixer.
  • Adonan bahan di atur kelembabannya dengan kadar air antara 10 – 15 %.
  • Pengaturan kelembaban adalah dengan penambahan tetes/mollase yang telah diencerkan dengan air.
  • Tambahkan ragi tape secukupnya, aduk dan campur sampai merata.
  • Masukkan adonan dalam sak yang telah dilapisi plastik di dalamnya, ikat agar udara tidak masuk.
  • Peram adonan tadi selama minimal 5 hari,atau sampai adonan dingin dan siap cetak.
Baca Juga:  Pipa Paralon Hidroponik

Keuntungan Menggunakan Teknik Fermentasi

  • Bahan pakan menjadi lebih lunak, sehingga tidak memerlukan proses penepungan, ini berarti menghemat ongkos produksi.
  • Kandungan gizi bahan pakan (protein) akan meningkat, karena aktifitas bakteri fermentasi mengubah protein yang komplek menjadi asam amino yang langsung terserap oleh ikan.
  • Mengurangi bakteri pathogen yang terdapat dalam bahan pakan.
  • Pelet yang dibuat dari bahan fermentasi, dapat memacu terbentuknya bio flock (red water system) pada kolam pemeliharaan.
  • Mempermudah penanganan bahan yang cepat membusuk, seperti bahan dari limbah peternakan atau limbah perikanan, sehingga dapat memperpanjang masa penyimpanan bahan.

Proses Dalam Cetak Pelet

Bahan yang sudah terfermentasi, jika kurang lembab bisa di tambah dengan air. Jika terlalu lembek bisa ditambahkan bahan kering seperti tepung ikan. Pada saat akan di cetak, dapat juga ditambahkan feed supplement seperti premix vitamin dan mineral, yang banyak di jual di pasaran.

Hasil cetak pelet akan baik jika kelembaban adonan sudah pas. Pelet yang sudah di cetak bisa langsung di jemur di bawah sinar matahari selama 1 – 2 jam atau bisa juga di oven. Pelet yang sudah kering siap di kemas. Sebelum di kemas pellet perlu di ayak agar terbebas dari serbuk pakan.

Tata Cara Pemberian Pakan Pada Ikan

Pada awal penebaran benih ikan, konsumsi pakan yang diberikan adalah pakan komersial atau pabrik. Mengingat pakan yang kami hasilkan ukuran diameter 3 – 4 mm. Maka dianjurkan diberikan sesuai dengan bukaan mulut ikan.

Apabila memberi pakan lele, biasanya pada saat ukuran 40 ekor/kg, dengan kombinasi 50% pakan pabrik dan 50% pakan buatan sendiri. Persentase pakan pabrik terus dikurangi seiring dengan besarnya ikan. Pada saat ikan lele berisi 15 ekor/kg, pakan buatan sendiri diberikan 100% sampai panen.

Baca Juga:  Cara Menanam Rambutan : Metode, Pemilihan, Pemeliharan dan Pemanenan

Pakan pelet yang kami hasilkan adalah tenggelam, pada saat akan diberikan pada ikan sebaiknya dibasahi atau dibibis terlebih dahulu. Dengan probiotik yang mengandung bakteri menguntungkan seperti Lactobacillus sp atau premix yang mengandung vitamin dan mineral. Guna membantu daya cerna pakan dalam usus ikan.

Pemberian pakan buatan sendiri sebaiknya diberikan sedikit demi sedikit, agar bisa mengontrol dosis pakan yang kita berikan.

Mengenai bahan pakan yang kami cantumkan dalam lampiran, bukan syarat mutlak yang harus diikuti. Anda bisa memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan kita masing-masing dengan harga yang murah.

Pelet yang kita buat sendiri adalah pakan yang bersifat subtitusi atau tambahan, yang kita buat dengan teknologi yang sangat sederhana, sebagai upaya untuk mengurangi efek ketergantungan kita pada pakan komersial atau pabrik. Sehingga tercipta kondisi yang lebih kreatif dan mandiri.

Demikian ulasan tentang Proses Membuat Pakan Ikan Sederhana dan Ekonomis. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.

Manfaat Labu Putih

Farming
3 min read

Kandungan Bayam

Farming
4 min read