√ Budidaya Tanaman Kapulaga Agar Cepat Panen

2 min read

Budidaya Tanaman Kapulaga

Budidaya Tanaman Kapulaga Agar Cepat Panen – Dalam kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang budidaya tanaman kapulaga. Artikel ini berisi penjelasan tanaman kapulaga, morfologi, syarat tumbuh kapulaga agar cepat panen dan berbuah lebat, manfaat dan jenis.

Budidaya Tanaman Kapulaga Agar Cepat Panen

Tanaman kapulaga telah dikenal sejak lama oleh masyarakat di Bengkulu. Namun, belum banyak yang membudidayakannya secara serius. Padahal tanaman ini merupakan salah satu tanaman yang menjadi komoditas di sektor perkebunan.

Tanaman Kapulaga

Tanaman kapulaga dikembangkan secara monokultur atau tanaman sela antar-tanaman, misalnya tanaman kelapa sawit, karet, tan, mangga atau durian sehingga mendapatkan lahan yang memadai dalam pengembangannya.

Terdapat banyak jenis tanah di Provinsi Bengkulu seperti tanah andosol, alluvial, podsolik merah kuning hingga mediterania dalam hal agronomi, mulai dari ketinggian 0 – 1000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Curah hujannya pun cukup tinggi dengan rata-rata 3.000 sampai 4.000 mm/ tahun dan temperatur 20 oC sampai 340 oC. Komoditas ekspor yang vital dari Bengkulu antara lain makanan dan obat-obatan.

Budidaya tanaman kapulaga masih berpeluang besar di Bengkulu dengan kondisinya sebagai daerah potensial bagi pengembangan perkebunan rakyat maupun perkebunan besar. Selain itu, kapulaga juga dapat dibudidayakan dengan teknik monokultur sebagai tanaman sela sehingga tidak membutuhkan lahan tambahan.

Morfologi Kapulaga

Untuk lebih mengenal tanaman kapulaga, maka sebaiknya mengetahui apa saja bagian (morfologi) tanaman kapulaga seperti berikut ini.

  1. Daun

Daun kapulaga berjenis tunggal, bertangkai, pendek dan tersebar secara tatap mukadi batang. Daun kapulaga berbentuk bulan dengan panjang 20 sampai 55 cm dan lebar 2,5 sampai 11 cm. Daun kapulaga sabrang cenderung panjang dengan warn ayang lebih muda dibandingkan jenis lokal. Tepi daun kapulaga rata dengan pangkal daun meruncing dan runcing pada ujungnya. Pertulangan daunnya menyirip.

  1. Batang
Baca Juga:  Panduan Cara Menanam Bunga Gladiol Agar Cepat Berbunga

Batang kapulaga semu dibungkus dengan pelepah daun hijau. Berbentuk bulat, tumbuh tegak yang tingginya kurang lebih 1 sampai 3 meter. Batangnya bermula dari rimpang yang ada di dalam tanah. Terdapat sekitar 30 sampai 50 batang dalam 1 rumpun. Warnanya bervariasi mulai dari hitam merah, putih atau putih kehijauan sesuai jenisnya.

  1. Bunga

Kapulaga lokal memiliki bunga yag tersusun berbentuk kerucut, pagar tanamannya berbunga, berstruktur pelindung layaknya sisik serta bunga yang umumnya tidak menjadi buah pada bagian ujung. Bunga kapulaga sabrang bergaris coklat putih, daun pelindungnya kusam dan ada di tiap ruang tangkai buah.

  1. Buah

Buah kapulaga lokal tersusun di beberapa tandan bisanya ada 5 sampai 18 tandan. Bentuk buahnya bulat, memiliki 3 ruang di mana setiap buah mempunyai 14 sampai 16 biji. Ukuran buah dan warna kulitnya berbeda sesuai jenis.

Syarat Tumbuh Kapulaga Agar Cepat Panen dan Berbuah Lebat

Ada cara-cara yang dapat diterapkan jika ingin buah kapulaga berbuah cepat dan lebat dengan memerhatikan kondisi tanah dan iklim suatu wilayah.

  1. Tanah

Tanah yang baik bagi pertumbuhan kapulaga sabrang atau lokal antara lain andosol, latosol, podzolik merah kuning, aluvial serta mediterania. Selain itu, tanah liat berpasir atau bertekstur cocok untuk kapulaga jika digunakan pertama kali. Tanah yang tidak tergenang, tanah dengan bahan organik tinggi dan dikeringkan hingga mencapai derajat keasaman antara 5,8 sampai 6,8. Tanaman kapulaga dapat tumbuh pada ketinggian 200 hingga 1.000 mdpl. Pertumbuhan maksimal berada pada ketinggian 300 sampai 500 mdpl.

  1. Iklim

Kapulaga bisa tumbuh dengan baik di wilayah bertipe iklim A, B dan C menurut pembagian iklim Schidt dan Ferguson. Curah hujan yang terlalu banyak menyebabkan batang bunga menjadi pendek dan banyak bunga yang busuk. Curah hujan ideal bagi kapulaga yaitu 2.500 sampai 4.000 mm/ tahun. Wilayah dengan rata-rata curah hujan 2.500 mm/ tahun, perlu 136 hari hujan dan bulan kering tidak lebih dari 3 bulan, 8 bulan basah dan 1,5 bulan lembab. Pada musim kemarau, bunga yang tumbuh menjadi berkurang sebab pembentukan anakannya kecil. Rata-rata suhu yang baik antara 20 oC sampai 30oC dan 23 oC sampai 30 oC di dataran rendah dengan pohon pelindung yang cukup subur. Intensitas cahaya 30% sampai 70% bagus untuk pertumbuhan kapulaga.

Baca Juga:  Budidaya Gaharu : Metode, Persiapan, Penanaman, Pemeliharaan Dan Penanganan

Cara Supaya Kapulaga Cepat Panen

Kapulaga berumur panjang bisa mencapai 10 sampai 15 tahun apabila kondisi dan perawatannya mendukung. Panen kapulaga hanya dapat dilakukan di usia 3 tahun sesudah penanaman. Panen dilakukan bertahap setiap seminggu atau 10 hari, bergantung dari tingkat kematangan buahnya.

Manfaat Kapulaga

Kapulaga umum dimanfaatkan sebagai bumbu (rempah) dalam beberapa  masakan dan bahan obat-obatan tradisional. Kapulaga berfungsi sebagai anti-depresan dengan mencampurkannya dengan air, tunggu sampai mengendap (kurang lebih 30 menit). Pada saat meminum, bisa sambil dihirup aromanya.

Budidaya Tanaman Kapulaga

Jenis Kapulaga

Jenis kapulaga yang bisa ditemukan di Indonesia ada dua.

  1. Kapulaga Jawa

Kapluaga Jawa atau Amomum compactum masih termasuk dalam suku jahe-jahean atau Zingiberaceae. Polong biji kapulaga Jawa lebih besar dari kapulaga India dan warnanya coklat tua.

  1. Kapulaga India

Kapulaga India atau Elettaria cardaomum dibawa oleh pengusaha perkebunan kopi asal Jerman, Oscar majus Kloeffer, ke Guatemala sebelum Perang Dunia I. Saat ini, Guatemala merupakan penghasil kapulaga terbesar di dunia. Indonesia dan Sri Lanka sudah membudidayakan kapulaga India. Polong biji kapulaga India warnanya hiaju terang.

Kapulaga merupakan jenis rempah termahal di dunia setelah saffron dan vanila. Demikian penjelasan tentang Budidaya Tanaman Kapulaga Agar Cepat Panen. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda.