Cara Menanam Daun Bidara

3 min read

Cara Menanam Daun Bidara

Cara Menanam Daun Bidara – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Cara Menanam Daun Bidara. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Cara Menanam Daun Bidara bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Cara Menanam Daun Bidara berikut ini.


Cara Menanam Daun Bidara


Ziziphus Mauritiana ataupun yang lebih kerap diketahui dengan istilah tumbuhan bidara serta tumbuhan jujube ini dipercaya berasal dari Tiongkok.

Tidak sedikit orang yang melaksanakan budidaya daun bidara sebab mempunyai khasiat semacam mencegah jin serta ilmu sihir, digunakan bagaikan pembersih, dan menanggulangi indikasi serta mengobati setress.

Alasannya senyawa yang dikandung dalam daun ini memberikan dampak aman pada manusia.

Tumbuhan bidara mempunyai dimensi sedang serta bisa berkembang hingga 40 kaki, daunnya bercorak hijau mengkilap, dan kulit abu-abu yang cerah.

Tumbuhan ini mempunyai buah yang berupa lonjong ataupun oval yang awal mulanya bewarna hijau kemudian jadi corak coklat. Buah ini hendak jadi kering serta keriput saat senantiasa terletak pada tumbuhan.


Jenis-jenis Tumbuhan Bidara

Tumbuhan bidara ialah tumbuhan kecil berakar tunggang yang tingginya dapat mencapai 15 m, umumnya bengkok.

Ada 3 tipe tumbuhan bidara yang umum ditemukan antara lain merupakan:

  • Bidara Arab ataupun Ziziphus spina Christi, berasal dari Arab serta mempunyai buah dengan rasa manis serta asam.
  • Bidara Cina ataupun Zizyphus jujube, di mana buahnya berupa semacam apel yang cenderung oval. Dikala matang, buahnya hendak bercorak coklat sampai keunguan serta jadi keriput, sehingga dijuluki pula bagaikan kurma Cina.
  • Bidara laut ataupun Ziziphus Mauritiana yang bisa berkembang dengan baik di kawasan pinggiran laut ataupun tepi laut. Corak buahnya bercorak kuning dengan rasa asam. Di pohonnya ada jarum dengan dimensi yang lebih besar daripada tumbuhan bidara arab.

Tumbuhan bidara bisa dimanfaatkan daun, tumbuhan serta buahnya. Tidak hanya itu menanam tumbuhan bidara pula dipercaya bisa mencegah sihir ataupun mengobati penyakit yang diakibatkan oleh kendala sihir.

Baca Juga:  Budidaya Sapi

Rahasia Metode Menanam Tumbuhan Bidara

Bidara yang ditanam secara vegetatif mempunyai keunggulan bisa berbuah dengan lebih cepat.

Sebaliknya bila menanam secara generatif ataupun biji, umumnya hendak menciptakan tumbuhan bidara dengan tipe serta kualitasnya yang tidak menentu.

Tumbuhan ini berkembang dengan baik di wilayah dengan ketinggian 1000 mdpl, dengan temperatur yang cenderung panas.

Meski di habitat asalnya tumbuhan ini tahan dengan masa kering, tetapi hendaknya tanahnya tidak hingga hadapi kekeringan biar tumbuhan bisa berkembang dengan sempurna.

Proses Mempersiapkan Benih Biji Bidara

Bila menanam dari biji, langkah yang wajib dicoba merupakan mengumpulkan buah bidara matang sebanyak yang diperlukan.

Pastikan corak buahnya telah berganti seutuhnya jadi coklat kemerahan tanpa corak hijau sedikitpun yang tersisa. Buah yang diseleksi hendaknya buah dengan wujud yang bagus tanpa cacat sedikitpun.

Buah tersebut setelah itu dipotong memanjang memakai pisau kemudian keluarkan biji di dalamnya.

Kemudian bagian permukaannya dibersihkan dengan metode digosok lembut, biar daging buah yang masih melekat bisa terangkat.

Sehabis seluruh biji telah dibersihkan, saatnya dibasuh merata serta silahkan dijemur di luar ruangan dengan cahaya matahari penuh selama kurang lebih 4 sampai 5 jam.

Setelah itu biji-biji yang telah mengering itu dipecah cangkangnya dengan perlengkapan penumbuk semacam cobek batu. Pastikan buat menumbuk dengan hati-hati biar biji di dalamnya tidak turut rusak.

Biji-biji yang telah dikeluarkan dari cangkangnya itu setelah itu direndam semalaman memakai kombinasi air bersih serta ZPT. Tujuan perendaman ini biar proses perkecambahan bijinya lebih cepat.

ZPT dapat dengan memakai bawang merah yang telah ditumbuk halus, yang setelah itu dilarutkan dalam air bersih.

Cara Menanam Daun Bidara


Penyemaian Biji Bidara

Sehabis direndam semalaman, biji setelah itu ditiriskan kemudian disemai. Penyemaian dicoba dengan mempersiapkan nampan ataupun baki yang alasnya telah diberi tisu sebanyak 3 lembar.

Biji-biji yang telah direndam semalaman setelah itu disemai di atasnya secara apik, setelah itu disiram air bersih dengan metode disemprot memakai sprayer.

Wadah penyemaian setelah itu ditutup dengan plastik bercorak hitam sepanjang 2 hingga 3 hari.

Nantinya biji hendak berkembang akarnya yang maksudnya benih bidara siap buat dipindah ke polybag.

Baca Juga:  Budidaya Kelinci : Jenis, Cara Budidaya, Merawat Dan Proses Panen

Penanaman di Tanah

Sedangkan daun bidara bisa berkembang dari biji, varietas yang tidak diperbaiki tidak hendak menciptakan benih yang benar. Sebagian besar varietas dijual bagaikan tumbuhan yang dicangkok siap tanam.

Tumbuhan daun bidara hendak mentolerir bermacam berbagai tanah serta pH sampai 7,8. Mereka hendak tumbuh di mana mayoritas tumbuhan hendak mati (gampang ditanam).

Tumbuhan bidara mentolerir temperatur hingga temperatur terekstrim. Tetapi, mereka tidak mentolerir basah akar sehingga wajib ditanam dimana terdapat drainase yang baik.

Daun bidara memerlukan pembuahan, sama semacam tumbuhan tipe yang lain. Pakai 0,2 lb nitrogen buat tiap inci diameter batang sampai maksimum pemakaiansatu pon.

Oleskan pupuk ini sesaat saat sebelum perkembangan di masa perkembangan. Buat tahun awal serta kedua kehidupan tumbuhan, dapat berguna bila Kamu memberi pupuk jadi 3 pemberian pupuk bulanan yang sama pada bulan April, Mei, serta Juni.


Penentuan Iklim

Daun bidara menggemari hawa panas serta kering. Tanaman ini sangat toleran terhadap kekeringan serta dapat bertahan dalam keadaan yang hendak menewaskan sebagian besar tumbuhan yang lain.

Tumbuhan ini umumnya mekar lumayan larut buat menjauhi embun kelewatan pada masa penghujan sekalipun.

Penyakit serta Masalah

Permasalahan hama utama buat daun bidara merupakan busuk pangkal kapas.

Bila Kamu kehabisan tumbuhan buat penyakit ini, jangan menanam kembali di tempat yang sama dengan tumbuhan baru apa juga sebab tumbuhan yang Kamu taruh di situ hendak mati.

Permasalahan utama yang lain dengan tumbuhan ini adalah perkembangan pangkal.

Perkembangan pangkal wajib dipotong lekas sehabis pangkal timbul. Luka pangkal hendak mendesak kecambah pangkal, jadi hati-hati dikala memotong ataupun membudidayakan di dasar tumbuhan.

Tidak hanya itu, kecambah ini tidak hendak mempunyai tipe buah yang sama semacam tumbuhan induk sebab tumbuhan induknya dicangkokkan. Kecambah bisa digunakan bagaikan batang dasar buat cangkokan.

Salah satunya metode buat membudidayakan tumbuhan ini merupakan paham hendak apa yang hendak Kamu miliki bila dengan menanam tumbuhan yang dicangkokkan.

Demikian penjelasan kami tentang Cara Menanam Daun Bidara dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.