Cara Menanam Anggrek Yang Benar

3 min read

Cara Menanam Anggrek Yang Benar

Cara Menanam Anggrek Yang Benar – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Cara Menanam Anggrek Yang Benar.

Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Cara Menanam Anggrek Yang Benar bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Cara Menanam Anggrek Yang Benar berikut ini.


Cara Menanam Anggrek Yang Benar


Tumbuhan Anggrek ialah salah satu tipe tumbuhan yang banyak dipergunakan oleh keluarga di Indonesia sebagai penghias keelokan pekarangan rumah.

Tumbuhan ini bukan cuma banyak ditanam di Indonesia, akan namun keindahannya terpancar serta banyak ditanam sampai ke luar Indonesia.

Anggrek ialah jenis bunga dengan anggota jenis paling banyak diantara jenis bunga-bunga yang lain.

Ada lebih dari hampir 26ribu spesies anggrek yang tersebar dari mulai wilayah tropika basah sampai ke daerah sirkumpolar.

Serta dari sekian banyak spesies anggrek tersebut, terdapat 5ribu tipe spesies yang tersebar ke segala penjuru daerah Indonesia.

Biasanya, tumbuhan anggrek mempunyai karakteristik berupa oval memanjang dengan mempunyai tulang daun yang pula memanjang.

Wujud memanjang ini disebabkan dia berperan sebagai penyimpan cadangan air untuk tumbuhan anggrek.

Dengan mempunyai nama latin Orichidaceae, tumbuhan anggrek begitu terkenal dikelompok kalangan perempuan di Indonesia, jenis anggrek yang sangat populer serta banyak ditanam di Indonesia ialah anggrek bulan.

Adapula tipe anggrek yang biasa ditanam di Indonesia yakni Anggrek Catteleya, Anggrek Dendrodium, Anggrek Grammathopilum.

Anggrek Oncidium, Anggrek Phalaenopsis, Anggrek Vanda ataupun Anggrek Potong, serta Anggrek Spathiphyllum.

Dengan harga jual yang dapat dibilang tidak murah, dan kebutuhan di Indonesia yang lumayan banyak.

Tumbuhan anggrek jadi salah satu tumbuhan yang pantas kamu perhitungkan buat dibudidayakan sebab kesempatan bisnis yang baik.


Jenis Anggrek

Menurut jenis perkembangan batangnya, tumbuhan anggrek dibedakan menjadi:

  • Monopodial: ialah perkembangan batang yang tidak terbatas, semacam jenis-jenis Vanda.
  • Simpodial: ialah perkembangan batang yang terbatas, semacam jenis-jenis Cattleya, Denbrobium serta sebagainya.

Menurut habitatnya, tumbuhan anggrek dibedakan jadi 2 kalangan ialah:

  • Epifit: ialah tumbuhan yang menumpang pada tumbuhan lain namun tidak merugikan tumbuhan inangnya.
  • Terestrial: ialah tumbuhan yang hidup serta berkembang di atas permukaan tanah serta membutuhkan sinar matahari langsung.
Baca Juga:  Cara Menanam Bunga Bird of Paradise Agar Cepat Berbunga

Berikut Beberapa Cara Menanam Anggrek Yang Benar

Pemilihan Bibit Unggul

Secara genotip bibit yang baik berasal dari induk yang sehat, giat berbunga, bunganya banyak dengan corak terang serta tidak gampang layu.

Perbanyakan bibit bisa secara generatif dengan biji ataupun secara vegetatif lewat pembelahan anakan.

Pembibitan Anggrek Secara Vegetatif

Pembibitan dengan metode vegetatif ialah menanam bagian badan dari tumbuhan indukan anggrek semacam bagian batang, pangkal ataupun bagian rhizomnya. Bagian yang hendak dijadikan bibit wajib mempunyai tunas.

Metode penanamannya dapat mempersiapkan pot yang digunakan buat menampung bibit anggrek ataupun bagian dari indukan tumbuhan anggrek.

Bibit yang telah mempunyai tunas harus mempunyai pangkal yang kokoh serta banyak selanjutnya hendak dipindahkan dalam pot sudah disediakan

Pembibitan Anggrek Secara Generatif

Pembibitan dengan metode genaratif sedikit berbeda dengan tipe pembibitan sebelumnya, karena tahapan yang dicoba lewat proses penyamaian biji tumbuhan anggrek.

Tidak hanya itu pula terdapat penyesuaian terhadap keadaan lingkungan serta temperatur sekitar.

Apabila keadaan yang tidak cocok hendak memunculkan anggrek tidak berkembang kecambah secara sehat.

Buat melaksanakan pembibitan membutuhkan waktu sepanjang 3 bulan lamanya hingga pada kesimpulannya bibit siap dipindahkan kedalam pot yang telah disediakan.

Siapkan Media Tanam

Sehabis bibit telah siap, maka berikutnya ialah dengan mempersiapkan media tanam yang terbaik supaya tumbuhan anggrek bisa berkembang dengan optimal.

Kamu cukup mempersiapkan pot tumbuhan dengan ukuran sedang.

Kemudian, Kamu persiapkan media tanam berbentuk kombinasi tanah, pupuk kandang yang sudah di fermentasi, arang gelap, kulit kelapa kering, serabut kelapa, dan pecahan kecil batu bata merah ataupun genting rumah.

Buat menggabungkan segala bahan tersebut, Kamu wajib meletakkan pecahan batu bata pada bagian sangat dasar pot, serta diikuti bagian atasnya dengan meletakkan kulit kelapa secara menyeluruh.

Sehabis itu, letakkan serabut kelapa serta pada tahap terakhir masukkan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang pada bagian sangat atas kombinasi tadi.

Proses Penanaman serta Pemindahan Bibit Bunga Anggrek

Pemindahan ini dicoba kala tumbuhan anggrek mencapi usia 3 bulan. Karena, kala usia 3 bulan tumbuhan anggrek telah mempunyai pangkal yang rimbun serta juga kokoh.

Perihal ini bermanfaat buat anggrek supaya bisa meresap air dengan optimal.

Baca Juga:  Tanaman Indoor yang Bisa Anda Tanam di Rumah

Buat proses pemindahannya, hendaknya bunga anggrek dipindahkan di pagi hari saat sebelum matahari sangat terik.

Perihal tersebut dimaksudkan supaya tumbuhan tidak gampang layu. Sehabis itu, penempatan bunga anggrek pula perlu dicermati supaya bisa berkembang optimal.

Triknya dengan menggantungnya ataupun ditaruh di rak supaya bunga anggrek tidak mudah terkena penyakit dan jamur.

Cara Menanam Anggrek Yang Benar


Perawatan Bunga Anggrek

Berikut Merupakan proses perawatan bungan anggrek yang kami rangkum:

Penyiraman

Penyiraman awal dicoba pada dikala tumbuhan berusia 5 hari sehabis tanam. Frekuensi penyiraman dicoba tiap pagi serta sore hari.

Sehabis itu, kalian pula perlu melaksanakan penyemprotan memakai hand sprayer. Semprot pada bagian media serta sesekali semprot pula bagian daun tumbuhan.

Bila masa penghujan maka hendaknya mengurangi frekuensi penyiraman supaya tumbuhan tidak hadapi kebusukan. Kebalikannya bila masa kemarau serta cuaca panas maka frekuensi penyiraman bisa ditambah.

Pemupukan

Metode menanam anggrek berikutnya merupakan proses pemupukan. Pemupukan dicoba dengan penyemprotan memakai pupuk cair.

Pemupukan awal dicoba dengan menyemprotkan pupuk dengan isi nitrogen tinggi setelah itu di larutkan kedalam air.

Penyemprotan dicoba langsung ke daun tumbuhan, sehingga hendaknya pakai pupuk daun.

Bila penyemprotan dengan pupuk telah dicoba maka tidak butuh disiram lagi memakai air.

Penangkalan serta Penindakan Hama

Pengendalian hama serta penyakit pula sangat berarti sebagai metode menanam anggrek dalam pot.

Penyakit yang sangat kerap serta gampang melanda anggrek merupakan penyakit busuk pangkal ataupun pula busuk daun.

Penyakit ini biasa terjadi pada dikala masa hujan datang diakibatkan oleh keadaan cuaca yang lembap serta kandungan air yang tinggi.

Pengendalian secara preventif dicoba dengan metode menyemprotkan fungisida serta bakterisida buat mengatur perkembangan jamur serta kuman pemicu kebusukan.


Anggrek Siap Berbunga

Diperlukan waktu hampir 1 tahun dari masa penanaman sampai anggrek berbunga.

Pada sesi awal biasanya tumbuhan hendak menciptakan bunga yang relatif sedikit.

Sehabis bunga mekar sempurna maka bunga hendak gugur serta pada masa selanjutnya baru hendak menciptakan bunga kembali.

Dengan perawatan yang intensif maka tumbuhan anggrek hendak dapat bertahan sampai 5 tahun serta masih lumayan produktif dalam menciptakan bunga.

Demikian penjelasan kami tentang Cara Menanam Anggrek Yang Benar dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.