Selada Keriting : Cara Menanam dan Perawatannya

Posted on

Selada Keriting : Cara Menanam dan Perawatannya – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Selada. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan cara budidaya tanaman sayur selada keriting mulai dari pembibitan sampai panen dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelas serta lengkapnya silahkan simak artikel dibawah ini.

Selada Keriting : Cara Menanam dan Perawatannya

Dalam bahasa ilmiah tanaman selada mempunyai nama “Lettuce” yang merupakan salah satu jenis tanaman dapat tumbuh pada daerah yang memiliki iklim sedang atau tropis. Asal dari tanaman selada ini yaitu dari daerah bagian timur dari laut tengah. Biasanya selada sering digunakan sebagai bahan sayuran atau bahan dalam salad. Sering juga ditemui dalam berbagai macam jenis makanan seperti hamburger, hotdog dan lain sebagainya.

Jenis Selada

Terdapat berbagai jenis tanaman selada yang dapat dibudidayakan, antara lain yaitu lollo rosso, iceberg lettuce (Head Lettuce), lollo verde, boston lettuce, butterhead dan romaine lettuce. Berikut ini adalah karakteristik dari berbagai macam jenis selada tersebut.

  • Iceberg Lettuce yaitu jenis selada yang memiliki bonggol yang besar dan daunnya berlapis-lapis serta padat.
  • Lollo Verde yaitu sebagai selada keriting dengan cirinya memiliki daun yang ramping namun dengan ujung yang bergelombang atau kriting dan tulang daunnya berwarna putih dengan tekstur yang empuk.
  • Butterhead yaitu jenis selada yang memiliki lembaran-lembaran daun yang berwarna kuning.
  • Boston Lettuce yaitu jenis selada yang memiliki bonggol di bagian bawahnya atau di pangkalnya dengan tekstur dan renyah.
  • Radicchio yaitu jenis selada yang memiliki bentuk fisik yang secara kasat mata berbeda dengan selada lainnya, dimana daunnya berwarna merah gelap dengan serat-serat putih serta bentuknya bulat memanjang dan rasanya agak pahit.
  • Lollo Rosso merupakan jenis selada yang mirip dengan selada keriting, dengan perbedaan pada warna ujung daunnya yang berwarna kemerahan dan tekstur yang lembut serta renyah.
  • Cos/ Romaine Lettuce yaitu jenis selada yang memiliki bentuk yang mirip dengan sawi putih dengan warna daunnya hijau dan bentuk yang memanjang.

Manfaat Selada

Selada dapat dikonsumsi secara langsung tanpa melakukan proses penggorengan dan perebusan. Anda cukup dengan mencuci saja hingga bersih dan dapat dikonsumsi secara langsung. Tanaman selada juga banyak mengandung akan vitamin baik C, A, K serta mineral yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.

Berikut ini merupakan manfaat dari selada, diantaranya sebagai berikut:

  • Dapat meningkatkan kesehatan kulit.
  • Dapat membantu menjaga produksi sel darah merah.
  • Dapat mencegah osteoporosis dan menjaga kesehatan tulang.
  • Dapat menjaga kesehatan janin saat kehamilan.
  • Dapat meningkatkan kesehatan fungsi penglihatan atau mata.
  • Dapat mencegah penuaan.
  • Dapat meningkatkan kesehatan reproduksi
Baca Juga:  Hama dan Penyakit Pada Tanaman Selada & Pengendaliannya

Cara menanam dan perawatan selada

Dibawah ini adalah cara menanam dan merawat tanaman selada, antara lain yaitu:

  • Pemilihan Bibit Unggul Selada

Untuk menentukan jenis atau varietas dari tanaman selada membutuhkan jenis apa yang ingin dibudidayakan. Terdapat berbagai macam jenis bibit selada yang mungkin bisa lihar pada keterangan diatas. Dari berbagai macam jenis tersebut tentu memiliki cita rasa dan tekstur masing-masing.

Anda tidak perlu susah-susah untuk mendapatkan bibitnya, anda bisa mendapatkannya ditoko tanaman atau petani lokal yang menjuat bibit selada. Dan Anda perlu pastikan bahwa bibit yang akan digunakan ini berkualitas dan merupakan bibit unggul dari jenisnya.

  • Persiapan Media Tanam

Selanjutnya mempersiapkan media tanam atau lahan tanam untuk tanaman selada. Adapun bahan yang perlu dipersiapkaan antara lain yaitu:

  • Sekam padi.
  • Polybag atau pot dan buatlah lubang pada bagian bawah.
  • Penyiram tanaman serta Air.
  • Pupuk kompos atau pupuk kandang/ ternak.
  • Kayu, cetok atau alat sejenisnya.
  • Media tanah dengan tekstur gembut dan bernutrisi.

Jika kebutuhan yang diperlukan sudah terpenuhi, Anda sudah bisa melangkah ke proses berikutnya.

  • Penyemaian Benih Selada

Setelah persiapan media tanam, hal yang dilakukan yaitu penyemaian bibit selada. Berikut adalah langkah-langkah dalam penyemaian bibit selada, antara lain yaitu:

  • Campur sekam padi, pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 1:1:2.
  • Aduklah secara merata dengan kayu atau cetok.
  • Isilah sekitar ¾ dari bagian polybag atau pot tersebut.
  • Buat lubang pada tengah polybag sekitar 1 cm.
  • Taruh 2 benih selada di lubang pada polybag atau pot.
  • Tutup lubang tersebut dengan media campuran pupuk kompos dan tanah.
  • Tepuk perlahan agar tanah menjadi padat.
  • Siramlah menggunakan air secukupnya saja sampai keseluruhan lembab.

Biasanya benih akan mulai tumbuh dan muncul kecambah pada umur 4 hari. Siramlah beih secara teratur sampai umur 18 hari. Yang mana dalam usia tersebut benih sudah tumbuh daun 5 helai serta siap dipindahkan ke tempat yang lebih besar.

  • Pengolahan Lahan Tanam Bibit Selada

Jika penyemaian proses bibit sudah dilakukan, alangkah baiknya Anda mengolah lahan tanam terlebih dahulu. Agar produktivitas pertumbuhan dan perkembangan tanaman selada dapat baik serta menghasilkan yang berkualitas. Adapun caranya mengola lahan tanam antara lain yaitu:

  • Lakukan pembersihan gulma di sekitar lahan tanam.
  • Lakukan penggemburan lahan dengan di cangkul atau bajak.
  • Cangkullah dengan kedalaman 12 cm, menyesuaikan bibit selada di polybag atau pot.
  • Taruh kompos atau pupuk kandang di sekitar lubang tanam.
  • Biarkan selama 2 hari, dan haluskan area lahan dengan arang sekam dan pupuk.
Baca Juga:  Panduan Cara Okulasi Jambu Jamaika Bagi Pemula Lengkap

Bila sudah siap, Anda dapat memindahkan bibit ke lahan yang permanen dan lebih besar.

  • Pemindahan Bibit Selada

Anda sudah bisa memindahan bibit selada apabila bibit dan lahan benar-benar sudah siap. Serta dalam proses pemindahan lakukanlah secara hati-hati agar akar atau daunya tidak rusak.

Perawatan Tanaman Selada

Dalam merawat tanaman selada cukup Anda menyiram, memastikan keadaan drainase dan penyiangan, berikut ini adalah penjelasannya:

  • Penyiraman

Siramlah tanaman selada secara berkala setidaknya 2 kali dalam 1 hari yaitu pagi dan sore hari. Bila saat hujan Anda bisa melihat kebutuhan air pada tanaman selada dengan kondisi tanah yang lembab.

  • Penyiangan

Hal ini perlu dilakukan karena pertumbuhan tanaman pada sekitaran tanaman selada akan mengakibatkan berkurangnya nutrisi yang akan diserap tanaman selada. Oleh karena itu penyiangan ini sangat perlu dilakukan agar terhindar gagalnya panen.

  • Pengairan

Dalam tahap ini sangat diperlukan ketelitian, jika terdapat genangan air yang tidak diperlukan tanaman selada, sehingga tanaman bisa berakibat timbulnya penyakit serta hama terhadap tanaman.

Proses Panen Selada

Tanaman selada sudah bisa di panen pada umur 50 hari sejak masa penyemaian. Adapun cara memanen tanaman selada dengan mencabut sampai ke akarnya, dibawah ini untuk lebih jelasnya :

  • Saat siap panen cabut tanaman selada sampai pada akarnya.
  • Seleksi selada yang terlihat segar.
  • Cucilah selada menggunakan air yang mengalir.
  • Pilihlah selada yang terlihat sama daunnya.
  • Taruh kedalam 1 keranjang.

Cara Budidaya Selada di Pot

Berikut merupakan langkah-langkah menanam selada dalam pot, diantaranya yaitu:

  • Pilih bibit yang baik dan berkualitas.
  • Sediakan media tanam berupa kompok, tanah dan arang sekam.
  • Sediakan pot yang sudah dilubangi pada bagian bawah.
  • Satukan media tanam dengan perbandingan tanah 2, dan lainnya 1.
  • Taruh semua bahan media tanam kedalam pot.
  • Buatlah lubang dan taruh benih kedalam lubang tersebut.
  • Tutup dengan media tanam dan siram secukupnya.
  • Rawat secara berkala dan tunggu sampai umur 60 hari.

Syarat Tumbuh Selada

Terdapat beberapa syarat tumbuh pada tanaman selada, antara lain yaitu:

  • Ketinggian wilayah tanam sekitar 500 sampai 2000 mdpl
  • Suhu udara 15 sampai 20 derajat Celcius
  • Jenis tanah yang digunakan tanah liat berpasir
  • Kondisi tanah diusahakan gembur, remah dan tidak mudah tergenang air
  • PH tanah 6,0 sampai 6,8
  • Intensitas cahaya matahari cukup
  • Cuaca tidak banyak awan
  • Lahan tanam di tempat terbuka

Demikian penjelasan kita kali ini tentang Selada Keriting : Cara Menanam dan Perawatannya, semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.