Vertikultur : Solusi Bercocok Tanam di Lahan Sempit

2 min read

Cara Bercocok Tanam Teknik Vertikultur di Lahan Sempit

Vertikultur : Solusi Bercocok Tanam di Lahan Sempit – Pada kesempatan ini Kebun.co.id akan membahas tentang Vertikultur. Yang mana dalam pembahasan ini membahas cara bercocok tanam di lahan sempit dengan menggunakan teknik vertikultur dengan secara singkat dan jelas. Untuk lebih jelasnya silahkan simak artikel berikut ini.

Vertikultur : Solusi Bercocok Tanam di Lahan Sempit

Pernah dengar teknik menanam tanaman secara vertikultur? Teknik yang mulai banyak dilakukan terutama di kalangan keluarga yang memiliki lahan sempit dan ingin bercocok tanam. Cara membuatnya pun nggak terlalu sulit kalau Anda mau mempraktekkannya sendiri.

Pengertian Vertikultur

Nama vertikultur berasal dari bahasa Inggris yaitu vertical dan culture. Vertical yaitu vertikal atau tegak lurus, sedangkan culture berarti budidaya.

Vertikultur dapat diartikan sebagai teknik budidaya tanaman secara vertikal di ruang yang sempit. Jadi, kita akan memanfaatkan lahan yang ada untuk bercocok tanam dengan optimal.

Cocok banget nih buat Anda yang tinggal di kota-kota besar dan ingin mencoba menanam tanaman. Teknik vertikultur ini nggak semua tanaman bisa ditanam dengan cara ini.

Tanaman yang biasanya ditanam dengan teknik ini yaitu jenis tanaman semusim, atau yang berumur pendek. Seperti sayuran, contohnya selada, selederi, kangkung, kemangi, bayam, sawi, dan berbagai macam sayur lainnya. Bahkan, Anda juga bisa menanam cabe menggunakan teknik vertikultur ini.

Anda juga bisa tuh mencoba menanam tanaman obat keluarga dengan menggunakan cara ini. Tanaman hias juga masih bisa ditanam secara vertikultur.

Baca Juga:  Budidaya Rampai : Syarat, Proses, Pembibitan, Perawatan Serta Pemanenan

Kelebihan Vertikultur

  • Membutuhkan lahan yang sedikit
  • Hemat air
  • Media tanam dapat disesuaikan dengan kondisi tempat Anda membuat vertikultur
  • Umur tanaman relatif pendek
  • Pemeliharaan tanaman yang ditanam lebih mudah
  • Dapat dilakukan oleh siapa saja
  • Dengan kelebihan-kelebihan tersebut, pastilah teknik vertikultur ini bisa menjadi salah satu alternatif yang bisa Anda coba.

Media Yang Biasa Digunakan

Media yang biasa digunakan untuk membuat vertikultur ada bermacam-macam, antara lain:

  1. Pipa Paralon

Anda bisa menggunakan pipa paralon berukuran besar untuk membuat teknik vertikultur. Cukup membuat lubang pada sisi pipa kemudian isi pipa menggunakan media tanam. Setelah itu berdirikan deh pipa paralonnya. Tanam dengan tanaman yang Anda inginkan, entah itu sayuran atau tanaman obat keluarga.

  1. Botol Bekas

Teknik vetikultur juga bisa memanfaatkan botol bekas sebagai wadah media tanamnya. Caranya lebih mudah dari pada menggunakan pipa paralon.

Anda cukup membuat lubang di salah satu sisi botol, dan buat lubang kecil di sisi sebaliknya. Lalu beri setiap ujung botol tali untuk menggantung botol di tembok. Ya, botol-botol yang sudah diisi media tanam kemudian Anda tempelkan ke tembok.

Cara Membuat Vertikultur

Berikut ini kita akan belajar bagaimana membuat wadah untuk media tanam vertikultur.

Cara Bercocok Tanam Teknik Vertikultur di Lahan Sempit

Vertikultur Pipa Paralon

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pipa paralon ini digunakan untuk bercocok tanam menggunakan teknik vertikultur.

Bahan dan Alat

Siapkan beberapa bahan dan alat untuk membuat media tanam vertikultur

  • Gergaji besi
  • Meteran
  • Pemanas, Anda bisa menggunakan hair dryer atau lampu teplok
  • Pipa paralon berukuran besar
  • Kayu berbentuk tabung atau bisa juga menggunakan botol minuman ringan
  • Tanah
  • Pupuk kompos atau pupuk kandang

Setelah semua alat dan bahan sudah siap, sekarang saatnya membuat wadah media tanam yang terbuat dari pipa paralon.

  • Buat gambar pada pipa paralon yang nantinya akan dibuat menjadi lubang.
  • Gergaji gambar yang sudah dibuat tadi.
  • Setelah digergaji, panaskan salah satu sisinya lalu kemudian tekan ke bagian dalam menggunakan botol saat pipa paralon masih lunak.
  • Buat dudukan dari semen agar media bisa dipindah-pindahkan.
  • Atau, bisa juga Anda tanam pipa paralon di atas tanah secara langsung.
  • Masukkan media tanam yang terdiri dari campuran tanah dan pupuk.
  • Media tanam vertikultur siap digunakan untuk menanam.
Baca Juga:  Budidaya Belut Dalam Tong

Vertikultur Botol Bekas

Vertikultur Botol Bekas

Selain menggunakan pipa paralon, Anda juga bisa membuat teknik vertikultur dengan menggunakan botol bekas.

Bahan dan Alat

  • Botol plastik bekas yang berukuran 1,5 liter
  • Tali tambang
  • Gunting atau cutter
  • Siapkan botol yang akan kita gunakan sebagai pot untuk tanaman.
  • Buat lubang berbentuk persegi panjang dengan lebah sekitar 3 cm.
  • Buat lubang kecil di bagian bawah dengan diameter sekiar 0,5 cm.
  • Setelah itu buat lubang untuk menempatkan tali gantungan. Lubang berukuran sekitar 1 cm, lalu masukkan tali dan buat simpul pada ujung tali.
  • Masukkan media tanam ke dalam botol plastik yang sudah disulap menjadi pot.
  • Gantung pot pada tembok yang sudah Anda pilih untuk menanam berbagai tanaman.

Selain menggunakan pipa paralon dan botol bekas, Anda juga bisa membuat media untuk vertikultur terbuat dari bambu. Tapi, bambu tentu tidak lebih awet dari pada pipa paralon ataupun botol plastik bekas.

Demikian artikel tentang Vertikultur : Solusi Bercocok Tanam di Lahan Sempit. Semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan Anda. Selamat mencoba.