Ternak Kucing Persia

4 min read

Ternak Kucing Persia

Ternak Kucing Persia– Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Ternak Kucing Persia. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Ternak Kucing Persia bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Ternak Kucing Persia berikut ini.


Ternak Kucing Persia


Kucing Persia pula termasuk kucing yang terkenal di Indonesia, tidak hanya tipe kucing anggora.

Kucing Persia disukai sebab memiliki corak yang menawan, dengan bulu yang rimbun, wajah yang bundar, dan moncongnya yang pendek.

Kucing Persia pula populer dibelahan dunia, buktinya kucing Persia pula kerap diikutkan dalam kontes, jadi tidak heran bila harga kucing Persia cukup mahal.

Buat kamu yang pandai membaca kesempatan, budidaya kucing Persia ialah kesempatan usaha yang sangat menjanjikan.

Tidak hanya harga jualnya yang tinggi, memelihara kucing Persia dapat pula buat menyalurkan hobi, dan bisa dijadikan usaha buat menaikkan pendapatan.

Budidaya kucing Persia pula sedikit berbeda dengan budidaya kucing anggora, ialah pada proses perjodohan dan metode merawatannya.

Tipe Kucing Persia

Persia Hidung Datar

Kucing persia hidung datar ialah tipe kucing persia dengan hidung pesek. Kucing ini pula mempunyai badan yang lumayan gendut serta wajah yang bundar, dan pipinya yang sangat tembem.

Kucing ini pula mempunyai wajah yang unik serta tingkah laku yang pula sangat lucu.

Persia Medium

Kucing persia medium ialah salah satu contoh tipe kucing persia yang mempunyai dimensi badan standar semacam kucing yang lain.

Bulu yang dipunyai kucing ini pula tidak sangat panjang, serta hidungnya tidak sangat pesek semacam pada tipe kucing persia yang lain.

Persia Hidung Pesek

Kucing persia hidung pesek ialah tipe kucing persia dengan hidung yang sangat pesek.

Pada tubuh kucing ini jauh lebih gendut dibanding pada tipe persia yang lain. Kucing pada tipe ini ialah salah satu tipe yang sangat kerap diikutkan kontes kucing.

Persia Himalaya

Kucing persia himalaya ialah salah satu ras kucing yang dari hasil persilangan antara kucing persia dengan kucing siam.

Himalaya ialah seekor kucing yang memiliki badan yang lumayan gendut, kaki yang pendek, serta badan dan wajah yang sangat bundar semacam halnya kucing persia.

Yang membedakan dari kucing himalaya ini dengan kucing persia pada biasanya ialah pada corak yang dipunyai kucing ini. Corak himalaya jauh lebih cenderung buat menjajaki kucing siam.

Tetapi, terdapat pula salah satu himalaya yang memiliki badan semacam kucing siam. Himalaya pada semacam ini nampak anggun dengan wujud badannya yang lumayan ramping serta ramping.

Baca Juga:  Cara Menyuburkan Tanah

Sehingga kucing himalaya yang semacam ini pula bisa melompat dengan ketinggian 2 m.

Persia Eksotis

Kucing eksotis ialah kucing yang berasal dari negeri Amerika Serikat, kucing yang populer sebab tokoh kartun garfield ini ialah hasil persilangan dari kucing ras persia serta kucing amerika berbulu pendek.


Metode budidaya kucing Persia yang lengkap

Memilah bibit berkualitas

Bila kamu mau mengawali ternak kucing Persia langkah awal yang wajib dicoba merupakan memilah bibit yang bermutu, sebab bibit yang bermutu hendak memastikan generasi yang dihasilkan nanti.

Memilih indukan yang jantan serta betina, serta metode membedakannya merupakan;

  • Indukan jantan memiliki lubang kelamin yang jaraknya agak jauh dengan anus, dan wujud lubangnya bundar.
  • Sebaliknya buat indukan betina, lubang kelaminnya berupa celah memanjang.

Kriteria bibit kucing persia yang bermutu merupakan bagaikan berikut;

  • Mata bundar, terbuka lebar, bercorak terang, dan memiliki sorot yang tajam,
  • Kaki pendek serta kuat,
  • Dada serta pundak lebar,
  • Punggung rata serta perut kecil,
  • Hidung kecil serta pendek,
  • Muka besar melingkar,
  • Lapisan gigi apik serta bersih,
  • Ekor pendek, tebal dan tidak kaku,
  • Bulu halus serta bercorak terang,
  • Sehat serta tidak cacat raga.

Ataupun dapat pula dengan membeli bibit yang masih anakan, ialah usia 15-20 hari ataupun yang baru disapih induknya, dengan tujuan anak kucing hendak lebih cepat menyesuaikan diri, dibandingkan dengan kucing dewasa.

Dan kamu bisa menguasai karakternya, dengan tingkahnya yang lucu serta menggemaskan, tidak hanya itu kamu pula dapat mengenali pertumbuhannya serta mengendalikan kesehatannya.

Persiapan kandang

Sehabis memperoleh indukan yang bagus, langkah berikutnya merupakan mempersiapkan kandang.

Kandang ialah modal utama dalam ternak kucing Persia, buatlah kandang senyaman mungkin, supaya kucing betah serta merasa aman, dengan temperatur hawa yang tidak sangat panas ataupun hampir 24 derajat celcius.

Jangan lupa di dalam kandang disediakan pasir yang halus, ataupun di ayak terlebih dulu biar bersih, sebagai tempat dimana kucing membuang kotoran.

Ternak Kucing Persia


Peralatan Kucing Persia

Makanan

Makanan yang hendak di berikan pada kucing nantinya wajib dicermati labelnya. Supaya tidak salah konsumsi, perhatikan label apabila buat kucing kecil cari makanan yang berlabel kitten.

Tempat Makan serta Minum

Buat tempat makan serta minum memilih yang efektif supaya mengirit tempat dalam kandang.

Takaran Makanan

Takaran ini berperan buat mengambil makanan, takaran ini kamu dapat membeli ataupun membuatnya sendiri.

Bak Pasir, Pasir serta Serokan Pasir

Bak pasir ini berperan buat tempat pasir ataupun tempat buang air kecil ataupun buang air besar (bila telah ada pasir.

Pasir khusus buat kucing memiliki guna buat menggumpalkan serta mengeringkan kotoran kucing sehingga buat membuangnya sangat gampang serta tidak gampang bau.

Serokan pasir berperan buat membuang kotoran yang sudah menggumpal dalam bak pasir dengan gampang tanpa membuat tangan kotor ataupun bau.

Baca Juga:  Pupuk Organik : Jenis, Karakteristik Beserta Manfaat
Shampo, Baby oil serta Kapas, Dan Vitamin

Shampo yang diberikan buat kucing ialah shampo yang spesial kucing. Shampo ini pula diberikan pada dikala kucing mandi serta umumnya pemandian kucing dicoba seminggu sekali.

Baby oil serta kapas ditujukan buat bisa mensterilkan kotoran pada kuping kucing. Vit pula butuh diberikan supaya pada kulit serta bulu kucing senantiasa sehat.


Proses Perkawinan Kucing Persia

Mengawinkan kucing persia ini aktivitas yang gampang-gampang sulit, namun tidak bermasalah bila telah berpengalaman, sebab perihal itu menjadikan seorang memahami dengan baik metode beternak kucing persia.

Dalam suatu proses perkawinan ini kamu wajib senantiasa mencermati tingkah laku sang kucing jika mereka telah keserasian.

Kucing hendak hadapi bermacam proses perkawinan ataupun kamu pula dapat mengawinkan kucing ditempat dokter hewan.

Masa Berbadan dua Kucing Persia

Sehabis kucing ini melaksanakan perkawinan, datang saatnya masa berbadan dua, yang diisyarati dengan berhentinya nafsu birahi, serta senantiasa menghindar apabila lagi berhadapan dengan lawan jenisnya.

Isyarat kucing persia positif berbadan dua ialah:

  • Pada saat hendak merambah minggu ketiga sehabis perkawinan, mulai nampak terdapat pergantian raga pada kucing, semacam pada putting susu berganti corak pink dan bulu-bulu disekitarnya rontok, nafsu makan terus meningkat, serta pula perut kucing terus meningkat besar.
  • Bila kucing Persia telah positif berbadan dua, kamu wajib kerap membawanya kedokter hewan buat mengecek kesehatan kandungannya.
  • Masa kehamilan kucing Persia ini umumnya hampir 60-70 hari sehabis suatu proses perkawinan terakhir.

Panduan Perawatan Kucing Persia

  • Mandikan kucing minimum hampir 1 kali seminggu, pakai shampo keramas spesial kucing buat 1 bulan sekali.
  • Berikan pakan spesial kucing serta konsumsi nutrisi yang lain. Tempatkan makanan serta minuman dalam kandang yang gampang dijangkau oleh kucing
  • Jangan berikan makan ikan asin sebab dapat menimbulkan bulu kucing kamu rontok.
  • Sering-seringlah pula periksakan kucing kamu ke dokter hewan minimum 1 bulan sekali serta pula melakukan vaksin satu tahun sekali.
  • Berilah kebebasan bermain. Jangan dikandangkan terus, kucing pula perlu dilepas.
  • Rawatlah bulu kucing dengan metode semacam dengan menyisir bulunya memakai sisir kucing.
  • Jagalah kebersihan kandang, tempat makan serta minum dan pasir tempat kotoran kucing. Bilas pula tempat makan serta minumnya tiap hari. Pula, jangan lupa buat cuci pasir dengan cairan disinfektan kemudian jemurlah di terik cahaya matahari. Setelah itu isi wadah lagi dengan banyak pasir yang bersih.
  • Bila pada suatu kondisi mengizinkan, taruhlah kucing dalam ruang yang ber-AC. Serta perdengarkanlah musik klasik sewaktu dia telah terletak dalam kandangnya sebab metode ini dapat buatnya hendak jadi lebih tenang.
  • Jemur kucing tiap pagi hari.

Demikian penjelasan kami tentang Ternak Kucing Persia dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.