Cara Menanam Timun agar Berbuah Lebat Bahas Lengkap

Cara Menanam Timun agar Berbuah Lebat Bahas Lengkap

Posted on

Cara Menanam Timun agar Berbuah Lebat Bahas Lengkap – Pada kesempatan ini akan membahas mengenai Cara Menanam Timun. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan cara menanam timun agar berbuah lebat dengan secara jelas dan lengkap. Untuk lebih jelasnya simak artikel Kebun mengnai Cara Menanam Timun berikut ini.

Cara Menanam Timun agar Berbuah Lebat Bahas Lengkap

Timun atau mentimun merupakan salah satu jenis tanman hortikultura yang terdapat berbagai manfat. Budidaya timun juga secra intensif banyak dipelajari oleh banyak orang sebab budidaya timun memiliki perspektif yang relative tinggi dalam dunia bisnis.

Mentimun tak hanya digunakan sebagai bahan pelengkap salat atau makanan. Namun juga kaya akan kadar air yang relative tinggi. Hal ini digunakan sebagai penyegar atau bahan utama dalam industry farmasi dan sebagai produk kosmetik.

Tidak sampai disitu saja, ternyata dengan budidaya mentimun mendominasi pasar eksport mentimun diproduksi dalam bentuk asinan dan berkembang dengan cepat. Negara yang menjadi sasaran dalam pasar eskpor itu seperti Thailand, Kamboja, Indonesia, Malaysia bahkan sampai Negara Eropa.

Cara Menanam Timun

Cara Menanam Timun agar Berbuah Lebat Bahas Lengkap

Berikut ini beberapa tahapan dalam cara menanam timun yang perlu Anda ketahui, antara lain:

Syarat Tumbuh

Agar dapat berhasil dalam budidaya timun tentunya harus mengetahui syarat tumbuh terlebih dahulu. Tanaman mentimun memerlukan lokasi pada kisaran suhu 22 – 30C. Dengan lokasi penanaman mentimun cocok pada daerah dataran rendah dan memiliki jenis tanah yang kaya akan humus dan subur. Serta memiliki keasaman atau pH sekitar 6 – 7.

Pemilihan bibit

Penting juga dalam menanam mentimun agar memilih bibit yang berkualitas tinggi dan terjamin. Dalam hal ini Anda dapat memilih induk mentimun yang berkualitas dengan cara sebagai berikut:

  • Batang buah berwarna coklat muda atau coklat tua.
  • Tekstur daging keras dan kulit buah keras.
  • Pilih induk timun yang sudah cukup tua atau timun yang berumur 2-3 bulan dari waktu tanam pertama.
  • Kandungan air pada buah mentimun banyak dan biji berlendir.
  • Warna buahnya kuning kecoklatan atau kuning muda.
  • Saat buah dipotong, biji mentimun berwarna coklat.
  • Ukuran buah yang ideal adalah 15-20 cm.

Seperti itulah dalam memilih indukan mentimun yang baik, selain itu bila Anda tidak mau ribet. Anda dapat memilih bibit mentimun dengan cara membeli ditoko pertanian terdekat.

Baca Juga:  Budidaya Mentimun Praktis, Mudah dan Menguntungkan

Cara Membeli Bibit Timun

Bila Anda ingin menanam mentimun Anda perlu mengetahui cara memilih atau membeli bibit mentimun yang berkualitas sehingga hasilnya tidak akan mengecewakan. Belilah bibit mentimun yang dibungkus dengan aluminium untuk menjaga benih tetap bersih lalu pilih bibit mentimun yng sudah diperiksa oleh dinas pertanian. Selanjutnya pastikan bahwa bibit mentimun terhindar dari serangan bakteri dan penyakti seperti parasite.

Proses Penyemaian Benih Mentimun

Tahap selnjutnya dalam menanam mentimun yaitu proses penyemaian. Tujuan adanya proses ini supaya tanaman mentimun dapat lebih mudah dikontrol perawatannya. tanaman mentimun lebih mudah beradaptasi dan tentunya kebutuhan nutris mereka akan tercukupi dengan baik. Sebab itu, perlunya penyemaian benih mentimun.

Cara penyemaian benih mentimun

  • Ambillah bibit mentimun yang Anda siapkan baik dalam bentuk buatan sendiri atau membeli pada toko pertanian.
  • Kemudian Anda rendam dalam air jernih selama 15 menit dan pastikan untuk melihat apakah terdapat bibit mentimun yang mengapung. Buang bibit timun yng mengapung sebab benih tersebut memiliki kualitas yang buruk.
  • Selanjutnya Anda ulangi perendaman selama 1 hari penuh atau 24 jam.
  • Siapkan handuk atau kain bersih dan jangan lupa untuk membasahinya. Lalu masukan bibit mentimun yang sudah direndam tersebut agar mentimun dapat tumbuh.
  • Lalu siapkan tempat penyemaian dan media semai. Anda bisa memakai tempat penyemaian seperti polybag atau pelastik es krim dan campur dengan media tanah biasa, tanah hitam dan pupuk kandang.
  • Selanjutnya taburkan bibit mentimun pada media semai yang telah dipersiapkan dan lakukan penyiraman setip hari sekira lembab.
  • Bibit akan mulai tumbuh selama 10 hari.

Pengolahan Media Tanam

Tahapan berikutnya dalam proses penanaman mentimun yaitu pengolahan lahan. Dalam tahap ini Anda dapat memakai 2 area tanam untuk mmentimun memakai lahan kosong dan polybag.

Cara pengolahan lahan kosong atau pekarangan

  • Siapkan alat dan bahan seperti sabit, cangkul, tanah hitam dan pupuk kandang kering.
  • Bersihkan tanah atau halaman itu dari hama yang mengganggu proses pertumbuhan.
  • Lalu cangkul sedalam 40 cm atau gemburkan tanah dengan tujuan agar calon akar tanaman dapat berkembang dengan optimal. Pada proses ini Anda dapat menambahkan pupuk kering.
  • Kemudian buatlah bedengan selebar 140 cm dengan ketinggian 50 cm dan panjang menyesuaikan dengan keadaan lahan. Jangan lupa untuk membuat saluran dainase pada sekitar area bedengan dengan ukuran jarak bedengan 40 cm.
  • Bila lahan yang Anda gunakan pH kurang dari 6-7, lebih baik untuk melakukan proses pengapuran terlebih dahulu dengan menambahkan dolomit dan biarkan selama 2 minggu.
  • Lalu buat lubang diatas bedengan yang berfungsi untuk penanaman mentimun.
  • Dalam tahap akhir Anda dapat memakai mulsa plastic atau mulsa jerami yang berfungsi agar lahan subur tetap terjaga.
Baca Juga:  Panduan Cara Budidaya Kelapa Sawit yang Baik dan Benar

Proses Penanaman

Selanjunya dalam menanam mentimun yakni memindahkan mentimun dari tempat semai ke tempat penanaman lahan yang sebelumnya telah dipersiapkan.

Mananam mentimun sebenarnya cukup mudah namun perlu kehati-hatian dan teliti. Sebelum memulainya Anda perlu menyiapkan sebidang (bamboo belah) dan pasang dikanan dan kiri area tanam untuk tempat rambat batang mentimun.

Setelah semuat sudah dipindahkan tanaman mentimun akan memiliki 2-3 daun dari tempat persemaian. Perlu diingat waktu tanam sebab waktu tanam yang baik yaitu pada musim hujan sehingga kebutuhan air tecukupi. Bila Anda terpaksa menanamnya pada musim kemarau maka kegiatan penyiraman dilakukan tiap pagi dan sore hari.

Perawatan dan Pemeliharaan

Untuk melakukan perawatan mentimun yang menjadi proses terpenting dalam mennam mentimun. Walaupun tanaman mentimun bisa tumbuh dn berbuah tanpa dirawat buah yang dihasilkan tentunya akan berbeda dengan buah yang dirawat.

Penyiraman

Penyiraman pada tanaman mentimun sangat penting, sebab buah mentimun memiliki kadar air yang tingga sehinggga memerlukan air yang tinggi juga.

Proses penyiraman juga dipengaruhi pada musis. Bila Anda menanamnya pada musim penghujan maka tidak perlu melakukan penyiraman namun bila Anda menamannya pada musim kemarau penyiraman harus dilakukan. Anda dapat melakukannya setiap pagi dan sore hari.

Pemupukan

Proses pemupukan merupakan salah satu cara perawatan mentimun yang cukup penting dimana agar proses pertumbuhan mentimun dapat menjadi optimal.

Pada awal penanaman ada baiknya memakai pupuk kandang. Setelah tanaman mentimun mulai berbunga, Anda bisa memakai pupuk urea, KCL, TSP, SP 36 dan lain sebagainya.

Pendaringan dan penyiangan

Pendaringan adalah membajak atau menggemburkan tanah di daerah bedenganyang bertujuan agar tanah lebih maksimal mengantarkan air keakar tanaman timun. Sedangkan penyiangan adalah menghilangkan gulma atau tanaman pengganggu dari tanah.

Pemangkasan Tunas

Lakukan pemangkasan tunas hingga meninggalkan sedikit batang tunas,tunas yang banyak dalam tanaman timun bisa menghambat pertumbuhan buah timun.

Proses Panen

Proses akhir dalam menanam mentimun yaitu panen. Panen yang sudah ditunggu oleh petani tentunya dapat dilakuakn sat mentimun telah berusia kisaran 35-40 hari. Anda dapat melakukan panen mentimun sekitar 30 hari sekali secara berturut-turut. Mentimun yang siap untuk dipanen yakni mentimun muda yang memiliki warna hujau muda.

Demikian artikel mengenai Cara Menanam Timun agar Berbuah Lebat Bahas Lengkap, semoga dapat bermanfat dan menambah wawasan Anda.