Panduan Cara Mudah Budidaya Alpukat Bagi Pemula

2 min read

Panduan Cara Mudah Budidaya Alpukat Bagi Pemula

Panduan Cara Mudah Budidaya Alpukat Bagi Pemula – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Budidaya Alpukat. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan panduan cara mudah budidaya alpukat bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang budidaya alpukat berikut ini.

Panduan Cara Mudah Budidaya Alpukat Bagi Pemula

Tanaman Alpukat, avocad atau apukat merupakan jenis tanaman buah yang berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah. Alpukat nama latinnya Persea Americana yang berasal dari genus Lauraceae dan Persea. Tanaman ini mempunyai ketinggian pohonnya kisaran 20 meter dengan panjang daun 12-25 cm.

Pada buah alpukat jenis Buni dengan biji dapat mencapai 5-6 cm, bergantung varietas dan permukaan yang tidak rata, kulit buah yang berwarna hijau tua sampai keungu kecoklatan. Tekstur daging yang lebut dengan warna daging kuning muda didekat biji dan hijau muda didekat kuli buahnya.

Manfaat Alpukat

Terdapat beberapa manfaat yang terkandung dalam buah alpukat, antara lain yaitu dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, membantu mengobati radang lambung, menjaga kesehatan mata, mencegah risiko stroke dan lain sebagainya. Oleh karena itu banyak para petani yang menanam alpukat sebab tingginya permintaan dan banyak manfaatnya.

Cara Budidaya Alpukat

Berikut ini adalah beberapa cara budidaya alpukat yang perlu dilakukan antara lain yaitu:

Syarat Tumbuh

  • Curah hujan yang dibuthkan dalam pertumbuhan sekitar 750-1000 mm/tahun.
  • Tanaman alpukat membutuhkan bantuan angin agar dapat membantu dalam proses penyerbukan dimana membutuhkan kecepatan angin kisaran 62-73 km/jam.
  • Alpukat juga memerlukan paparan sinar matahari sekitar 40-80 %.
  • Dengan suhu optimal sekitar 28 derajat celcius.
  • Alpukat dapat tumbuh pada ketinggian 200-1000 mdpl.
Baca Juga:  Cara Merawat Buah Naga

Media Tanam

  • Media tanam yang dibutuhkan tanaman alpukat yaitu tekstur tanah gembur, sistem drainase yang baik, subur serta banyak mengandung unsur organik.
  • Adapun jenis tanah yang baik dalam pertumbuhan alpukat yakni lempung liat, lempung aluviat dan lempung berpasir.
  • Tingkat keasamaan yang dibutuhkan kisaran 5-6 pH.

Persiapan Benih Alpukat

Dalam mempersiapkan benih alpukat Anda dapat melakukan dengan cara mencangkok atau stek, biji, dan dengan okulasi atau sambung pucuk

  • Melalui Cangkok

Bila menggunakan metode cangkok sebaiknya pilih cabang yang subur, tidak mempunyai cabang baru dan tidak terlalu muda atau tua. Adapun cabang yang dipilih dari bibit yang menghasilkan buah yang baik, ketahanan tarhadap penyakit dan hama serta rasanya.

  • Menggunakan biji

Bila menanam dengan menggunakan biji Anda dapat menyemai terlebih dahulu. Carannya siapkan alpukat tua belah dan ambil bijinya, kemudian keringkan dalam paparan sinar matahari selama 3 jam. semai benih alpukat pada polybag sampai benih tumbuh kisaran 1 meter dan siap untuk ditaman dilahan permanen.

  • Dengan Okulasi

Bila menggunakan metode okulasi Anda dapat menanam dari biji kebuah yang tepat. Dengan cara mengambil tunas alpukat yang telah menghasilkan buah sebagai batang atas dan membuat bibit pohon alpukat dari semai biji ke batang bawah.

Persiapan Lahan

Biapkan lahan terlebih dahulu dan bersihkan dari gulma atau rumput liar yang mengganggu proses pertumbuhan. Gemburkan lahan tanam dengan cara dibajak atau dicangkul secara merata.

Persiapan Lubang Tanam

Selanjutnya bual lubang tanam dengan ukuran 60×60 cm dengan kedalaman sekitar 60-80 cm. Namun bila menanam menggunakan biji alpukat yang dicangkokkan, bisa Anda membuat lubang tanam yang relatif lebar. Apabila menanam mulai dari biji lubang tanam agar dibuat lebih dalam.

Jarak tanam dapat dibuat kisaran 6 x6 meter. Pada lubang tanam dapat diisi pupuk kandang 2/3 dan biarkan selama 3-4 minggu.

Penanaman Bibit

Setelah persiapan lahan sudah selesai lakukan penanaman bibit dengan memasukan kedalam lubang yang telah dipersiapkan. Buka plastik pada polybag secara perlahan agar tidak merusak akarnya, setelah itu isi kembali dengan tanah bekas galian dan siram secara merata.

Baca Juga:  Manfaat Buah Bit dan Cara Menanamnya didalam Pot

Penyiraman

Penyiraman pada tanaman alpukat dapat dilakukan pada saat pagi dan sore hari. Bila pada musim penghujan cukup biarkan saja tidak perlu disiram.

Penyiangan

Setelah 2-4 minggu setelah tanam dapat Anda lakukan penyiangan dengan menghilangkan gulma atau hama lain yang ada disekitaran tanaman alpukat.

Penggemburan Tanah

Lakukan penggemburan pada sekitaran tanaman alpukat, agar dapat menyerap nutrisi yang mereka butuhkan. Sebab dengan terkenanya siraman setiap hari akan menjadikan tanah mengeras dan mengurangi asupan udara. Lakukan penggemburan secara perlahan agar akar tanaman tidak pecah.

Pemangkasan

Bila pada cabang tumbuh terlalu dekat atau batang tanaman mati lakukan pemangkasan. Setelah melakukan pemangkasan, pada baigan yang dipangkas agar diberi fungisida untuk mencegah terjadinya infeksi penyakit atau jamur.

Pemupukan

Berikan pupuk secara teratur 1 tahun 4 kali, dengan jumlah pupuk bergantung usia tanaman. Biasanya pupuk yang diberikan dapat berupa urea, KCL dan TSP. Dengan aplikasi memasukkan lubang melingkar dibawah atap tanaman dengan kedalaman kisaran 30 cm.

Panduan Cara Mudah Budidaya Alpukat Bagi Pemula

Hama Dan Penyakit

Hama dan penyakit yang sering menyarang pada tanaman alpukat yaitu : bercak daun atau penyakit bercak coklat (Pseudocercospora purpurea), kupu-kupu gajah (Attacus atlas L), ulat bulu (Cricula trisfenestrata Helf), dan penyakit Anthracnose (jamur Colletotrichum gloeosporioides (Penz.) Sacc.). Semua hama ini dapat diobati dengan pengobatan yang sesuai seperti penggunaan insektisida sesuai dosis atau metode lainnya.

Panen Alpukat

Alpukat mulai berbuah setelah sekitar 10 sampai 15 tahun ketika ditanam oleh biji. Ketika ditanam dengan sistem vegetatif, mereka biasanya mulai berbuah setelah sekitar 5-8 tahun tergantung pada perawatan yang diberikan. Umumnya, buah dapat dipanen 6-7 bulan setelah berbunga.

Demikian penjelasan tentang Panduan Cara Mudah Budidaya Alpukat Bagi Pemula, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Cara Menanam Bambu

Farming
2 min read

Bonsai Pucuk Merah

Farming
4 min read

Manfaat Labu Putih

Farming
3 min read