Cara Mengawinkan Ikan Cupang Hasil Memuaskan

2 min read

8 Cara Budidaya Ikan Cupang Hasil Memuaskan

Cara Mengawinkan Ikan Cupang Hasil Memuaskan – Ikan cupang merupakan salah satu ikan yang banyak digemari baik dalam negeri maupun luar negeri.  Keindahan yang dimiliki ikan cupang memang sangat berbeda dengan ikan lainnya. Walaupun bertubuh mungil namun ikan cupang bisa memanjakan mata kita dengan pola warna yang dimilikinya.

Bagi anda yang ingin memeliharanya sekaligus ingin membudidayakannya mungkin artikel ini bisa sedikit membantu. Disini akan kita bahas bagaimana cara-cara membudidayakan ikan cupang dengan baik dan benar. Bahkan ini bisa menjadi bisnis yang sangat menjanjikan untuk ditekuni.

Cara Mengawinkan Ikan Cupang Hasil Memuaskan

Untuk mengetahui lebih lanjut Kebun.Co.Id kali ini akan membahas mengenai cara budidaya ikan cupang dengan hasil yang memuaskan. Mari kita bahas lengkap.

Persiapan

Poin pertama ini adalah hal mutlak yang harus kita persiapkan, karena setiap perkara yang akan dilakukan memerlukan modal. Ini bisa juga kita sebut sebagai persiapan, karena memang banyak hal yang perlu disiapkan mulai dari uang, tempat, alat dan lain-lain.

Lokasi Budidaya

Menurut survey lokasi yang baik untuk budidaya ikan cupang adalah lokasi yang dekat dengan keramaian. Hal ini dilakukan agar operasional dan perkembangbiakan bisa berjalan dengan lancar, karena kita ketahui bahwa ikan cupang adalah salah satu jenis ikan yang kuat terhadap kondisi yang cukup ekstrim.

Pilih Induk Yang Berkualitas

Induk yang berkualitas adalah induk yang tidak cacat dan tidak ada masalah lain dalam tubuhnya. Selain itu, pastikan terlebih dahulu perilaku dari ikan tersebut, apakah baik atau jelek. Dalam memilih induk jantan maupun betina, usahakan agar besar tubuhnya sama.

Baca Juga:  Cara Ternak Ikan Mas

Perhatikan juga masalah umur ikan cupang, untuk pembibitan tersebut harus sudah masuk waktu sebagai pembibitan. Umur yang bagus dijadikan sebagai induk ikan adalah usia 6 bulan. Dalam pembudidayaan ikan cupang tersebut memerlukan kecukupan umur, agar induk dapat menjaga burayak atau telur yang sudah dibuat oleh ikan tersebut.

Untuk membedakan antara ikan cupang  betina dan juga jantan, berikut ciri-cirinya:

Ikan Jantan

  • Gerakannya sangat lincah
  • Memiliki warna yang lebih cerah
  • Memiliki tubuh yang lebih besar dan rata.

Betina

  • Gerakannya lebih lambat
  • Memiliki warna yang tidak terlalu cerah
  • Memiliki perut besar namun buncit kebawah.

Tempat Budidaya

Tempat budidaya juga sangatlah penting karena akan mempengaruhi hasilnya nanti. Alangkah baiknya jika peternak ikan cupang menggunakan tempat baik dengan plastik, terpal ataupun aquarium dari kaca, asal tempat yang digunakan cukup untuk perkembangbiakan. Jangan gunakan tempat selain yang disebutkan tersebut, karena jika memberikan tempat yang kurang baik, hasilnya pun akan kurang baik.

Media Pemijahan

Alangkah baiknya jika kita menyimpan telur di air menggunakan media lain dengan tujuan telur yang dihasilkan berada diam di bahan tersebut. Salah satu media yang pas dan cocok adalah serabut ijuk yang ada di pohon aren atau bisa juga dengan eceng gondok. Itu merupakan salah satu media yang sangat cocok dan terbukti berhasil untuk menyimpan telur supaya aman dan baik.

Kemudian, kedua induk atau lebih yang dikhususkan untuk proses perkawinan maka jangka waktu yang dibutuhkan selama 2 sampai 3 minggu. Setelah itu, induknya kemudian dipisahkan agar proses pembelahan telur menjadi burayak tidak terganggu dan tidak dimakan kembali oleh induknya.

Karena tidak menutup kemungkinan induknya akan memakan kembali telur yang sudah dihasilkan.  Untuk menjaga hal tersebut, maka induk ikan tersebut dipisahkan kembali ke tempat biasa mereka dilepaskan.

Baca Juga:  Panduan Cara Menanam Bunga Gladiol Agar Cepat Berbunga

Pemilihan Air

Salah satu cara yang tak kalah penting adalah memilih air yang bagus, pilihlah air yang berkualitas murni dan terhindar dari bahan-bahan obat dan terhindar dari zat-zat pabrik yang dapat menimbulkan kematian pada ikan cupang baik anaknya maupun pada induknya.

Proses Pemijahan

Proses pemijahan ini dilakukan dengan cara memisahkan induk betina dan induk jantan yang telah melakukan proses perkawinan, dengan tujuan induk betina dapat membuat sarang sendiri di media pijah tersebut dan bertelur pada media pijah tersebut juga. Hal ini adalah cara yang harus dilakukan agar menghasilkan hasil yang sangat memuaskan bagi pecinta ikan hias.

Proses Pengembangan atau Pembesaran

Proses pengembangan yaitu proses dimana ikan cupang betina sudah lama bertelur dan mulai menetas di dalam kolom pembibitan maka pisahkan induk betinanya dari anak-anaknya dan biarkan mereka hidup bebas sampai anak cupang tersebut tumbuh menjadi besar dan jangan lupa berilah makanan khusus agar cepat besar dan siap untuk dijual nantinya.

Demikianlah penjelasan kita kali ini mengenai Cara Mengawinkan Ikan Cupang Hasil Memuaskan. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan menjadikan budidaya ikan cupang sukses dengan hasil yang memuaskan. Terimakasih.