Cara dan Tips Beternak Ulat Hongkong Mudah Bagi Pemula

Cara dan Tips Beternak Ulat Hongkong Mudah Bagi Pemula

Posted on

Cara dan Tips Beternak Ulat Hongkong Mudah Bagi Pemula – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Beternak Ulat Hongkong. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan cara beternak ulat hongkong, klasifikasi, penjelasan dan tipsnya dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel berikut ini.

Cara dan Tips Beternak Ulat Hongkong Mudah Bagi Pemula

Ulat tepung (Tenebrio molitor) atau lebih dikenal juga dengan sebutan Ulat Hongkong yaitu jensi imago dari kumbang yang mana termasuk dalam genus Tenebrio. Ulat Hongkong mempunyai warna merah kehitaman, hitam atau coklat gelap serta mempunyai panjang sekitar 13-17 mm. Jenis kumbang yang satu ini merupakan pemakan produk pakan yang berbentuk seperti butiran.

Klasifikasi Ulat Hongkong

Klasifikasi dari Tenebrio molitor menurut Frost (1959) yaitu diantaranya sebagai berikut :

  • Kingdom : Animalia
  • Filum : Arthropoda
  • Kelas : Insekta
  • Ordo : Coleoptera
  • Famili : Tenebrionidae
  • Genus : Tenebrio
  • Spesies : Tenebrio molitor

Cara Beternak Ulat Hongkong

Dalam hal ini semakin banyak orang yang beternak ulat hongkong, sebab ulat hongkong sendiri banyak dicari oleh para pecinta burung kicau yang mana digunakan sebagai pakan burung kicaunya.

Berikut ini meruapakan beberapa cara untuk beternak Ulat Hongkong, yaitu sebagai berikut:

Persiapan Bahan dan Alat

Berikut merupakan bahan serta alat yang perlu Anda siapkan pada saat beternak, di antaranya yaitu:

  • Ulat hongkong dewasa
  • Tempat atau wadah untuk beternak dapat menggunakan toples atau juga dapat menggunakan kotak kayu
  • Selanjutnya anda perlu menyiapkan media ternak yang merupakan dedak(bekatul) agar dapat menjaga kelembaban dari wadah supaya ulat tidak mati
  • Pakan Ulat, dapat berupa irisan apel atau kentang,atau juga roti
Baca Juga:  Cara Mengatasi Hama Wereng

Tahapan Beternak Ulat Hongkong

Berikut merupakan tahapan untuk beternak Ulat Hongkong digunakan untuk burung kicau, yaitu:

Masukkan dedak atau bekatul ke dalam toples atau kotak kayu secara merata yang mana dengan ketinggian atau ketebalan 1/4 dari tinggi kotak tersebut. selanjutnya masukkan Ulat Hongkong tersebut kedalam wadah yang sudah diberi dedak yang mana sesuai dengan kapasitas wadah selanjutnya beri pakan berupa potongan kentang atau apel atau juga roti kedalam kotak kotak tersebut. Namun alangkah baiknya Anda menggunakan pakan berupa potongan apel sebab apel sendiri relatif mengandung sedikit air serta bisa untuk mencegah pertumbuhan jamur.

Cara dan Tips Beternak Ulat Hongkong Mudah Bagi Pemula

Selanjutnya letakkan kotak pada ruangan yang hangat dan juga gelap supaya Ulat Hongkong dapat hidup nyaman. Selanjutnya Anda perlu melakukan Pengecekan/pengontrolan setiap hari supaya bisa untuk memastikan kesediaan pakan ulat serta sekaligus untuk menjaga kebersihan dari tempat ternak.

Setelah memasuki 90 hari (3 bulan) maka Ulat Hongkong tersebut akan berubah menjadi kepompong. Selanjutnya Anda dapat memindahkan kepompong ke kotak baru yang telah ditaburi dengan dedak tipis dan juga tidak perlu diberi pakan supata tidak termakan oleh Ulat Hongkong yang belum jadi kepompong.

Setelah sekitar 10 hari maka selanjutnya Kepompong tersebut akan berubah menjadi serangga yang berwarna putih atau disebut juga dengan calon kumbang. Ketika telah menjadi kumbang yang berwarna hitam, lalu pindahkan ke kotak baru dengan taburan dedak.

Setiap 2 kg dedak cukup untuk 4 gelas kumbang. Selanjutnya anda dapat memberi pakan yang sama pada saat masih dalam bentuk ulat yaitu dengan mengguanakan potongan roti, potongan apel atau juga dengan potongan kentang. dalam kotak tersebut kumbang akan bereproduksi dengan cara kawin dan bertelur.

Baca Juga:  Budidaya Blewah : Cara Menanam, Proses, Perawatan Dan Pemanenan

Ketika kumbang tersebut sudah bertelur lalu tunggu sekitar 10 hari guna memisahkan telur dan juga kumbang. Setelah kumbang dipisahkan dengan menggunakan telur maka setelah 10 hari lagi kumbang akan bertelur kembali. Pemisahan telur dari kumbang suapaya lebih mudah terpisah yang mana bisa dilakukan dengan cara diayak.

Selanjutnya telur akan menetas dengan sendirinya dan selanjutnya akan menjadi larva Ulat Hongkong. Larva tersebut selanjutnya diberikan pakan berupa potongan apel atau juga potongan kentang lagi sama dengan ulat indukan dan kumbang. Untuk siap di panen tunggu hingga 50 hari.

Demikian penjelasan tentang Cara dan Tips Beternak Ulat Hongkong Mudah Bagi Pemula. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Terima kasih.