Budidaya Lada Mudah dan Menguntungkan

4 min read

Panduan Cara Budidaya Lada yang Menguntungkan

Budidaya Lada Mudah dan Menguntungkan – Pada kesempatan kali ini Kebun.co.id akan membahas tentang budidaya lada. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan cara budidaya lada mulai dari pemilihan bibit, perawatan dan panen dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih detailnya silahaka simak artikel berikut.

Budidaya Lada Mudah dan Menguntungkan

Lada adalah salah satu rempah-rempah yang paling populer didunia. Selain itu ternyata tanaman ini juga kaya akan manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Manfaat dari mengkonsumsi lada dapat menurunkan resiko kanker, menjaga kesehatan kulit, sebagai scrub kulit, membantu melancarkan sistem pernafasan, menjada kesehatan usus dan masih banyak manfaat lainnya.

Syarat Tumbuh Lada

Apabila Anda tertarik melakukan budidaya lada tetapi masih bingung mengenai cara menanam lada yang benar. Berikut adalah tahap-tahap budidaya lada dan syarat tumbuh lada, antara lain:

  1. Tanah

Tahap pertama adalah jenis tanah. Meskipun sebenarnya tanaman lada tidak terlalu susah untuk tumbuh pada berbagai jenis tanah. Seperti Andisol, Vertisol, Alfisol, Oxisol yang penting mengandung banyak zat hara, subur dan memiliki drainase yang baik. Selain beberapa jenis tanah diatas terdapat satu jenis tanah yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman lada yaitu Tanah liat berpasir (Sandy clay).

  1. Ketinggian tempat

Selanjutnya ketinggian tempat, tanaman lada dapat tumbuh dengan subur didaerah yang memiliki ketinggian 0 – 500 diatas permukaan laut. Jika lokasi yang dipilih lebih tinggi dari ketinggian idealnya, maka tanaman lada tidak akan tumbuh dengan maksimal atau subur.

  1. Iklim

Tanaman lada dapat tumbuh dengan subur pada daerah yang memiliki kelembaban sekitar 20 C sampai 34 C. Selain itu lada juga sangat menyukai daerah yang bercurah hujan antara 2000 – 3000 MM pertahun.

Cara Menanam Lada

Penjelasan sebelumnya merupakan beberapa syarat tumbuh tanaman lada. Sebaiknya sebelum melakukan cara menanam lada, ada baiknya Anda memahami dulu syarat-syarat diatas agar hasil budidaya lada dapat berjalan dengan mulus. Selanjutnya kami akan membahas cara menanam lada dibawah ini.

Pemilihan bibit lada unggulan

Tahap pertama dalam proses cara menanam lada yaitu pemilihan bibit unggulan. Dengan menggunakan bibit yang memiliki kualitas baik maka hasil buah nantinya akan baik juga. Namun banyak petani yang menganggap penggunaan bibit unggulan tidak terlalu penting serta kurangnya pengetahuan mengenai ciri dan cara memilih atau membuat bibit lada berkualitas. Berikut ini adalah cara memilih bibit lada:

Ciri bibit lada unggulan

  • Pertumbuhan bibit seragam, maksudnya adalah jika bibit yang Anda tanaman benar benar memiliki kualitas yang baik maka proses pertumbuhannya akan seragam atau bareng
  • Tahan saat dipindah, bibit yang memiliki kualitas baik akan tahan saat dipindahkan dari satu tempat ketempat lain.
  • Proses pertumbuhan cepat, Anda bisa membedakan mana bibit yang berkualitas dan bibit yang tidak berkualitas dengan melihat proses atau lama pertumbuhan bibit, apakah lebih cepat atau lambat jika bibit yang dipilih tumbuh lebih cepat dari masa pertumbuhan biasanya serta seragam maka bibit tersebut berkualitas baik.
Baca Juga:  Tanaman Yang Dapat Menyuburkan Tanah

Pemilihan Bibit Lada

  • Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memenuhi persyarat lokasi pembibit lada. Lokasi yang cocok untuk proses pembibitan adalah tempat datar, dekat dengan sumber air, dekat dengan lokasi budiaya lada, bebas dari serangan hama pengganggu
  • Setelah semua syarat lokasi Anda siap, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menyiapkan tempat penanam berupa polybag dan media tanan berupa tanah biasa, tanah humus dan pupuk kAndang kering
  • Pilih indukan lada yang subur, lalu potong cabang lada yang tidak terlalu tua namun sudah memiliki batang dan daun
  • Selanjutnya tanam bahan steak tersebut kedalam polybag yang sudah diisi media tanam
  • Lakukan penyiraman dan perawatan bibit lada hingga siap dipindah kelahan tanam

Pengolahan lahan tanam lada

Cara menanam lada selanjutnya adalah pengolahan lahan tanam, meskipun sebenarnya Anda bisa menggunakan polybag langsung tapi dalam penggunaan polybag jumlah tanaman terbatas.

Oleh karena itu kami menyarankan untuk menggunakan lahan kosong jika proses budidaya lada berjumlah banyak, berikut ini adalah step by step pengolahan lahan tanaman lada.

Pengolahan Lahan Lada

  • Persiapkan lokasi lahan yang sudah memenuhi persyaratan tumbuh tanaman lada diatas, setelah itu siapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk pengolahan lahan tanam berupa cangkul, sabit, tanah humus, pupuk kandang kering
  • Kemudian bersihkan lahan dari hama pengganggu baik rumput atau tanaman yang tidak berguna lainnya
  • Setelah lahan bersih, lakukan penggemburan tanah dengan mencangkul kedalaman 40 cm. Dalam proses ini Anda bisa menambahkan tanah humus dan pupuk kandang agar tanah lebih kaya akan unsur hara (biarkan selama 7 hari)
  • Setelah lahan dibiarkan selama 1 minggu Anda bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu pembuatan bedengan. Dengan ukuran lebar 135-140 cm, ketinggian 50 cm, panjang sesuaikan dengan kondisi lahan serta buat drainase disekitar bedengan agar proses pengaliran air lancar
  • Tahap terakhir buatlah lubang yang akan digunakan untuk penanam bibit lada yang sudah disiapkan sebelumnya dengan jarak 40 cm antar lubang.

Proses Penanam Lada

Penanaman lada dilakukan jika bibit sudah berumur cukup serta memang benar benar siap ditanam, karena jika bibit dipindahkan dalam waktu yang tidak tepat potensi kematiannya akan tinggi.

Cara menanam lada, Anda bisa mengambil bibit lada yang sudah berusia dan memiliki ciri ciri siap ditanam pada lahan yang sudah disiapkan sebelumnya. Ambil bibit lada dari tempat pembibitan, sobek polybag lalu keluar bibit beserta tanahnya dan tanam kedalam lubang yang sudah disiapkan tadi tutup kembali menggunakan tanah yang sudah dicampur pupuk kandang.

Baca Juga:  √ Panduan Cara Budidaya Hanjeli Bagi Pemula Agar Cepat Panen

Proses Perawatan Tanaman Lada

Perawatan tanaman lada dilakukan agar buah yang dihasilkan melimpah atau banyak. Sehingga para petani bisa mengalami untung yang banyak saat memasarkannya. Dibawah ini proses perawatan tanaman yang masuk dalam salah satu tahap cara menanam lada terpenting, yaitu:

Pembuatan sulur

Cara perawatan tanaman lada yang pertama adalah pembuatan sulur. Tujuan dilakukan pembuatan sulur agar cabang baru dari tanaman lada dapat merambat di tiang tiang sulur tersebut. Anda bisa membuat tiang sulur dari bambu yang sudah dipotong.

Penyiangan

Selanjutnya adalah penyiangan atau pembersihan lokasi lahan tanaman lada dari rumput dan hama pengganggu lainnya. Kegiatan ini dilakukan pada lahan yang sudah mulai ditumbuhi rumput biasanya pada 2 minggu awal penanaman.

Pemupukan susulan

Perawatan tanaman lada berikutnya yaitu pemupukan susulan. Tujuan dilakukan kegiatan ini agar tanaman mendapat asupan yang digunakan untuk pembuatan makanan atau fotosintesis. Ditambah jika tanaman lada sudah mulai berbuah maka kebutuhan akan zat hara akan bertambah.

Panduan Cara Budidaya Lada yang Menguntungkan

Proses panen

Cara menanam lada yang terakhir dan yang paling ditunggu tunggu oleh petani yaitu proses panen. Namun perlu Anda ingat proses panen tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena dapat merusak kualitas buah lada.

Cara menanam lada dari awal hingga proses panen ini memang membutuhkan waktu yang panjang. Namun semua itu akan terbayar jika hasil panen sesuai dengan harapan kita diawal.

Tanaman lada yang siap dipanen biasanya berumur 6 – 7 bulan dari waktu awal penanaman lada serta buah sudah berwarna hijau tua. Selain itu Anda juga bisa mengecek buah lada siap dipanen atau belum dengan cara memijit buah sudah keras/ masih lunak. Setelah itu kami akan menjelaskan cara panen lada yang benar secara step by step dibawah ini.

  • Pastikan dulu buah lada sudah benar benar siap dipanen dengan melakukan seperti diatas
  • Buah harus dipetik secara selektif, dan panen harus dilakukan sesering mungkin selama musim panen. Dengan seringnya dilakukan pemetikan selama musim panen ini, dapat diharapkan buah lada yang di petik menjadi seragam. Bila pemetikan lada hanya dilakukan satu atau dua kali selama musim panen, kemungkinan buah yang tidak matang atau terlalu tua akan ikut terbawa
  • Buah lada yang jatuh ke tanah harus diambil secara terpisah dan tidak boleh dicampur dengan buah lada yang berasal dari pohon. Buah lada yang jatuh ke tanah harus diproses secara terpisah untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan
  • Pemetikan lada harus dilakukan dengan cara yang higienis /bersih, dikumpulkan dan di angkut di dalam kantong atau keranjang yang bersih untuk dibawa ketempat pemrosesan.

Demikian artikel tentang Budidaya Lada Mudah dan Menguntungkan. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Selamat Mencoba.