Layu Fusarium

2 min read

Layu Fusarium

Layu Fusarium – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Layu Fusarium.

Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Layu Fusarium bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Layu Fusarium berikut ini.


Layu Fusarium


Layu fusarium merupakan salah satu tipe penyakit yang umum melanda tumbuhan budidaya.

Serbuan penyakit fusarium ini bisa dikategorikan sebagai serbuan penyakit yang beresiko, sebab bisa menimbulkan kerugian yang lumayan besar untuk para petani.

Layu Fusarium (Fusarium wilt) diakibatkan oleh jamur Fusarium oxysporum. Tipe jamur ini merupakan tipe jamur yang patogen/merugikan untuk tumbuhan budidaya.

Jamur Fusarium oxysporum bisa bertahan didalam tanah dalam jangka waktu yang sangat lama. Ancaman penyakit layu fusarium ini berasal dari tanah serta benih yang digunakan.

Oleh sebab itu, dibutuhkan upaya pengolahan tanah dengan bantuan kuman apatogen yang berperan buat melenyapkan jamur patogen Fusarium oxysporum.

Penyakit ini senantiasa mengintai tumbuhan budidaya walaupun telah melaksanakan pengolahan tanah.

Mengingat jamur Fusarium oxysporum bisa bertahan didalam tanah sampai berbulan-bulan lamanya.

Tidak hanya pada tanah, penyakit layu fusarium ini pula bisa bertahan pada benih ataupun bibit tumbuhan.

Perihal itu disebabkan spora tipe jamur ini bisa bertahan serta kembali tumbuh dalam keadaan area lembab serta menunjang.


Indikasi Serangan Penyakit Layu Fusarium

Indikasi serbuan penyakit fusarium ini dipecah jadi 2, ialah indikasi serbuan pada bibit serta indikasi serbuan pada tumbuhan dewasa.

Baca Juga:  √ Manfaat dan Kegunaan Pupuk Daun Pada Budidaya Cabe

Berikut perbandingan indikasi serbuan layu fusarium pada bibit serta pada tumbuhan berusia:

Indikasi serbuan penyakit layu fusarium pada benih

Benih tumbuhan yang terkena fusarium hendak menampilkan indikasi layu walaupun benih telah disiram.

Secara raga memanglah nampak sebagian indikasi yang menampilkan benih terserang layu fusarium.

Maka sangat dianjurkan memilah benih yang mempunyai ketahanan terhadap jamur fusarium.

Indikasi serbuan penyakit layu fusarium pada tumbuhan dewasa

  • Tumbuhan dewasa yang terkena menampilkan kelayuan yang dimulai dengan merunduknya petiole serta rachis daun.
  • Daun yang terkena kesimpulannya berganti jadi kuning.
  • Pangkal yang terinfeksi apabila dicabut serta dibelah secara vertikal menampilkan indikasi diskolorasi pada pembuluh xylem.

Posisi Patogen Pada Benih

  • Patogen pada benih nampak pada permukaan benih kerap terkontaminasi inokulum patogen.
  • Struktur semacam klamidospora ada dalam hilum benih.
  • Miselium ada dalam susunan luar benih, sebaliknya mikrokonidia yang dihasilkan terbawa dalam pembuluh cairan.

Layu Fusarium


Metode Mengendalikan Penyakit Layu Fusarium

Penyakit Layu fusarium yang meluas lewat tanah pasti menyebabkan kehancuran pada bagian pembuluh yang menyebakan tumbuhan jadi layu hingga yang terparah mati.

Maka secara otomatis terdapat sebagian perlakuan yang dapat mengendalikan layu fusarium secara pas. Terdapat 4 metode yang bisa mengendalikan layu fusarium bagaikan berikut:

Perlakuan Teknis

Beberapa tahapan yang dapat dicoba buat mengatur layu fusarium, dengan menggunakkan varietas yang tahan terhadap jamur pemicu layu fusarium.

Setelah itu pemilihan benih yang sehat serta pada dikala mulai masa tanam terdapatnya pemakaian pupuk kompos.

Pergiliran masa tanam pula sangat mempengaruhi buat mengendalikan layu fusarium, dan pemeliharaan yang baik pula menghindari adanya cedera pada pangkal tumbuhan.

Berikutnya terdapatnya sanitasi terhadap gulma serta revisi sistem drainase pula sanggup mengatur layu fusarium.

Baca Juga:  √ Panduan Cara Pembenihan Ikan Zebra Danio Bagi Pemula

Perlakuan Mekanis

Memilah tumbuhan yang terinfeksi layu fusarium, dengan melaksanakan eradikasi tumbuhan yang sakit. Lewat beberapa metode dengan daun-daun tumbuhan yang dipotong dan injeksi herbisida.

Perlakuan Biologis

Melaksanakan modifikasi area dengan mengaktifkan salah satu sub agens antagonis yang terletak dalam tanah dengan pemakaian pupuk organic, semacam gliocladium, Trichoderma spp., serta Pseudomonas fluorescens.

Perlakuan Kimiawi

Tahapan pengendalian ini dapat dicoba diawal kala hendak menanam benih ataupun bibit dengan melaksanakan pelarutan didalam desinfektan ataupun larutan formalin yang mempunyai kandungan 1%.


Metode Pencegahan Penyakit Layu Fusarium

Dalam menghindari penyakit layu fusarium ini dipecah jadi 2, ialah dengan metode mencegah lewat tular benih, serta mencegah lewat tular tanah.

Menghindari penyakit fusaium lewat tular benih

  • Pastikan benih dalam keadaan baik.
  • Seleksi benih yang sehat, tanpa cacat, serta berasal dari tumbuhan induk yang sehat.
  • Rendam benih pada cairan Pupuk Organik Cair GDM dengan prosesntase 10% sepanjang 30 menit, setelah itu kering anginkan supaya benih tidak lembab.

Berikut metode menghindari penyakit fusarium lewat tular tanah

  • Saat sebelum tanah, jalani olah tanah memakai cangkul ataupun traktor.
  • Dalam keadaan lembab, semprot tanah memakai GDM Black BOS.
  • Diamkan terlebih dulu tanah sepanjang satu minggu, supaya kuman apatogen yang tercantum dalam GDM Black BOS bisa bekerja lebih maksimal.

Tidak hanya upaya penangkalan, Kamu pula wajib senantiasa teratur mengaplikasikan Pupuk Organik Cair GDM serta GDM Black BOS supaya senantiasa bebas dari bermacam penyakit yang bisa meyerang tumbuhan budidaya Kamu.

Demikian penjelasan kami tentang Layu Fusarium dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Cara Menanam Blimbing Wuluh

Farming
2 min read

Cara Menanam Daun Bidara

Farming
3 min read

Cara Menanam Bambu

Farming
2 min read