Cara Menanam Tomat di Polybag Supaya Dapat Berbuah Lebat

Cara Menanam Tomat di Polybag Supaya Dapat Berbuah Lebat

Posted on

Cara Menanam Tomat di Polybag Supaya Dapat Berbuah Lebat – Pada kesempatan ini akan membahas mengenai Cara menanam Tomat di Polybag. Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan cara menanam tomat dipolybag supaya dapat berbuah lebat dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel Kebun mengenai cara menanam tomat di polybag dibawah ini.

Cara Menanam Tomat di Polybag Supaya Dapat Berbuah Lebat

Tanaman tomat tergolong sebagai tanaman sayuran, walaupun memiliki struktur buah. Bergantung pada varietas tomat, tanaman tomat bisa tumbuh baik pada ketinggian rendah atau tinggi dari 0 – 1500 Mdpl. Tanaman tomat memerlukan tanah subur dan gembur dengan kebutuhan pH sekitar 5 sampai 7.

Di alam bebas, tanaman tomat berbentuk seperti semak, dengan tinggi dapat mencapai 3 meter. Namun setelah penanaman, ketinggian tanaman ini tidak lebih dati 2 meter dan umumnya ditopang oleh ajir atau tali gar tidak roboh.

Cara Menanam Tomat di Polybag

Cara Menanam Tomat di Polybag Supaya Dapat Berbuah Lebat

Tanaman tomat bisa berkembang dan tumbuh dengan baik pada berbagai media tanam semisal hidroponik, lahan terbuka, taman scarifying dan polybag atau pot tanah. Pada pembahasan ini akan menjelaskan bagaimana menanam tomat di polybag.

Pemilihan Varietas Tomat

Hal pertama yang harus Anda lakukan menanam tomat di polybag yaitu memilih jenis dan varietas tomat. Ingatlah bahwa tidak semua varietas tomat cocok untuk semua media tanam. Sebab itu perlu untuk menyikronkan iklim, lahan dan kondisi cuaca juga ketinggian tempat dengan varietas tomat.

Penting untuk memiliki jenis tomat yang sangat cocok didaera Anda. Untuk pembaca yang tinggal di daerah dataran tinggi. Selanjutnya Anda bisa memilih tomat dengan berlian atau mutiara.

Jdai jangan pernah memilih varietas CLN, Diamant atau Ratna. Sebab varietas ini tidak cocok ditanam pada daerah dataran tinggi. Supaya dapat lebih aman, Anda bisa memilih tomat GH4 atau GH2. Kedua jenis tersebut dapat tumbuh pada daerah dataran tinggi dan rendah.

Pemilihan Bibit

TAhapan selanjutnya yaitu memilih bibit tomat yang sesuai dan cocok untuk dijadikan sebagai tanaman tomat yang sehat dan menghasilkan buah yang baik. Pada saat Anda memilih bibit tomat pastikan membuang bibit yang bebas dari penykit dan cacat. Terdapat beberapa ketentuan dalam memilih bibit tomat, antara lain yaitu:

  • Pilihlah tomat yang sehat dan besar.
  • Pilihlah buah tomat yang sudah matang dengan sempurna.
  • Pastikan tidak terdapat cacat fisik atau luka luar.
  • Pisahkan juga biji buah tomat yang berukuran besar dan tidak terapung disaat merendam sebab biji tersebut kurang baik.
  • Bila Anda tidak ingin repot memilah biji, Anda bisa membeli benih biji tomat berkualitas yang terdapat pada toko pertanian terdekat Anda.
Baca Juga:  Cara Budidaya Bawang Putih Dengan Mudah dan Praktis

Penyemaian Biji Tomat

Setelah Anda memilah benih yang baik, tepat dan memnuhi kriteria, selanjutnya lakukan penyemaian benih. Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini dalam penyemaian benih, antara lain:

  • Biji tomat Anda rendam dalam air yang sebelumnya sudah dicampur dengan fungisida. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan hama dan penykit potensial yang dapat terjadi pada bibit tomat.
  • Setelah direndam beberapa saat, Anda siapkan media semai yang dicampur dengan tanah, pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1.
  • Buat lubang pada media semai memakai jari kisaran kedalaman 2-3 cm.
  • Masukan biji tomat kedalam lubang tersebut dan tutup kembali dengan tanah.
  • Taruhlah tempat media semai pada tempat yang teduh atau dapat Anda tutup dengan plastik.
  • Lalu lakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan sore hari dengan intensitas kadar air menyesuaikan kelembapan tanah.
  • Kemudian pindahkan 20 hari setelah ditempatkan di media semai.

Persiapan Media Tanam

Kemudian Anda perlu juga memilah wadah atau media tanam untum menanam tomat dalam polybag atau pot. Anda bisa memakai berbagai jenis polybag atau pot dengan berbagai ukuran yang sesuai dengan tanaman tomat. Bila Anda memakai media pot usahakan memilih yang memakai bahan dari tanah liat dengan sirkulasi udara dan air lebih baik.

Campurkan tanah, pasir dan pupuk kompos atau pupuk kandangan dengan perbandingan yang sama sebagai media tanamn

Penanaman di Dalam Polybag

Setelah Anda menanam biji tomat yang sudah disemaikan pada polybag atau pot. Bibit tomat yang telah berumur 20 hari dapat Anda bawa pada area penanaman. Cara yang baik untuk menanam tomat disaat penanaman yaitu dengan perlahan dan hati-hati agar akar bibit tomat tidak rusak. pindahkan bibit tomat kedalam polybag atau pot dengan akar yang masih menyatu dengan bagian tanah yang masih menempel pada bibit tomat.

Perawatan dan Pemeliharaan

Berikut ini beberapa hal yang harus dilakukan pada masa perawatan dan pemeliharaan tanaman tomat, antara lain:

Baca Juga:  Tomat Hidroponik : Pemilihan, Penyemaian, Penanaman, Pemeliharaan Dan Pemanenan

Penyiraman

perawaatan tomat sangat lah mudah dilakukan, sebab tomat yang ditanam pada polybag maka kesehatan akan lebih terjamin. Tomat yang tumbuh juga bisa terhidanr dari hama dan penyakit yang dapat menyerang melalui akar.

Namun, agar tanaman tetap dalam keadaan sehat, perlu disirami tanaman tomat 2 x sehari dengan air bersih. Perhatikan juga agar tidak membuat terlalu lembab tanah saat menyiraminya. Sebab dapat mengakibatkan pembusukan saat berlebihan memberikannya.

Penyiangan

Sangat penting juga untuk melakukan penyiangan secara teratur. Pada saat Anda menemukan tanaman yang mati atau layu. Ada baiknya segera membuang dan mencabut dari media tanam sehingga tidak menular pada tanaman lainnya.

Pemangkasan Tunas dan Pemasangan Ajir

Perlu juga melakukan pemangkasan tunas saat mulai tumbuh pada tanaman tomat dan untuk menyediakan ajir sebagai penompang tanaman yang telah tumbuh besar. Hal ini bertujuan supaya tanaman yang dimaksud tidak mudah roboh.

Pemupukan

Pemupukan tanaman tomat bisa Anda lakukan saat tanaman sudah berumur sekitar 1 minggu. Adapun dosis yang diberikan cukup dengan 1 gengam tangan orang dewasa pada tiap polybagnya. Pemberian pupuk dapat Anda lakukan setiap bulan, atau bila Anda menemukan tanaman yang dianggap kurang subur. Pemilihan pupuk bisa dilakukan dengan pupuk organik cair atau pupuk buah pada tanaman tomat.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Saat tanaman tomat terkena infeksi hama, Anda dapat mengambilnya dengan memakai sarung tangan. Buang daun dan batang yang terkena hama agar tidak menyebar pada tanaman lainnya. Selanjutnya Anda dapat menyemprot tanaman tomat dengan pestisida organik alami untuk mengendalikan serangan hama.

Proses Panen

Tahapan terakhir dalam menanam tomat di polybag yaitu dengan memanen. Usia yang ideal yaitu saat umur tomat telah mencapai 3 bulan. Namun hal ini juga berlaku bagi vrietas tanaman yang dipilih sebelumnya.

Kriteri untuk tanaman timat yang dapat dipanen yaitu dari perubahan warna dari sebelumnya hijau menjadi kekuningan. Dapat juga dilihat dari tepi daun yang mengering dan batangnya yang mulai menguning. Anda dapat melakukan pemetikan terhadap buah tomat yang sudah matang saja. Waktu yang terbaik dalam melakukan pemanenan yaitu pada pagi atau sore hari saat sinar matahari tidak begitu panas.

Demikian penjelasan mengenai Cara Menanam Tomat di Polybag Supaya Dapat Berbuah Lebat, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.