Ternak Ulat Kandang : Memelihara, Penanaman, Pakan, Pemisahan Dan Panen

2 min read

Ternak Ulat Kandang : Memelihara, Penanaman, Pakan, Pemisahan Dan Panen

Ternak Ulat Kandang : Memelihara, Penanaman, Pakan, Pemisahan Dan Panen – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Ternak Ulat Kandang.

Yang mana dalam pembahasan kali ini menjelaskan Ternak Ulat Kandang bagi pemula dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya simak artikel tentang Ternak Ulat Kandang berikut ini.


Ternak Ulat Kandang : Memelihara, Penanaman, Pakan, Pemisahan Dan Panen


Lesser mealworm ialah nama Latin dari kandang ulat yang berfungsi sebagai bahan pakan untuk kicau burung.

Meski tidak seterkenal ulat hongkong, kandang ulat ini memiliki manfaat yang dapat menambah nutrisi, stamina dan nafsu burung berkicau.

Kandungan nutrisi dalam ulat yang mengandung 48% protein kasar, 40% lemak mentah, 3% kadar abu, 8% ekstrak non-nitrogen, dan 57% air.

Bahkan, harga pakan kandang ulat lebih murah daripada harga pakan burung lainnya, seperti ulat hongong, jangkrik, dan kroto.

Tentunya bisnis ini adalah bisnis dengan modal yang relatif kecil dan Anda bisa menjadikannya sebagai bisnis sampingan.

Sebenarnya, ulat kandang itu sendiri adalah larva dari kumbang diaperinus Alphitobius. Dalam keluarga, ulat dan ulat hongkong dan ulat Jerman masih milik keluarga Tenebrionidae.


Cara Memelihara Ulat Kandang

Tentukan Lokasi Budidaya

Tahap pertama dalam budidaya ulat adalah pertama – tama menentukan lokasi budidaya sebagai cara budidaya jangkrik untuk pakan burung.

Dalam hal ini Anda dapat menggunakan lokasi ruang yang tidak digunakan. Lokasi budidaya juga harus di ruang tertutup dan dingin. Karena ulat tidak menyukai cuaca atau udara panas.

Baca Juga:  √ Cara Budidaya Labu Siam Agar Cepat Berbuah Bagi Pemula

Jadi untuk mendapatkan itu semua, Anda bisa menambahkan AC untuk membuat isolasi budidaya lebih kondusif.

Lokasi budidaya yang panas akan membuat ulat kandang tidak dapat tumbuh secara optimal dan bahkan dapat mengalami kematian.

Membuat Kandang Budidaya

Setelah menentukan lokasi budidaya seperti cara budidaya ikan patin, langkah selanjutnya adalah membuat kandang.

Pembuatan kandang dimaksudkan agar pemeliharaan dalam budidaya dapat dilakukan secara intensif. Berikut ini beberapa langkah yang harus Anda lakukan dalam membuat kandang ulat :

  • Buat sangkar dengan bahan triplek.
  • Ukuran kandang yang ideal adalah 1 × 1 meter.
  • Buat ukuran persegi, jika Anda ingin membudidayakan dalam skala besar maka buatlah kandang sesuai dengan ukuran ruangan.
  • Namun agar lebih efektif, berikan pembagi untuk setiap ukuran 1 × 1 meter.
  • Dalam 1 meter persegi candamg populasi kepik atau indukan yang ideal adalah sebanyak 1 kg.
  • Jadi jika kandang Anda lebih kecil atau lebih besar maka sesuaikan populasinya.
  • Bagian dasar kandang kemudoan diberi kutub.
  • Anda bisa mendapatkan kutub di toko pakan ternak terdekat.
  • Polar itu sendiri adalah dedak gandum halus di mana kutub ini akan digunakan sebagai tempat berkembang biaknya ulat.

Pemilihan Induk

Induk dipilih dari kepik sehat, warna kulitnya tidak kusam, dan jika sudah siap bertelur, ia dapat memanen ulat bulu dengan cepat. induk dapat diperoleh di toko – toko yang menjual kepik.

Penanaman Induk

Ada beberapa langkah ketika Anda ingin menanam kandang peternak ulat, yaitu sebagai berikut:

  • Pertama-tama bersihkan kandang ulat dari kotoran dan tambahkan kutub di bagian bawah kandang.
  • Tambahkan jagung tumbuk yang telah dihaluskan.
  • Masukkan induk, jika ukuran kandang 1 mx 1 m cukup 1 kg induk ditanam.
  • Catat tanggal memasuki induk untuk mengetahui jadwal panen.
  • Setelah itu, lakukan perawatan dengan baik.

Ternak Ulat Kandang : Memelihara, Penanaman, Pakan, Pemisahan Dan Panen


Pemilihan Ayakan

Ayakan yang digunakan dalam budidaya kandang ulat biasanya akan dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Besar: ini adalah saringan yang nantinya akan digunakan untuk memisahkan tongkol jagung.
  • Ukuran sedang: Ini adalah jenis saringan yang digunakan untuk memisahkan induk.
  • Kecil: Ini adalah saringan yang akan digunakan untuk memisahkan hasil dari ulat kandang.
Baca Juga:  √ Panduan Cara Budidaya Tanaman Hias Bagi Pemula

Penggunaan Cikrak atau Sendok Plastik

Untuk mengambil induk atau bibit dari ulat kandang, maka Anda harus menggunakan beberapa alat potensial seperti sendok atau cikrak.

Ini akan berguna dalam mengambil benih dan massa induk tanpa harus takut banyak yang berserakan dan tertinggal. Anda bisa mendapatkan crakrak ini di Bei di berbagai toko grosir dan pembersihan.

Sikat atau Kuas Plastik

Ini adalah alat potensial yang biasanya digunakan dalam membersihkan media dan budidaya kandang ulat.

Pakan Ulat Kandang

Pakan yang diberikan untuk kandang ulat sangat sederhana, murah dan mudah didapat. Pakan yang diberikan berupa pepaya mentah, bengkuang, bengkuang dan banyak lagi.

Tetapi untuk menambahkan nutrisi ke kandang ulat sehingga kandang ulat tumbuh sehat dan lemak maka Anda dapat memberikan pakan tambahan dalam bentuk konsentrat.

Pemisahan Indukan Ulat Kandang dengan Telur

Setelah induk mengerami telur, biarkan telur menetas dan Anda dapat memisahkan induk dari telur yang telah menetas.

Ulat yang telah berumur 10 hari setelah menetas dipisahkan dengan mengayak menggunakan ayakan.

Pemisahan tidak sulit hanya menggunakan saringan kecil. Setelah induk dipisahkan dari anakan, induk akan kembali bertelur.


Panen Kandang Ulat

Ulat kandang dapat dipanen setelah ulat 20 hari setelah menetas. Dengan waktu sesingkat itu ada manfaatnya. Anda dapat menjual ulat yang Anda panen ke kolektor atau ke konsumen secara langsung.

Demikian penjelasan kami tentang Ternak Ulat Kandang dari kebun.co.id, semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.