√ Panduan Cara Budidaya Padi Rakit Apung Di Lahan Rawa

1 min read

Panduan Cara Budidaya Padi Rakit Apung Di Lahan Rawa

Panduan Cara Budidaya Padi Rakit Apung Di Lahan Rawa – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Budidaya Padi Rakit Apung. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan panduan cara budidaya padi rakit apung di daerah lahan rawa dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel berikut ini.

Panduan Cara Budidaya Padi Rakit Apung Di Lahan Rawa

Padi atau Oryza sativa adalah tanaman budidaya penghasil beras yang dikonsumsi sebagai sumber karbohidrat. Padi yang sudah berabad-abad dibudidayakan termasuk di wilayah Indonesia.

Syarat Tumbuh Padi Rakit Apung

  • Tanaman padi dapat tumbuh di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi.
  • Pada daerah dataran pada membutuhkan ketinggian sekitar 0 mdpl hingga 650 mdpl dengan temperatur 22°C-27°C.
  • Sedangkan pada daerah dataran tinggi padi membutuhkan ketinggian sekitar 650-1.500 mdpl dengan temperatur 19°C-23°C.
  • Dengan curah hujan rata-rata sekitar 200 mm/bulan atau 1500-2000 mm/tahun.

Cara Budidaya Padi Raki Apung

Apabila lahan sawah yang dimiliki berupa rawa, maka hanya bisa dimanfaatkan saat menjelang kemarau. Untuk mengatasinya, diperlukan pengembangan teknologi budidaya padi untuk memanfaatkan genangan air tersebut. Berikut penjelasan tentang budidaya padi rakit apung, yaitu:

Persiapan Rakit Apung

  • Rakit dapat dibuat dari bambu dengan panjang rakit dibuat sekitar 5 m dan lebar 2 meter, bisa juga ditambah pelampung.
  • Untuk 1400 meter persegi lahan atau 100 tumbak, dibutuhkan sekitar 9 rakit dengan jarak antar rakit dibuat sekitar 60 cm.
  • Setiap rakit diikat ke tiang agar tidak pindah tempat dan dikelilingi bambu pemecah ombak.
Baca Juga:  √ Panduan Cara Budidaya Genjer, Klasifikasi dan Manfaatnya

Persiapan Media Tanam Pada Rakit Apung

  • Jika rakit apung sudah jadi, buat media tanamnya.
  • Isikan sabut kelapa atau jerami sebanyak 2 karung per rakit
  • lalu hamparkan secara merata sebagai alas tanam padi.
  • Selanjutnya, hamparkan tanah sawah setebal 5 cm, jangan terlalu tebal, jika terlalu tebal rakit akan tenggelam.
  • Setelah itu, beri pupuk organik cair dengan konsentrasi 350 cc/liter.

Panduan Cara Budidaya Padi Rakit Apung Di Lahan Rawa

Penanaman Padi di Rakit Apung

Penanaman dilakukan setelah benih berumur 7 hari setelah sebar. Penanaman dilakukan dengan cara tanam tugal dangkal dan akar membentuk huruf L dan gunakan jarak tanam sekitar 30 cm.

Pemeliharaan Padi di Rakit Apung

Lakukan penyiangan gulma atau tanaman pengganggu lainnya pada saat tanaman padi berumur 10 hari setelah tanam. Selain itu, lakukan pemupukan sebanyak 10 kali dengan menggunakan pupuk organik cair dengan konsentrasi sebanyak 350 cc/liter.

Masa Panen Padi Lahan Rawa

Pada masa pemanenan padi di lahan rawa sama halnya dengan padi yang ditanam di lahan biasa. Pengangkutan hasil panen padi dapat dilakukan dengan menggunakan perahu.

Demikian penjelasan tentang Panduan Cara Budidaya Padi Rakit Apung Di Lahan Rawa. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda. Selamat mencoba.