√ Penyakit dan Hama yang Terdapat Pada Ikan Nila

3 min read

Penyakit dan Hama yang Terdapat Pada Ikan Nila

Penyakit dan Hama yang Terdapat Pada Ikan Nila – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Penyakit dan Hama Ikan Nila. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan penyakit dan hama yang banyak terdapat pada ikan nila dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelas dan detailnya silahkan simak artikel dibawah ini.

Penyakit dan Hama yang Terdapat Pada Ikan Nila

Terdapat berbagai wabah penyakit yang dapat menyerang dalam pembudidayaan ikan nila. Bila melihat dari serangan lokal mungkin tidak lah masalah, namun bila terus dibiarkan maka akan menggangu proses pertumbuhan bahkan budidaya ikan nila sendiri.

Dalam hal ini paling sering terkena pada saar fase pembenihan mulai dari penetasan sampai pendederan yang mana penyakit dan hama sering terjadi. Ini bisa terjadi dapat melalui aliran ari, kontak langsungatau udara bahkan kondisi lingkungan yang kurang baik.

Dimana proses pengobatan terhadap penyakit dan hama cukup memakan waktu serta sumber daya yang tidaklah sedikit. Hal ini bisa Anda atasi apabila melakukan pencegahan dini dibandingkan dengan pengobati.

Pencegahan penyakit dan hama

Upaya dalam pencegahan adalah hal yang sangat efektif agar dapat menahan resiko terjadinya penyakit dan hama pada ikan nila. Apabila penyakit dan hama sudah menyerang maka biaya dan waktu untuk penyembuhannya pun akan lebih besar.

Terdapat beberapa cara dalam pencegahan penyakit dan hama ikan nila, antara lain yaitu:

  • Mengolah dasar kolam dengan cara pengeringan dapat dilakukan dengan mengeringkan dasar kolam pada setiap memulai budidaya dimana sinar matahari dapat membunuh hama serta penyakit secara alami.
  • Pengapuran pada dasar kolam bertujuan membantu unutk mematikan beberapa penyakit sisa.
  • Pemupukan hal ini diperlukan agar perkembangan dalam budidaya menjadi lancar.
  • Pemasangan saringan atau filter pada selang masuk air agar mencegah penyakit dan hama masuk kedalam kolam.
  • Berantas hama yang dapat mengganggu proses pertumbuhan.
  • Gunakan bibit nila yang berkualita serta unggul dan tahan terhadap segala penyakit.
  • Membatasi kepadatan ikan didalam kolam agar adanya oksigen dalam air.
  • Perhatikan porsi pakan yang akan diberikan pada ikan, agar terhindar dati penumpukan sisa pakan didasar kolam.
  • Pehatikan pada saat pemindahan atau penebaran antar kolam, agar terhindar dari infeksi atau luka pada ikan.
Baca Juga:  √ Panduan Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Strawberry

Bila pencegahan telah dilakukan maka lakukan pengobatan dan pemberantasan dengan menggunakan obat yang sesuai dan perhatikan kadar penggunaannya.

Hama ikan nila

Berikut ini adalah beberapa hama pada ikan nila atau berbagai ikan air tawar, antara lain yaitu:

  • Notonecta

Notonecta yang mana penyakit ini biasa disebut dengan bebeasan seperti menyerupai beras. Hama ini biasanya sering menyerang pada benih ikan yang mana bila sudah banyak maka akan sulit untuk mengatasinya. Cara mengatasinya yaitu dengan menaruh minyak tanah kedalam kolam dengan dosis 5 L per 1000 m2.

  • Larva cybister

Larva cybister biasa dikenal dengan ucrit dan lebih membahayakan ikan dibandingkan notonecta. Hama ini umumnya berwarna kehijauan dan dapat bergerak dengan cepat, dengan taring di depan sebagai penjepit mangsa dan bagian belakang memiliki sengatan. Hama ini biasa menyerang pada benih ikan. Adapun pencegahannya dengan membersihkan kolam dengan rutin dari sampah organik dan gulma.

Penyakit ikan nila

Pada umumnya ikan nila cenderung tahan pada penyakit, yang mana biasanya penyakit pada nila berupa penyakit menular atau infeksi dan kondisi lingkungan yang kurang baik. Berikut adalah beberapa penyakit yang terdapat pada ikan nila, antara lain yaitu:

  • Trichodina sp.

Penyakit jenis ini sering menyerang pada jenis ikan tawar dan ikan laut yang menjadi parasit dalam tubuh ikan. Penyakit ini biasa menyerang pada bagian ingsang, sirip dan kulit pada ikan bisa dilihat dengan adanya luka pada organ tertentu.

Hal ini dapat dicegah dengan pemasangan filter dan sanitasi pada kolam. Pengobatannya dapat memberi garam yang di larutkan kedalam air selama 1 hari.

  • Saprolegniasis.

Penyakit jenis ini diakibatkan oleh jenis jamur yang menyerang larva, benih ikan dan telur. Dimana menyerang pada bagian luar tubuh, dengan terlihar seperti benang halus yang berwarna putih dan putih kecoklatan. Bila terkena dapat Anda obati dengan merendam menggunakan larutan:

  • Larutan NaCL atau garam 5 gr/L selama 15 menit.
  • Larutan formalin 200 mg/L selama 2 jam.
  • Larutan malachite green 1 mg/L selama 1 jam.
  • Epistylis spp.

Jenis penyakit ini biasanya juga menyerang bagian luar ikan baik bagian pada sirip, insang dan kulit. Adapun ciri terkena penyakit ini insang pada ikan akan merah kecoklatan, gerakan melambat, sukar bernafas, serta tumbuh kembangnya terhambat.

Baca Juga:  Kompos : Pengertian, Jenis, Isi, Ciri, Manfaat Dan Metode Aplikasi

Hal ini terjadi karena adanya kontak langsung pada ikan yang terkena penyakit. Cara pencegahannya dapat mengurangi intensitas kepadatan ikan dalam kolam. Adapun pengobatannya dengan merendam ikan pada larutan Kmno4 20 mg/L selama 20 menit atau menggunakan larutan formalin 200 mg/L selama 30 menit.

Penyakit dan Hama yang Terdapat Pada Ikan Nila

  • Bercak merah

Pada penyakit ini biasa disebabkan oleh bakteri jenis Pseudomonas dan Aeromonas, dimana penyakit ini menyerang pada bagian luar dan dalam ikan. Cirinya terdapat pendarahan pada bagian tubuh, perut membusung dan sisik terkelupas, ikan terlihat lebah serta sering muncul pada permukaan air.

Pengobatannya dapat lakukan dengan merendam, menyuntik, atau mencampur obat khusu pada pakan ikan. Obat perendaman kalium permanganat 10 mg/L selama 30 menit. Penyuntikan dapat dengan menggunakan tetramysin 0,05 ml/ 100 gr bobot ikan atau kanamysin 20 mg per kilogram bobot ikan. Pencampuran pada pakan dengan oxytetracylin 50mg/kg pakan, diberikan setiap hari selama 7-10 hari.

Sedangkan penyakit non-infeksi yang banyak ditemukan dalam budidaya ikan nila disebabkan oleh:

  • Kualitas air

Dengan kualita air yang tidak baik atau buruk maka dapat membahayakan proses pertumbuhan dan perkembangan ikan. Oleh karena air merupakan media tumbuh ikan perlu anda jaga dan perhatigan agar tidak terkontaminaasi berbagai macam penyakit. Pastikan sirkulasi pada saluran masuk dan keluarnya pada kolam lancar.

  • Pakan

Dengan pemberian pakan yang tidak sesuai takaran maka akan menyebabkan berbagai macam penyakit yang akan ditimbulkan. Sehingga dapat menurunkan kualitas air pada kolam yang menyebabkan kematian pada ikan.

  • Keracunan

Biasanya keracunan terjadi bila mana takaran dan pakan yang ada tidak sesuai dengan yang seharusnya diberikan.

  • Penanganan ikan

Hal ini terjadi apabila dalam penanganan ikan dan pemeliharaannya tidak sesuai dengan kondisi ikan baik pada saat pemindahan maupun penangkapan.

  • Genetis

Pada genetis biasanya terikat dengan kualitas bibit dari ikan tersebut, yang mengakibatkan kelainan bahkan perubahan genetik pada ikan tersebut.

Demikian penjelasan tentang Penyakit dan Hama yang Terdapat Pada Ikan Nila, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Selamat mencoba.