Umur Tanaman Kakao Mulai Berbuah

2 min read

Umur Tanaman Kakao Mulai Berbuah

Umur Tanaman Kakao Mulai Berbuah – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Umur Tanaman Kakao Mulai Berbuah. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Umur Tanaman Kakao Mulai Berbuah bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Umur Tanaman Kakao Mulai Berbuah berikut ini.


Umur Tanaman Kakao Mulai Berbuah


Tumbuhan kakao mulai memproduksi buah pada berusia 2,5–3 tahun sehabis tanam. Penciptaan buah kakao di tahun awal cenderung sedikit serta hendak terus bertambah bersamaan pertambahan usia.

Produktivitas maksimal dicapai pada pada usia 7-11 tahun, hampir 1,8 ton biji kakao kering per hektar per tahun. Produktivitas tersebut hendak terus menyusut sampai tumbuhan tua serta mati.

Buah kakao dihasilkan dari proses penyerbukan bunga jantan serta bunga betina yang berkembang melekat pada seluruh bagian batang tumbuhan.

Bunga-bunga yang berkembang pada batang pokok biasanya hendak menciptakan buah yang besar serta bermutu baik.


Buah kakao siap panen

Dari terbentuknya proses penyerbukan sampai buah matang serta siap petik diperlukan waktu hampir 5–6 bulan.

Kakao matang yang siap petik wajib penuhi kriteria panen. Buah kakao yang penuhi kriteria panen merupakan buah yang telah membuktikan isyarat bagaikan berikut:

  • Kulit buah telah berganti corak secara sempurna, dari yang kala mentah bercorak hijau jadi kuning dikala masak, ataupun dari yang kala mentah bercorak merah jadi jingga tua.
  • Tangkai buah mulai mengering.
  • Buah kakao menghasilkan bunyi bila digoncangkan ataupun dikocok.

Umur Tanaman Kakao Mulai Berbuah


Metode pemanenan

Buah kakao yang sudah penuhi kriteria siap panen wajib lekas dipetik supaya kualitas bijinya tidak turun.

Baca Juga:  Cara Menanam Coklat

Bila panen ditunda, biji dapat berkecambah dikala masih di dalam buah serta perihal ini hendak membuat kandungan lemak biji turun secara ekstrem.

Biji-biji yang demikian biasanya mempunyai harga jual yang sangat rendah.

Metode pemanenan buah yang benar merujuk pada sebagian perihal ialah rotasi panen, metode pemetikan, pengupasan buah, dan persiapan olah pasca panen.

Rotasi panen

Panen buah kakao hendaknya dicoba sesering bisa jadi, minimum 7–10 hari sekali. Panen yang kerap berguna buat memutus siklus hidup hama penggerek buah kakao serta menghindari penularan penyakit busuk buah kakao.

Metode pemetikan

Pemetikan buah kakao merupakan perihal yang sangat butuh dicermati dalam aktivitas panen. Metode pemetikan yang salah bisa menimbulkan penyusutan produktivitas tumbuhan kakao pada bulan-bulan selanjutnya.

Pemetikan buah dicoba dengan memotong tangkai buah memakai dorongan perlengkapan berbentuk gunting pangkas, golok, ataupun sabit.

Pemotongan tangkai dicoba sedekat mungkin dengan buahnya ialah menyisakan tangkai dengan panjang hampir 1-1,5 centimeter.

Tangkai buah ini merupakan investasi sebab bunga-bunga kakao baru nantinya hendak berkembang di sisa tangkai buah ini.

Pemanenan dengan metode memelintir buah, menendang, ataupun menarik buah sangat tidak diajarkan sebab bisa mengganggu tangkai serta melukai tumbuhan.

Tangkai buah yang rusak tidak lagi bisa ditumbuhi bunga kakao sehingga buah tidak bisa jadi berkembang lagi disitu, sebaliknya kulit tumbuhan yang terlukai hendak gampang terinveksi jamur-jamur patogen.

Buat buah yang terletak pada bagian yang susah dijangkau, pemetikan buah dicoba dengan dorongan gunting pangkas bergalah. Pemanenan memakai galah saja berbahaya mengganggu tangkai buah serta kulit tumbuhan.

Buah-buah yang telah dipetik setelah itu dibawa serta dikumpulkan ke tempat penampungan hasil buat dipecah serta diambil bijinya.

Baca Juga:  √ Panduan Cara Okulasi Jambu Jamaika Bagi Pemula Lengkap

Pengupasan serta pengolahan

Sehabis buah kakao hasil panen terkumpul, tahapan berikutnya yang dicoba dalam aktivitas panen merupakan pengupasan buah serta pengambilan biji.

Pengupasan buah dicoba dengan memecah kulit buah memakai dorongan barang tumpul semacam tongkat kayu ataupun bambu.

Pengupasan memakai dorongan barang tajam semacam golok ataupun sabit hendaknya dihindari sebab bisa melukai biji yang terdapat di dalam buah. Biji-biji yang terluka serta rusak biasanya dibeli dengan harga rendah.

Biji kakao yang ada dalam buah yang telah rusak setelah itu diambil serta ditampung dalam wadah ember plastik ataupun tempat penampungan yang bersih buat setelah itu diolah jadi biji kakao kering siap jual.

Demikian penjelasan kami tentang Umur Tanaman Kakao Mulai Berbuah dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.