Ternak Ciblek : Syarat, Metode, Memilih, Penyapihan Dan Perawatan

3 min read

Ternak Ciblek : Syarat, Metode, Memilih, Penyapihan Dan Perawatan

Ternak Ciblek : Syarat, Metode, Memilih, Penyapihan Dan Perawatan– Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Ternak Ciblek.

Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Ternak Ciblek bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Ternak Ciblek berikut ini.


Ternak Ciblek : Syarat, Metode, Memilih, Penyapihan Dan Perawatan


Tipe burung prenjak jawa yang mempunyai nama ilmiah Prinia familiaris ini memiliki ukuran badan yang kecil ramping. Yang mana panjang total cuma hampir kurang lebih 13 centimeter.

Burung Ciblek pada bagian atas tubuhnya memiliki corak cokelat hijau zaitun. Setelah itu memiliki corak putih di bagian kerongkongan serta pula bagian dada.

Kemudian buat bagian perut serta bagian pantatnya mempunyai corak kekuningan. Pada bagian sisi dada dan pahanya memiliki corak keabuan, pada bagian sayap mempunyai 2 garis putih.

Dan memiliki ekor yang panjang yang rupanya gelap serta corak putih di bagian ujungnya. Tidak cuma itu, burung ciblek memiliki paruh yang panjang dan runcing.

Yang mempunyai corak kehitaman di bagian atas dan kekuningan di bagian bawahnya. Burung ini memiliki kaki yang ramping serta pula rapuh dengan corak cokelat kemerahan ataupun merah jambu.

Persyaratan saat sebelum beternak burung cublek

Terdapat beberapa persyaratan yang dibutuhkan bila Kamu berminat beternak burung ciblek, antara lain:

  • Mempunyai minimun sejoli burung ciblek berusia serta dalam keadaan siap kawin.
  • Induk/calon induk wajib bertubuh sehat, tidak mempunyai cacat raga, serta diusahakan telah jinak.
  • Tidak hanya itu, induk wajib cukup usia. Idealnya, usia induk jantan ataupun betina lebih dari 1 tahun.
  • Posisi/kandang ternak terletak di tempat nyaman serta jauh dari kendala.
  • Persiapkan pula mental Kamu: tabah, ulet, serta tidak gampang menyerah.

Metode Ternak Burung Ciblek

Persiapan Kandang Budidaya

Buat persiapan awal budidaya ciblek kristal, kandang jadi salah satu perihal yang sangat penting. Ukuran minimun kandang yang dapat digunakan ialah 60 centimeter x 90 centimeter x 90 centimeter.

Isi bagian dalam kandang dengan tumbuhan semak supaya nampak seperti alam aslinya. Bila terdapat lebih dari 1 pasang ciblek kristal.

Baca Juga:  Hidroponik NFT

Maka pakai kandang dengan konstruksi tertutup antara satu kandang dengan kandang yang lain. Pastikan posisi kandang jauh dari kendala baik suara bising ataupun fauna yang lain.

Memilih Indukan

Dalam semua budidaya jenis burung seperti metode memelihara burung murai, memilih indukan jadi salah satu aspek penting yang wajib dicoba.

Memilih indukan dalam budidaya ciblek kristal pula jadi perihal penting supaya hasil anakan pula bermutu.

Buat ciri jantan bermutu ialah sehat serta tidak mempunyai cacat badan, telah jinak, mempunyai suara yang telah mengkristal.

Badan besar, memiliki watak fighter besar, memiliki suara tembakan serta telah berusia lebih dari 1 tahun.

Sebaliknya buat indukan betina ialah sehat serta tidak mempunyai cacat badan, kasar, telah berusia lebih dari 6 bulan.

Membedakan Jenis Kelamin Indukan

Buat membedakan antara ciblek kristal jantan dengan betina, Ada beberapa metode yang dapat dicoba ialah dengan melihat ciriraga dari indukan yang berbeda dengan ciri pleci merapi.

  • Ukuran badan ciblek kristal jantan lebih besar dari betina.
  • Kicauan ciblek kristal lebih aktif dibanding betina.
  • Ekor ciblek kristal jantan lebih panjang serta corak sayap yang lebih hitam dibanding betina.
  • Ciblek kristal jantan memiliki corak paruh dasar putih dengan ujung gelap ataupun gelap merata. Sebaliknya buat betina mempunyai paruh dasar yang bercorak putih pucat.
  • Burung ciblek kristal memiliki kuku yang nampak kumal dikala masih muda sebaliknya buat betina mempunyai kuku yang nampak bersih.

Ternak Ciblek : Syarat, Metode, Memilih, Penyapihan Dan Perawatan


Menjodohkan Ciblek

Setelah kamu mempersiapkan sangkar, serta membeli sejoli burung yang hendak kamu pakai buat budidaya, berikutnya kita akan melangkah ke proses menjodohkan Ciblek.

  • Awal, kita dapat menghadirkan Ciblek jantan serta betina dengan menempatkan kedua sangkar burung secara bersebelahan serta sejajar, ataupun kamu pula dapat menggunakan 1 sangkar yang disekat.
  • Bila burung telah nampak dekat serta menyukai satu sama lain, kamu dapat menyatukannya.
  • Tetapi apabila kamu menciptakan beberapa permasalahan semacam burung yang susah akur serta selalu menampakan watak fighter-nya, hendaknya kamu menyiasatinya dengan beberapa tata cara berikut ini seperti:
    • Memberikan extra food buat tingkatkan birahi baik burung jantan ataupun betina.
    • Kamu pula dapat menggunakan BirdMature buat menaikkan birahi serta tingkatkan kesuburan burung supaya dapat bermutu.
Baca Juga:  Parkit : Jenis, Habitat, Hal Yang Perlu Diperhatikan Dan Cara Merawat

Perawatan

Setelah burung berjodoh serta setelah itu kawin, kemudian bertelur, perhatikan selalu kebutuhan pakan serta tingkah laku burung.

Apabila ada gelagat tidak baik, semacam burung betina nampak tekanan pikiran serta tidak ingin mengerami telurnya ataupun burung nampak hendak memakan telurnya, baiknya kamu lekas mengamankan telur serta gunakanlah tata cara inkubator.

Bila semua berjalan baik – baik saja, umumnya burung hendak mengerami telurnya selama kurang lebih 12 hari, setelah itu telur hendak menetas serta kanak – kanak burung dapat dirawat oleh induknya selama kurang lebih 2 minggu.

Masa Penyapihan

Sehabis telur dierami, telur hendak menetas serta jadi anakan burung ciblek. Sehabis itu dalam beternak terdapat masa penyapihan buat piyik dari burung ciblek.

Anakan ataupun piyik burung ciblek sepatutnya disapih kurang lebih pada hampir usia 4 hingga dengan 5 hari. Karena bila disapih pada usia 5 hari lebih, resiko anakan burung ciblek dibuang oleh indukan hendak sangat besar.

Maka dari itu sehabis usia 5 hari wajib cepat dipisahkan dengan indukannya serta dirawat dengan tertentu.


Perawatan Anakan ataupun Piyik Ciblek

Setelah anakan burung ciblek disapih hingga dengan berusia 8 hari, piyik hendak diberi makanan berbentuk kroto serta pula serutan kalk.

Setelah usianya mencapai 8 hari lebih, hendaknya piyik diberi pakan berbentuk adonan voer yang telah encer serta dicampur dengan kroto serta pula dicampur dengan kalk.

Pakailah perlengkapan yang pada biasanya dipakai buat meloloh. contohnya sumpit bambu kecil, sendok kecil maupun syringe ataupun suntikan dengan bagian ujung dengan mengenakan karet pentil.

Berikan dikala anakan lapar. Setelah bubur diberikan ataupun dilolohkan, anakan ciblek setelah itu diberikan potongan badan jangkrik dan diberikan langsung pada mulutnya.

Sehabis ciblek bisa makan sendiri, pakan yang diberikan bisa berbentuk voer lembut yang dicampurkan dengan kroto dan dibasahi dengna sedikit air. Dapat pula adonan voer terbuat sampai kental saja.

Pada saat burung ciblek telah usia 22 hari, piyik dapat mulai makan dengan sendiri, piyik diberikan pakan yang berbentuk anakan semut rangrang ataupun kroto.

Apabila telah dapat makan dengan optimal maka berilah anakan pakan yang berbentuk kroto serta pula kombinasi sedikit voer yang kering.

Demikian penjelasan kami tentang Ternak Ciblek dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.