Tomat Hidroponik : Pemilihan, Penyemaian, Penanaman, Pemeliharaan Dan Pemanenan

3 min read

Tomat Hidroponik : Pemilihan, Penyemaian, Penanaman, Pemeliharaan Dan Pemanenan

Tomat Hidroponik : Pemilihan, Penyemaian, Penanaman, Pemeliharaan Dan Pemanenan – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Tomat Hidroponik.

Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Tomat Hidroponik bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Tomat Hidroponik berikut ini.


Tomat Hidroponik : Pemilihan, Penyemaian, Penanaman, Pemeliharaan Dan Pemanenan


Tomat merupakan salah satu tipe sayuran buah yang banyak digunakan pada masakan tiap hari. Mempunyai rasa yang khas, sehingga bisa menaikkan kenikmatan sesuatu masakan.

Rasanya yang cenderung asam tetapi mempunyai isi vit A serta vit C, dan betakaroten yang sangat berguna untuk tubuh kita.

Tomat umumnya berkembang produktif di wilayah pegunungan ataupun yang beriklim dingin, sehingga kurang sesuai apabila ditanam di dataran rendah.

Tetapi, apabila memakai sistem hidroponik akan beda ceritanya. Dengan sistem hidroponik kita bisa menanam tomat sendiri di rumah, dengan skala rumahan ataupun buat mengkonsumsi sendiri.

Tidak hanya keuntungan tomat yang hendak kita panen pasti, dengan menanam tomat di pekarangan rumah bisa membuat cantik taman rumah.

Dengan sistem hidroponik kita tidak membutuhkan lahan yang luas serta pastinya hendak sangat menyenangkan untuk yang suka bercocok tanam. Keuntungan lain yang kita dapats ialah bisa kurangi jatah belanja bulanan.

Beberapa perihal yang wajib disiapkan buat menanam tomat hidroponik, antara lain:

  • Media tanam penyemaian
  • Gergaji kecil
  • Nutrisi AB Mix
  • Instalasi sistem hidroponik

Media tanam penyemaian umumnya yang digunakan merupakan rockwool. Tidak hanya instan, rockwool pula lebih mudah didapatkan pada saat ini.

Nutrisi AB Mix digunakan pada bak penampungan sebagai konsumsi nutrisi tomat nantinya. Nutrisi ini diperlukan pada saat proses pembesaran di sistem hidroponik.

Sedangkan itu, instalasi hidroponik yang dapat diaplikasikan, semacam DFT ataupun drip system. Ada pula langkah-langkah yang dilakukan secara umum, ialah:

  • Proses pemilihan bibit unggul
  • Penyemaian bibit pada rockwool sampai berkembang tunas sejati
  • Pemindahan bibit pada sistem hidroponik
  • Perawatan
  • Panen

Lama dari proses penyemaian sampai panen antara 3 hingga dengan 3,5 bulan.


Pemilihan Jenis Tanaman

Langkah awal, Kamu wajib mengenali jenis-jenis tomat sehingga dapat menyesuaikannya dengan kemauan. Tomat dipecah ke dalam beberapa kelompok seperti berikut:

  • Tomat granola yang memiliki wujud bundar dengan bagian dasar mendatar. Granola dikira secara umum sebagai tomat buah sebab dapat dimakan langsung.
  • Tomat gondol yang termasuk ke dalam tomat buah, biasa digunakan sebagai saus. Wujudnya lonjong oval yang berasal dari generasi kultivar impor Roma.
  • Tomat sayur yang terasa padat apabila digenggam serta sering dipakai ke dalam masakan.
  • Tomat ceri ataupun tomat ranti dengan ukuran kecil yang tersusun berangkai pada tangkai buah yang panjang.
Baca Juga:  Panduan Cara Menanam Bunga Telang Dengan Mudah

Sehabis mengenali keempat kelompok tomat, saat ini Kamu dapat membeli benih tomat yang di inginkan.

Buat memperoleh hasil tumbuhan yang bermutu, maka pakai bibit unggul yang dapat diperoleh ditoko-toko pertanian.

Tiap kemasan benih tertera sifat-sifat tumbuhan pada bagian labelnya buat mempermudah Kamu memahami hasil tumbuhan tersebut nantinya.

Penyemaian Benih Tomat

Bila telah selesai memperoleh benih tomat unggul, maka metode menanam tomat dalam polybag yang selanjutnya sama seperti metode berkebun hidroponik pada biasanya, ialah melakukan penyemaian benih.

Benih yang berupa biji dapat disemaikan dalam media semai berbentuk polybag, rak semai, maupun bedengan.

Tetapi sebelumnya, Kamu wajib menyeleksi terlebih dulu benih tomat yang mau disemai. Biji yang tidak baik wajib disingkirkan, ambil benih yang sehat saja buat ditanam.

Untuk mengetahuinya, Kamu dapat merendam benih terlebih dulu ke dalam larutan air hangat. Untuk hasil bibit yang lebih bagus, dianjurkan buat menambahkan ZPT serta fungisida.

Lakukan perendaman benih selama 24 jam, setelah itu buang benih yang mengapung. Sehabis mendapatkan benih yang Saat ini Kamu telah dapat melakukan penyemaian benih.

Ambil polybag serta isi dengan media persemaian kemudian benamkan benih tomat sampai 1 centimeter ke dalam media persemaian.

Tutup permukaan serta siram seperlunya. Tiap polybag cuma butuh diisi satu benih. Penyiraman dilakukan 2 kali satu hari dengan embrat.

Tidak hanya polybag, Kamu pula dapat menyemai benih dengan media tanam rockwool. Pertama-tama keringkan biji tomat, kemudian semai dalam wadah plastik berupa kotak-kotak kecil yang menampung media sekam.

Siram pula seperlunya. Lakukan penyemaian selama kurang lebih 1–2 bulan, ataupun paling tidak telah mempunyai 5 helai daun saat sebelum dipindahkan ke media perkembangan sebetulnya.

Tomat Hidroponik : Pemilihan, Penyemaian, Penanaman, Pemeliharaan Dan Pemanenan


Pembuatan Media Tanam Polybag

Langkah selanjutnya pada metode menanam tomat hidroponik yang wajib Kamu lakukan ialah mempersiapkan media tanam serta polybag.

Pakai media tanam berbentuk kombinasi arang sekam yang dibuat sendiri dengan metode membakar padi kering dengan tanah serta kompos. Perbandingan ketiganya ialah 2:1:s1.

Hitung jumlah benih yang lagi disemai, samakan dengan polybagnya. Tiap polybag nanti hendak diisi dengan satu benih tumbuhan.

Tiap-tiap polybag diisi dengan kombinasi media tanam tadi, susun berjejer. Jangan lupa, seleksi polybag dengan ketinggian cukup, antara 30–35 centimeter.

Penanaman

Penanaman dilakukan dengan memindahkan bibit yang sudah disemai ke dalam polybag berisi arang sekam yang sudah disediakan.

Baca Juga:  Manfaat Daun Mint : Isi Nutrisi, Meringankan, Mencegah, Melindungi Dan Mengolahnya

Untuk tingkatkan kesuburan media tanam yang digunakan, ada baiknya bila Kamu meningkatkan larutan nutrisi, misalnya nutrisi AB Mix untuk tomat ke dalam media arang sekam.

Upayakan saat penyiraman nutrisi pada media tanam, bagian daun tidak terkena cipratannya. Serta upayakan pula supaya daun tidak memegang media arang sekam.


Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman tomat hidroponik ini sedikit berbeda dengan tumbuhan hidroponik pada biasanya.

Sebab tumbuhan tomat hidroponik hendaknya diletakkan di dalam rumah kaca supaya bebas dari serbuan hama ataupun serangga yang merugikan.

  • Pengecekan

Pengecekan pada tumbuhan tomat hidroponik wajib dilakukan secara teratur bila mau mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

Perihal tersebut bisa Kamu lakukan dengan mengecek bila ada daun-daun tomat tua yang berjatuhan di media tanam, mengecek Adanya serangga ataupun hama yang melekat pada tumbuhan, serta membuang tomat yang busuk.

  • Penyiraman

Penyiraman air pada tumbuhan hidroponik biasanya dilakuakn bertepatan dengan pemupukan. Sebab pupuk yang digunakan pada tumbuhan hidroponik biasanya harus dilarutkan dahulu ke dalam air, sehingga jadi larutan nutrisi.

Pupuk yang digunakan wajib pupuk khusus tumbuhan hidroponik, seperti misalnya Nutrisi AB Mix serta Lewatit HD-5.

Penyiraman hendaknya dilakukan dikala temperatur rumah kaca wajar, ialah pada jam 07.00 pagi serta jam 16.00 sore.


Panen Tomat Hidroponik

Buah tomat bisa di panen pada umur hampir 80-90 hari sehabis pindah tanam. Ada pula ciri buah tomat yang telah masak ialah apabila rupanya telah jadi kemerahan.

Memilih tomat yang telah masak yang bisa di panen tiap 3-5 hari sekali.

Prospek Bisnis Tumbuhan Hidroponik

Bila Kamu sudah menekuni serta menguasai dengan benar teknik-teknik bertani secara hidroponik dengan baik, bukan tidak mungkin Kamu bisa jadi petani hidroponik.

Banyak prospek bisnis yang hendak muncul mengiringi serta tumbuh dari metode bertani secara hidroponik ini, antara lain:

  • Jadi pengusaha ataupun orang dagang tanaman hidroponik
  • Jadi penjual ataupun supplier bibit serta pupuk tanaman hidroponik
  • Meningkatkan bisnis supaya jadi distributor tanaman hidroponik
  • Membuka kursus ataupun lembaga pelatihan khusus mengenai bertani secara hidroponik
  • Membuka restaurant dengan konsep makanan dari tanaman hidroponik
  • Jadi investor bisnis hidroponik
  • Membuka lahan hidroponik buat disewakan kepada petani hidroponik lainnya
  • Membuka toko yang menjual seluruh perlengkapan bertani hidroponik. Toko yang Kamu buka ini bisa dibesarkan pula jadi toko online supaya mempunyai pasar yang lebih luas

Demikian penjelasan kami tentang Tomat Hidroponik dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.