Pengertian Tanaman Hortikultura Jenis dan Manfaatnya

Tanaman Hortikultura : Pengertian, Jenis dan Manfaatnya

Posted on

Tanaman Hortikultura : Pengertian, Jenis dan Manfaatnya – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Tanaman Hortikultura. Yang mana dalam pembahasn kali ini menjelaskan beberapa macam jenis tanaman holtikultura, funsi dan manfaat beserta penjelasannya. Untuk lebih detailnya simak penjelasan berikut ini.

Tanaman Hortikultura : Pengertian, Jenis dan Manfaatnya

Hortikultura merupakan budidaya tanaman kebun atau taman. Hortikultural merupakan dari bahasa latin yang memiliki arti hartus “kebun” dan culture “cocok tanam”. Tanaman hortikulturan dapat memberi banyak keuntungan bagi para penanamnya baik untuk di jual maupun untuk pribadi.

Jenis Tanaman Hortikultura

Ada berbagai jenis tanaman hortikultura yang terbagi menjadi 5 bagian yakni tanaman buah (frutikultur/pomologi), tanaman sayuran (olerikultura), tanaman bunga (florikultura), tanaman obat (biofarmaka) dan taman (lansekap).
Berikut ini macam tanaman hortikultura dan penjelasannya :

1. Tanaman buah (frutikultur/pomologi)

Tanaman buah di muka bumi ini sangatlah beragam begitu juga dengan rasa yang dihasilkan. Secara umum, buah-buahan dapat diartikan yaitu sebagai bagian tumbuhan yang tumbuh membesar, berdaging dan mengandung banyak air.

  • Buah musiman

Buah musiman yaitu tanaman yang buahnya akan muncul pada saat musimnya saja dan tidak berbuah sepanjang tahun.

Contoh buah musiman antara lain : Stroberi, melon, semangka, blewah, jagung dll.

  • Buah tahunan

Buah tahunan adalah tanaman yang berbuah tidak mengenal musim. Apabila telah berbuah, maka buahnya akan muncul secara susul-menyusul tanpa mengenal musim.

Contoh buah tahunan yaitu : Nanas, salak, pisang, apel, anggur, jambu, pepaya, langsat, sukun, rambutan, manggis dll.

2. Tanaman sayuran (olerikultura)

Sayur yaitu bagian pada tumbuhan yang biasanya berupa daun dan tangkai, batang muda, atau berupa bonggol seperti umbi. Beberapa sayuran bisa dimakan langsung atau dengan mentah-mentah, pada umunya disebut dengan lalapan. Sementara itu yang lainnya bida diolah dengan cara ditumis, direbus, digoreng ataupun dikukus.

Baca Juga:  Hidroponik Rumahan

Sama halnya dengan buah, sayuran juga dibagi menjadi 2, yaitu:

  • Sayuran musiman

Contoh tanaman sayuran musiman antara lain : Wortel, kentang, tomat, cabe, lobak, paprika, ketimun, kangkung dll.

  • Sayuran tahunan

Contoh tanaman sayuran tahunan yaitu : Jengkol, pete, dan melinjo.

3. Tanaman hias bunga (florikultura)

Tanaman hias atau dalam bahasa latin ornamental plant merupakan tanaman yang sengaja ditanam atau dibudidayakan untuk satu tujuan yakni agar dapat menjadi hiasan. Tanaman bunga dapat menghasilkan beberapa yang berwarna cerah, indah dan memiliki aroma khas yang dapat mengundang hewan untuk melakukan penyerbukan.

Tanaman hias ini hadir biasanya sebagai penghias taman, halaman rumah, kebun, hingga ruangan.

Contoh tanaman bunga antara lain : Agapanthus, anggrek, bunga matahari, dahlia, mawar, melati dll.

4. Tanaman obat (biofarmaka)

TOGA atau disebut juga dengan tanman obat keluarga tak kalah penting dengan tanaman hias lainya. Tak hanya memberikan kesan yang hidup pada taman, namun toga juga bisa menjadi bahan ramuan obat tradisional.

Tanaman obat adalah tumbuhan yang mengandung senyawa yang bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tanaman obat telah diyakini kegunaannya oleh berabad-abad tahun oleh nenek moyang kita.

Tanaman obat sendiri dibedakan atas dua, yakni:

  • Tanaman obat non rimpang

Yaitu tanaman yang sering digunakan sebagai bahan obat kesehatan dan juga sebagai kosmetik yang berasal dari bagian buah, bunga, daun dan juga akar. Contoh dari tanaman non rimpang yaitu seperti lidah buaya, mahakota dewa, kayu manis, kulit manggis dan seterusnya.

  • Tanaman obat rimpang

Yaitu tanaman yang sering digunakan sebagai bahan obat kesehatan dan juga sebagi kosmetik yang berasal dari rimpang atau umbi tanaman. Contoh dari tanaman obat rimpang yaitu berbagai jenis temu( temu kunci, temu putih, tmu ireng, temu lawak, temu mangga), Jahe ( jahe merah, jahe wulung, jahe emprit, jahe kebo), lengkuas, kencur, kunyit dan seterusnya.

5. Taman (lanskap)

Taman biasa dikenal dengan lanskap adalah tanaman yang ditanam pada lahan secara yang menghasilkan nilai keindahan dan tempat penyegaran.

Berikut ada beberapa contoh taman yakni taman bergaya Bali, taman gaya Jawa, taman gaya Preancis, taman gaya Jepang dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Akasia : Pengertian, Mengenal, Manfaat, Budidaya Dan Hama Tanaman Akasia

Fungsi Tanaman Hortikultura

Ada beberapa fungsi dari tanaman hortikultura, yaitu :

  • Tanaman hortikultura mempunyai prospek yang sangat bagus karena mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi di pasaran baik di dalam maupun luar negeri.
  • Meningkatkan apresiasi terhadap komoditas pangan dan obat-obatan.

Selain fungsi tersebut, terdapat beberapa fungsi sederhana tanaman hortikultura, yaitu:

  • Sebagai penyedia pangan, hasil yang diperoleh dari tanaman hortikultura sangat bermanfaat bagi manusia.
  • Tanaman hortikultura merupakan sumber pangan kedua dalam kehidupan manusia.
  • Sebagai fungsi ekonomi, karena tanaman hortikultura merupakan sumber pangan kedua, banyak orang yang menjual hasil bumi dari tanaman tersebut. Target penjualan tanaman hortikultura sedang memasuki pasar yang besar, sehingga pendapatan yang diterima juga besar.
  • Sebagai fungsi kesehatan, salah satu jenis tanaman hortikultura adalah jenis tanaman obat, artinya tanaman hortikultura mempunyai fungsi untuk pengobatan suatu penyakit.
  • Fungsi sosial budaya, yaitu berperan sebagai komoditas hortikultural sebagai salah satu tanaman keindahan dan kenyamanan pada lingkungan. Terutama pada tanaman hortikultural yang berjenis bunga memiliki keindahan tersendiri.

Pengertian Tanaman Hortikultura Jenis dan Manfaatnya

Manfaat Tanaman Hortikultura

Berikut ini ada 2 manfaat dari tanaman hortikultura, yaitu:

Manfaat bagi Petani

Tanaman hortikultural memiliki nilai jual yang cukup tinggi sama halnya yang dilakukan sebagai meningkatkan suatu produk pertanian serta juga dapat sebagai peningkatan devisa negara indonesia karena setiap negara mempunyai pesaing untuk mencapai produk yang unggul pada setiap pertanian.

Manfaat bagi Komunitas atau Masyarakat

Tanman hortikultural juga memberikan manfaat bagi masyarakat untuk menyediakan makanan yang bermanfaat serta sehat untuk penghilang penat dan juga stres pada saat berada diwilayah perkotaan karena kehadiran tanaman hortikultural dapat melihat sesuatu yang menyenangkan dan juga alami.

Demikian penjelasan singkat tentang Tanaman Hortikultura : Pengertian, Jenis dan Manfaatnya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan untuk kita semua. Terimakasih.