Panduan Cara Menanam Bengkuang Agar Cepat Berbuah

Panduan Cara Menanam Bengkuang Agar Cepat Berbuah

Posted on

Panduan Cara Menanam Bengkuang Agar Cepat Berbuah – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Menanam Bengkoang. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan panduan cara menanam bengkoang dengan mudah agar cepat berbuah dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih detailnya simak Artikel berikut ini.

Panduan Cara Menanam Bengkuang Agar Cepat Berbuah

Bengkoang atau Bengkuang (Pachyrhizus erosus) merupakan tanaman umbi yang masuk ke dalam suku Fabaceae atau suku polong-polongan. Di mana umbi tersebut dapat dimakan langsung sebagai buah. Tanaman bengkoang ini berasal dari Amerika tropis.

Budidaya bengkuang relatif mudah dan memiliki pangsa pasar yang cukup besar dengan harga jual yang relatif tinggi. Salah satu permintaan pasar yang tinggi terhadap ubi jalar adalah bahan baku kosmetik. Selain itu ubi juga banyak digunakan dalam berbagai olahan makanan seperti rujak.

Ciri-Ciri Bengkoang

Bengkoang memiliki ciri-ciri yaitu:

  • Batang yang membelit dan menjalar
  • Daun-daun majemuk menyirip, dalam satu batang ada tiga daun, daun lonjong atau belah ketupat, ujung dan gerigi daun meruncing, bagian atas dan bawah daun berambut.
  • Panjang batang antara 8,5 dan 16 cm
  • Bunganya bertandan dan tumbuh pada ketiak daun
  • Bengkoang juga memiliki polong.
  • Buah bengkoang berbentuk bulat atau bulat seperti pucuk, dengan kulit umbi berwarna kuning pucat dan bagian dalamnya berwarna putih, agak manis.
  • Berat umbi ubi bisa mencapai sekitar 5 kg.

Klasifikasi ilmiah

  • Kerajaan: Plantae
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Ordo: Fabales
  • Famili: Fabaceae
  • Upafamili: Faboideae
  • Genus: Pachyrhizus
  • Spesies: P. erosus

Cara Menanam Bengkuang

Berikut ini adalah beberapa cara menanam bengkuang :

Syarat Tumbuh

  1. Bengkuang cocok ditanam di daerah dengan ketinggian kira-kira. 1.500 mdpl (meter di atas permukaan laut) dan ketinggian area tanam yang ideal adalah sekitar 200-800 meter di atas permukaan laut dengan perkiraan curah hujan. 700-1000 mm / tahun.
  2. Suhu ideal untuk penanaman adalah 25-28 ° C.
  3. Keasaman tanah memiliki pH sekitar 4,5-8 dan bengkuang dapat tumbuh di tanah lempung berpasir.

Persiapan Benih Bengkuang

Bibit bengkuang dapat diperoleh langsung dari tanaman bengkuang atau dapat membelinya di toko benih. Untuk mendapatkan bibit bengkuang secara langsung, Anda harus memilih tanaman bengkuang yang sehat dan cacat.

Baca Juga:  Cara Menanam Jagung Manis Bagi Pemula

Rawat tanaman bengkuang dan biarkan bunganya sampai menjadi polong. Setelah polong cukup besar, buah tersebut dapat dipetik dan disimpan di tempat yang sejuk terlebih dahulu.

Selain mengambil polongnya secara langsung, mereka juga bisa mengambil bijinya dari umbi ubi. Caranya adalah dengan memilih ubi yang berukuran besar dan sudah tua. Biasanya bengkuang tua memiliki tekstur kulit yang lebih kasar dan lebih kering.

Biarkan bengkuang di tempat sejuk untuk bertunas, kemudian tanam di dalam media tanah dan campuran pupuk. Perawatan sampai ubi berbunga dan menghasilkan polong, kemudian panen polongnya dan simpan di tempat yang sejuk.

Biasanya benih yang diperoleh dengan menanam umbi ubi jalar akan lebih baik dan memiliki kualitas yang lebih unggul dibandingkan benih yang diperoleh langsung dari tanaman yang kebetulan dibiarkan berbunga.

Jika tidak mau repot, beli bibit bengkuang di toko bibit, namun karena jumlahnya cukup langka Anda bisa mencarinya secara online. Jangan lupa untuk melihat review dan meminta pemilik toko untuk memastikan kualitas dan kesesuaiannya.

Setelah bibit didapat, segera lakukan penyemaian. Pertama, siapkan benih yang diperoleh sebelumnya dan buka kulit polongnya terlebih dahulu. Setelah itu sediakan wadah berupa baskom dan isi hanya dengan setengah air bersih, masukkan biji bengkuang ke dalamnya dan rendam selama 12 jam.

Buatlah media pembibitan dengan menggunakan tanah yang sudah dicampur pupuk kandang. Tempatkan media tanam ke dalam nampan atau polybag dan buat lubang tanam sedalam sekitar 2 cm.

Masukkan bibit pada lubang tanam yang Anda buat dan tutupi lubang tersebut dengan tanah tipis-tipis. Siram media semai dengan cara semprot dan jangan terlalu lembab. Tunggu hingga benih berkecambah dan mencapai ketinggian sekitar 5 cm.

Pengolahan Lahan Tanah

  1. Mengolah tanah dengan mencangkul atau membajak untuk melonggarkan tanah.
  2. Buat bedengan dengan lebar 1 m, tinggi 20 sampai 25 cm, jarak 40 sampai 50 cm dan panjang bedengan sesuai kondisi di lahannya.
  3. aburkan pupuk dasar berupa kompos atau pupuk kandang dengan dosis 20 ton per H.
  4. Kemudian aduk pupuk agar tercampur rata.
  5. Buat lubang tanam pada bedengan dengan cara membuat lubang sedalam 5-7 cm.
  6. Satu bedengan dapat terdiri dari 2 baris lubang tanam dengan jarak 25 cm dan 30 cm.
Baca Juga:  Cara Menanam Bunga Krisan, Perawatan dan Manfaatnya

Penanaman Bengkuang

Sebarkan pupuk kandang atau kompos secara merata pada media tanam, kemudian buat lubang tanam sedalam sekitar 7 cm dengan jarak sekitar 25 cm untuk setiap lubang tanam.

Selanjutnya masukkan bibit ubi ke dalam lubang tanam dan tutup lubang tanam dengan tanah campuran pupuk. Setelah itu, padatkan sedikit agar benih dapat berdiri kokoh dan setelah selesai tanam lakukan penyiraman untuk melembabkan tanah.

Perawatan dan Pemanenan Bengkuang

Berikut ini adalah cara perawatan dari tanaman bengkuang:

Penyiraman

Lakukan penyiraman dengan secara rutin untuk menjaga kelembaban tanah pada media tanam. Meski bengkoang dapat bertahan pada tanah yang tandus tapi juga perlu memperhatikan kelembaban tanah. Pada musim kemarau, sebaiknya anda melakukan penyiraman dua kali sehari. pada musim penghujan sebaiknya Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa tidak ada genangan air di media tanam.

Penyiangan

Penyiangan gulma bertujuan untuk memaksimalkan proses pertumbuhan. Dengan media pembibitan yang sempit tentunya dapat mengganggu tahapan tersebut. Manfaat lainnya adalah unsur hara di dalam tanah terserap seluruhnya oleh tanaman utama.

Penyulaman

Lakukan penyulaman menggunakan kacang tanah untuk memperkaya kandungan nitrogen pada tanah. Selain itu, lakukan pemupukan lanjutan dengan menggunakan pupuk kandang ataupun kompos saat usia tanaman mencapai 3 minggu secara rutin setiap 2 minggu sekali.

Pemangkasan

Lakukan juga pemangkasan pucuk daun muda saat tanaman telah berumur 1, 2, dan 3 bulan. Pangkas juga beberapa bunga pada tanaman bengkuang agar buah bisa tumbuh dengan baik dan memiliki ukuran besar.

Panduan Cara Menanam Bengkuang Agar Cepat Berbuah

Panen bengkuang

Masa panen bengkuang dapat dilakukan setelah buah bengkuang berumur yaitu sekitar 4 bulan tanam. Pemanenan dilakukan dengan cara menarik atau menggali. Budidaya ubi yang unggul bisa menghasilkan sekitar 7-8 ton per hektar.

Demikian artikel tentang Panduan Cara Menanam Bengkuang Agar Cepat Berbuah. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terima kasih.